
Hari ke 4 Lee koma.
Hari ini Dokter sudah mengatakan bahwa Lee sudah terbebas dari masa kritis dan boleh dipindahkan dari ruang Intensive Care Unit ke ruangan rawat inap biasa. Tekanan darah Lee sudah stabil dan dia mulai bisa bernafas dengan lega. Awalnya Lee mengalami sesak napas dan membuat Lee kembali kejang.
Tapi kini Dokter sudah mengatakan bahwa Lee sudah terbebas dari masa-masa itu. Kini Lee Young Joon dan Kim Mi So bersama Lele dan Sehun sudah berada di ruangan rawat inap Lee Ji An. Yong Joon sendiri merasa heran kenapa pria satu lagi tidak ada, tidak biasanya. Sepulang dari pemakaman kemarin Young Joon tidak melihat Nathan sama sekali.
"Lele, Pria itu ke mana?" tanya Lee Young Joon kepada Lele.
"Saya juga kurang tahu Boss," Lele berkata sambil segera berdiri dari posisi duduknya.
"Tumben biasanya dia selalu menempel di sini, kamu coba cari informasi tentang dia!" perintah Lee Young Joon kepada asistennya.
"Siap Boss," Wanita itu dengan segera pergi meninggalkan ruang rawat inap Nona-nya.
Joom sendiri hanya terdiam, terlihat kalau Sehun kini sudah tertidur pulas di sofa di seberang tempat tidur Lee Ji An.
"Lihatlah dia itu, tidur seperti itu mungkin dia terlalu lelah," kata Lee Young Joon kepada sang istri sambil menunjuk kearah Sehun.
"Sudahlah jangan urusi orang lain, urusi urusan kita saja, kamu bahkan belum makan. IniĀ aku suapi ya," kata Kim Mi So kepada sang suami.
"Sayang tidak boleh seperti itu. Aku kan bukan anak kecil yang bisa bermanja-manja disuapi seperti ini," ucapan Young Joon menolak untuk disuapi oleh sang istri.
__ADS_1
"Oke, jika tidak mau makan disuapin maka kamu harus makan sendiri, jangan sampai jadi sakit. Aku tahu semua orang yang di sini merasakan tingkat stres yang sama, baik itu Aku, Kamu, Sehun, Lele dan bahkan Pria yang sekarang menghilang itu. Tetapi kondisi fisik kita itu lebih utama jadi ayo makan!" kata sang istri kepada Lee Young Joon. Lee Young Joon pun tersenyum manis melihat tingkah istrinya dan dia pun mau disuapin oleh sang istri.
Tiba-tiba saja Lee Young Joon menerima telepon dari seseorang. Ternyata itu adalah kedua orang tuanya, yang mempertanyakan keadaan Lee Ji An saat ini. Lee Young Joon mengatakan bahwa Lee Ji An sudah berada dalam kondisi bebas dari kritis. Karena itulah Lee Young Joon memberikan kabar itu dengan senang.
Kedua orangtua mereka sebetulnya sekarang sudah sampai di Indonesia, sudah berada di Bandara, mereka menuju ke Rumah Sakit, Lee Young Joon begitu terkejut ketika mendapati kabar tersebut.
"Benarkah Eomoeni dan Aboeji sudah berada di bandara?" Kata kim Mi So terkejut.
"Benar sekali Sayang, sebaiknya aku harus segera menjemput mereka, mereka baru sampai bandara dan mereka mengatakan akan makan dulu sebentar, sambil menunggu aku datang, Kamu tunggu di sini ya Sayang. semoga saja Lee akan senang dengan kedatangan kedua orang tua kita," kata Lee Young Joon kepada sang istri, Mii So pun tersenyum dengan manis.
"Tapi ini makan dulu sesuap lagi aaa," kata Kim Mi So mencoba untuk menyuapi suaminya, satu suap lagi, dan akhirnya Lee Young Joon mengangguk dengan tersenyum. Dia pun menyantap suapan terakhir dari sang istri lalu bergegas untuk menjemput kedua orang tua mereka di bandara.
Kim Mi So menatap punggung sang suami dengan senyum manis, dia sungguh senang akhirnya kedua orang tuanya suaminya bisa datang, setidaknya itu akan memberi semangat untuk Lee agar cepat bangun.
Uhukk uhukk.
Wanita itu begitu terkejut mendapati Lee batuk dan akhirnya dengan perlahan membuka matanya.
"Lee, kamu bangun?" Kim Mi So meneteskan air matanya, dia tak kuasa untuk membendung air mata haru-nya ketika kini sang adik ipar sudah membuka matanya dengan perlahan.
"Mi So...." Kata Lee dengar suara yang begitu lemah, wanita itu benar-benar masih memiliki kondisi fisik yang belum stabil.
__ADS_1
"Ya Tuhan. Terima kasih banyak kamu sudah bangun, aku sungguh mencemaskanmu, memang benar kata Dokter kamu sudah terbebas dari masa kritis. Terima kasih Ya Tuhan!" Kim Mi So memeluk sang sahabat dengan penuh cinta dan kasih sayang, deraian air mata dia teteskan dengan penuh haru, dia begitu bahagia mendapati sahabatnya bisa memanggil namanya kembali.
"A-aku sesak," ucap Lee kepada Kim Mi So karena kini Mi So memeluk Lee dengan begitu erat membuat Lee kesulitan untuk bernafas.
"Ya Tuhan maafkan aku sayangku, adikku tercinta, sekarang kamu adalah hatiku. Aku Sayang kamu. Terima kasih sudah bangun ya!" Kim Mi So begitu sumberingah dia berbahagia karena Lee sudah sadar dari koma.
"Mana bayiku?" Lee mempertanyakan di mana bayinya, kini dia masih mencemaskan sesuatu hal apa yang dikatakan Sehun sebelum kejadian naas menimpanya.
"Lee kamu tahu tidak, bayimu begitu tampan dia sangat mirip Nathan," kata Kim Mi So dengan sumberingat, dia memberitahukan kabar tentang bayinya Lee. Tapi sesaat dia melirik ke hadapan Sehun, untungnya Sehun masih tertidur dengan lelap.
"Benarkah?" ucap Lee sambil menitikkan air matanya, kata-kata itu benar-benar membuat Lee bahagia, tidak menyangka bahwa bayinya ternyata sekarang masih hidup dan sehat.
"Kamu akan segera berjumpa dengan buah hatimu kelak, tapi sekarang kamu harus memulihkan dulu stamina tubuhmu, kondisimu belum stabil, kita akan sama-sama ke ruang bayi jika kamu sudah mulai berangsur pulih, oke!" Kim Mi So begitu bersemangat untuk mengajak Lee ruangan bayi.
"Baikku laki-laki, benarkah mirip dengan Nathan?" Lee bertanya dengan mata yang berbinar, suaranya memang masih lemah.
"Benar sekali, bayi laki-laki Lee, Ya Tuhan saking senangnya aku sampai lupa memberitahukan Dokter dan Suster bahwa kamu sudah sadar, sebentar Alaku tekan dulu Belnya," Kim Mi So dengan segera menekan bel yang ada di dinding untuk memberi tahu bahwa dia membutuhkan tenaga medis. Beberapa saat kemudian Suster pun datang.
"Wah Nyonya ternyata anda sudah sadar, bersyukur sekali anda sudah Siuman dan terbebas dari masa kritis," ucap salah satu Suster. Suster itu langsung menekan bel untuk kedua kalinya, pertanda untuk memanggil Dokter atau Perawat lainnya.
"Terima kasih, Suster," ucap Lee dengan suara yang lemah, dan tidak menunggu waktu yang lama, akhirnya Dokter dan Suster pun datang, mereka Langsung memeriksa kondisi Lee Ji An, Kim Mi So benar-benar bahagia saat ini. kondisi Lee baik-baik saja dia sudah bangun, Sungguh akan menjadi kabar yang sangat menggembirakan.
__ADS_1
"Nyonya begini ya. Anda harus beristirahat terlebih dahulu, upayakan Anda memakan bubur walaupun sedikit!" perintah Dokter kepada Lee Ji An.
Bersambung.