Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Awal Pertemuan


__ADS_3

Kembali ke 6 tahun lalu.


Tiongkok city.


Malam itu Lee seorang diri di cafe menunggu Kim Mi So yang tidak kunjung datang. Tanpa terasa waktu sudah larut malam. Wanita itu sebenarnya janjian dengan sahabatnya datang ke cafe itu jam 8 malam, tapi ternyata sudah jam 9.30 malam Kim Mi So tidak kunjung datang.


Dari kejauhan ada 3 orang pria sedang memperhatikan Lee.


Pria itu adalah Nathan dan kedua sahabatnya. Dokter Yuan Chuan dan juga emeral Liem. Emeral Liem adalah salah satu teman Nathan yang sedikit nakal. Pria itu selalu menyimpan minuman kerass di dalam tas miliknya.


Selain minuman kerass pria itu juga menyimpan beberapa obat perangsangg untuk memikat hati perempuan agar perempuan yang dia mau bisa dia tidurii kapan saja.


"Lihatlah wanita yang berada di sana, sangat cantik. Sepertinya dia keturunan Korea. Aku akan membuat dia tidur bersamaku malam ini," kata Emeral Liem dengan senyuman yang manis, sambil menatap kearah Lee Ji An dengan mata yang lapar.


"Dasar cowok tengil he. Kamu itu, jangan sampai kamu menodai anak orang lagi ha ha ha," kata Dokter Yuan Chuan sambil terkekeh.


"Bebas dong, aku mau melakukan apa pun yang penting gadis itu mau." Emeral tertawa dengan bangga, lalu dia pun langsung mendekati Lee Ji An sambil membawa sebuah minuman kaleng yang sudah dicampur dengan obat perangsangg.


Dari kejauhan Nathan memperhatikan Emeral dan Lee Ji An, Nathan melihat Lee Ji An begitu cantik, sehingga dia jatuh cinta pada pandangan pertama pada gadis itu. Selama ini Nathan belum pernah jatuh cinta pada gadis mana pun, tetapi melihat pertama kali wajah cantik gadis Korea itu hatinya tergugah, dan tubuhnya bergetar ketika tahu bahwa Emeral berniat buruk kepada Lee Ji An.


"Kamu mau ke mana, Nathan?' tanya Dokter Yuan Chuan kepada sahabatnya tersebut.


"Aku tidak akan membiarkan Emeral mengganggu wanita itu, aku tidak tega melihat gadis itu menjadi korban Emeral untuk yang kesekian kalinya," ungkap Nathan kepada Yuan Chuan.


"Jangan bilang kamu jatuh cinta sama perempuan itu, memang sih dia cantik tapi seorang Nathan jatuh cinta itu sebuah sejarah hebat," Yuan Chuan terkekeh.


"Kalau iya kenapa?" tangkas Nathan sambil terus menatap kearah Lee Ji An tanpa memperdulikan ejekan teman di sampingnya.

__ADS_1


"Benarkah Ya Tuhan, ini harus diabadikan," Yuan Chuan kembali terkekeh.


Nathan tidak memperdulikan Yuan Chuan sama sekali, kali ini Nathan berjalan terus ke arah Emeral dan Lee, terlihat Emeral sudah memberikan minuman tersebut ke wanita incarannya dan Lee Ji An sudah tertidur di atas meja.


"Lihatlah cantik sekali gadis Korea ini, kulitnya sangat bersih tidak ada bercak noda sedikit pun, aku sangat beruntung malam ini, karena aku bisa memeluk wanita ini sepuas hatiku." Emeral tersenyum devil sambil menatap tubuh Lee dari atas sampai bawah.


Saat Emeral hendak menggendong Lee Ji An tetapi tiba-tiba saja tangan Nathan menangkis tangan Emeral.


"Hai Nathan, ada apa?" Emeral mengerutkan dahinya, ketika kini Nathan sudah berada di hadapannya, pasalnya selama ini Nathan Liao tidak pernah mengganggu Emeral Liem bermain-main dengan setiap gadis. Tapi kenapa kini Nathan menghadang dirinya.


"Aku suka pada gadis ini, berikan gadis ini padaku, kamu bisa menyentuh banyak gadis lainnya, tapi jangan yang ini," kata Nathan sambil menolehkan senyum devil pada Emeral Liem.


"Ya Tuhan, senyum apa itu? Menyeramkan sekali, baru pertama kali aku melihat senyuman seperti itu," kata Emeral terkekeh.


"Ini senyuman seorang pria jatuh cinta, sudahlah aku yang akan mengambilnya," kata Nathan langsung menggendong Lee Ji An. Dah terbongkarlah semuanya, ternyata malam itu Nathan tidak mabuk sama sekali, Nathan sadar betul perbuatannya kepada Lee, dan bahkan Nathan melakukan itu karena dia begitu suka kepada Lee Ji An. Pria itu jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan sampai saat ini rasa cintanya terhadap Lee Ji An tidaklah berubah.


Dimana itu adalah awal pertemuan Nathan dan Lee. Menjadi awal hubungan mereka yang rumit dan sangat menyedihkan.


Kembali ke masa kini.


Saat ini mobil Nathan telah menabrak mobil lainnya. Lee Ji An pingsan begitu pula dengan Nathan.


Mobil dihadapan Nathan sudah hampir meledak. Sedangkan Nathan dan Lee tidak kunjung bangun juga. Para warga di sekitar sudah mencoba untuk membuka pintu mobil Nathan dan Lee, tetapi sangat susah dilakukan, karena bahkan kini mobil mereka terbalik.


Asap di mobil depan sudah mulai mengepul dan sebentar lagi sepertinya akan terjadi kebakaran. Dan benar saja kebakaran pun sudah terjadi di mobil depan. Warga mulai panik karena di dalam mobil depan bahkan ada pasangan suami istri yang terbakar dengan seketika. Warga mencoba menolong Nathan dan Lee agar tidak bernasib sama dengan korban di mobil depan, mereka berusaha membuka pintu mobil nathan, namun sangat sulit untuk dibuka.


"Ayo cepat, ayo kita bantu keluarkan orang yang ada di mobil belakang, kasihan mobil depan sudah meledak, tidak boleh sampai terbakar merembet ke mobil belakang," teriak salah satu warga mencoba untuk membantu Nathan dan Lee, yang masih ada di dalam mobil, agar bisa keluar dan terhindar dari ledakan.

__ADS_1


"Kita harus apa, bahkan pintu mobil yang terkunci dan tidak bisa terbuka, mobil sudah terbalik seperti itu kita tak bisa berbuat apa pun," kata warga lain yang ikut panik dan berusaha membantu.


"Apa kamu sudah melapor Pemadam kebakaran, Polisi, ambulance?" teriak warga yang lain.


"Sudah sudah cepat, kalian tolonglah orang yang ada di dalam mobil, saya yang akan menelepon mereka semua," kata seorang wanita mencoba untuk menelepon beberapa anggota kepolisian dan pemadam kebakaran.


"Susah sekali untuk membuka pintu. Lihatlah asap sudah mulai banyak, sebentar lagi mobilnya akan segera meledak."


"Ayo l-ayo kita berusaha. Ayo cepat."


"Sangat sulit."


"Ayo kita tarik dulu 1 2 3, tarik, ayo!"


Warga sekitar begitu perhatian atas terjadinya kecelakaan tersebut, mereka bahu-membahu saling membantu untuk menyelamatkan korban kecelakaan. Namun keluarga yang ada di mobil depan sudah hangus terbakar, dan tersisalah mobil Nathan dan Lee yang kini sudah mengeluarkan asap hendak terbakar.


Nathan dan Lee tidak kunjung siuman, mereka masih pingsan tak berdaya dan hanya bisa menunggu pertolongan saja.


🎄🎄🎄


Cina.


"Ada apa Nak? Kenapa kamu terus menangis. Bukankah di sini ada Nenek?" tanya nenek Liao kepada Ryu Jin, cicit kesayangannya.


"Ryu ingin ayah sama ibu, Nenek, Ryu ingin ayah sama ibu ... Ryu mau ayah dan ibu," tangis anak itu begitu nyaring.


"Sabarlah Sayang. Ayahmu sedang berusaha untuk menjemput ibumu di Jepang, tunggu mereka pulang dan kamu pasti bisa memeluk mereka berdua."

__ADS_1


"Hu hu hu Ryu mau ayah dan ibu, Nenek. Ryu mau mau ayah dan ibu, Ryu mau ayah dan ibu." Anak itu terus menangis sepertinya sebuah pirasat buruk sudah sampai di hati anak tersebut. Ryu Jin seolah mengetahui bahwa kedua orangtuanya dalam keadaan bahaya. Dan tak berdaya.


__ADS_2