
Pagi itu Lee Young Joon terbangun dan dia pun merasakan sesuatu hal yang tidak biasa. Karena kini di sampingnya ada sosok cantik yang kini sudah polos tanpa sehelai benang pun. Tubuh yang putih itu kini sudah tertutupi dengan selimut tebal, tetapi Lee Young Joon kini sudah bisa merasakan kembali, bahwa betapa indahnya pernikahan, betapa nikmatnya pernikahan, dan betapa sucinya hubungan dengan ikatan pernikahan.
Dia berharap pernikahannya akan menjadi pernikahan yang pertama dan terakhir untuknya, sampai akhir hayat. Dia tidak mau berpisah dengan sang istri tercinta. Pria itu berharap sang istri bisa melahirkan banyak anak untuknya, baik itu anak perempuan ataupun itu anak laki-laki, Young Joon sendiri tidak mempedulikan hal itu, yang penting baginya saat ini dia memiliki keturunan, itu saja.
Dengan tajam pria itu menatap lembut wajah cantik sang kekasih, dia tidak menyangka kalau kekasihnya itu bisa semanis dan cantik seperti bidadari. Kim Miso sendiri masih terlelap dalam buayan mentari pagi yang mulai mengusik dan menerobos masuk ke dalam celah jendela.
Sang suami tidak mau membangunkannya. Lee Young Joon segera bangun mencoba untuk memasak sesuatu, yang bisa dimakan di pagi itu. Akhirnya Lee Young Joon begitu menikmati pekerjaan memasak, Ia memasak begitu banyak agar bisa di bekal ke Rumah sakit.
Kim Mi So pun membuka matanya, dia sangat terkejut tatkala di sampingnya sudah tidak ada laki-laki lagi yang memeluknya. Kim Mi So pun terbangun dia mencoba untuk membersihkan tubuhnya dari sisa-sisa keringat dan cairan yang menetes padanya.
Setelah mandi Kim Mi So langsung berjalan menuju ke dapur, wangi makanan sudah tercium begitu lezat, membuat Young Joon terlihat begitu memikat.
"Ya ampun Sayang, lagi ngapain Ini, tercium sampai ke kamar, kamu masak apa?" tanya Kim Mi So kepada Lee Young Joon. Kim Mi So terlihat begitu manis memperhatikan sang suami yang sangat menawan, seorang suami yang gagah berani kini memasak di dapur dengan tampilan begitu seksi.
Bukan seksi dari tubuh, tetapi seksi dari perlakuannya, pria yang gagah berani ternyata pintar memasak, menurut kim Mi So, Joon itu adalah pria yang seksi.
"Sayang tunggu lah di meja makan, nanti kalau sudah selesai aku kan menyajikannya di meja, kamu tidak usah membantu, hanya bantu aku temani saja," kata Lee Young Joon kepada Ki Mi So, wanita langsung tersenyum dan duduk di meja makan.
__ADS_1
"Masaknya banyak sekali, memang untuk siapa saja?" tanya Mi So.
"Ini aku masak buat yang di Rumah Sakit juga, Eomoeni dan Aboeji mereka juga pasti lapar. Tolong katakan mereka tidak perlu membeli makanan, biar kita nanti ke Rumah Sakit sekalian aplusan," kata Lee Young Joon kepada sang istri tercinta, Kim Mi So pun dengan segera beranjak hanya sekedar mengambil ponselnya.
Wanita itu lalu mengambil ponselnya dan mengirimkan sebuah pesan kepada ibu mertuanya, supaya tidak membeli makanan, karena Lee Young Joon sedang memasak di rumah. jelas saja itu dibalas dengan segera oleh sang ibu. Dan mengatakan bahwa mereka yang di Rumah Sakit akan setia menunggu dan tidak akan membeli makanan.
Beberapa saat kemudian Young Joon pun sudah selesai memasak dia menyajikan beberapa jenis masakan, diantaranya yaitu nasi goreng, omelette, sosis goreng, dan juga jus jeruk. Dengan senang hati Kim Mi So langsung menyantap makanan yang telah disiapkan oleh sang suami. Benar saja suaminya telah memasak begitu lincah. Rasanya pun begitu lezat dia tidak menyangka kali pertama suaminya memasak untuk dia, mungkin ini adalah sebagai bonus karena sudah melayani suaminya semalaman.
"Makanlah yang banyak, Sayang. Aku tahu kamu kelelahan, karena itu isilah tenagamu agar kamu bisa mengembalikan semua tenaga yang terkuras malam. Terima kasih ya semalam sudah membuat aku sangat bahagia, sebagai seorang pria aku sangat bersyukur karena bisa memilikimu seutuhnya. Kamu adalah istriku yang pertama, dan yang terakhir untukku," kata Lee Young Joon kepada Kim Mi So. Mi So sendiri memberikan senyuman yang manis kepada suaminya, lalu dia pun menyantap masakan yang telah dimasak oleh sang suami tercinta.
"Yang membuat merah itu cabai merah, tetapi dicampur dengan buah naga, cuma sedikit saja, jadi warnanya merah keunguan," tutur Lee Young Joon kepada Kim Mi so menjelaskan semua yang telah dia masak.
"Sejak kapan kamu bisa masak seperti ini, Sayang? Aku sungguh takjub, aku pikir hanya perempuan yang bisa memasak, ternyata pria tangguh seperti kamu pun bisa memasak," kata Kim Mi So kepada sang suami sambil terus mengunyah makanannya.
"Sewaktu kecil Eomoeni suka mengajarkan kami memasak, mengajarkan aku dan Lee Ji An, kami berdua awalnya tidak suka melihat ibu memasak, tetapi ibu memaksa kami untuk membantunya, hanya untuk memotong sayuran atau membantu ibu mengupas bawang, setelah itu menjadi kebiasaan untuk kami dan kami pun semakin hari semakin sering melihat ibu memasak, dan akhirnya kami jadi pandai memasak, kamu tidak tahu kan masakan Lee ternyata lebih lezat dari pada aku," kata Lee Young Joon kepada sang istri, menuturkan semua resep rahasia yang membuat dia pintar memasak, dengan masakan yang begitu lezat.
"Pantas saja masakan Lee juga begitu lezat, aku pernah di masakin oleh Lee waktu dulu, ternyata ini adalah resep rahasia dari Ibu, aku pun sepertinya harus belajar," kata Kim Mi So sambil terus mengunyah makanannya.
__ADS_1
"Untuk apa belajar kamu sudah pintar masak, kamu sudah membuktikannya semalam, dan aku suka masakanmu, Sayang. tugas kamu sekarang mengisi perutmu saja, jangan hiraukan perutku" kata Lee Young Joon kepada sang istri tercinta.
"Tunggu kenapa aku harus mengisi perutku, sedangkan perutmu nanti kelaparan," tanya Kim Mi So dengan nada yang heran.
"Isinya jangan sama makanan, tetapi isinya oleh bayi-bayi kecil yang akan memanggil kita Aboeji dan Eomoeni bukankah itu sangat menyenangkan, aku ingin punya bayi sendiri walaupun kini sudah memiliki bayi Ryu Jin yang tampan," kata Lee Young Joon kepada sang istri, itu adalah kode supaya isinya cepat mengandung.
"Kita baru sekali melakukan, itu belum bisa membuat aku hamil, setidaknya kita melakukannya lebih sering dari pada itu," tutur Kim Mi So kepada sang suami dengan wajahnya yang memerah, karena malu harus meminta hal itu kepada sang suami, dan mengatakan harus melakukannya dengan sering.
"Baiklah setelah Lee sembuh dari sakitnya, aku bahkan akan melakukannya setiap hari, sehari tiga kali," tutur Lee Young Joon kepada sang istri.
"Ya Tuhan, Sayang. Sudah seperti minum obat saja, benar-benar ya," Kim Mi So terkekeh mendengar ucapan sang suami, tetapi intinya dia begitu bahagia saat ini karena dia memiliki suami seperti Lee Young Joon.
🎀🎀🎀
Haloo kak...
kangen engga?... Acungkan tangan yang kangen.
__ADS_1