Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Di Rumah


__ADS_3

"Ryu Jin Liao, kamu begitu tampan sangat mirip dengan Ayahmu. Ibu begitu senang dan bahagia ketika melihat kamu ternyata masih hidup, dan sehat. Apa yang Ibu takutkan selama ini ternyata tidak terjadi, tidak menjadi kenyataan, apa yang dikatakan oleh Sehun waktu itu ternyata semuanya hanya kebohongan. Bersyukurlah Tuhan masih menyayangiku membiarkan kamu tetap disampingku saat ini, Sayangku. Kamu buah hatiku, untuk saat ini Ibu benar-benar belum bisa memelukmu. Tolong maafkan Ibu Sayang, nanti setelah kamu sehat dan setelah kamu keluar dari ruang Intensif Ibu berjanji akan memelukmu setiap saat, setiap detik, setiap waktu, dan kamu pun akan segera berjumpa dengan Ayahmu nak. Ayah pasti akan merasa bahagia dan senang melihat kamu sehat seperti ini, semoga kamu cepat pulih, cepat sehat ya sayangku, Ibu akan menunggumu Sayang. Bersabarlah anakku, kita berdua pasti akan segera bersatu, tidak ada lagi penghalang oleh tembok kaca, seperti ini," lirih Lee Ji An dalam hatinya. Wanita itu menatap kearah sang buah hati sambil meneteskan air mata kebahagiaan.


"Ayo Lee sekarang kita pulang ke ruangan rawat inapmu, kita tidak boleh berlama-lama disini, tadi Suster sudah memberikan kode," ungkap sang Ibu kepada buah hatinya. Lee Ji An pun mengangguk, lalu dia pun langsung berjalan perlahan menuju kursi rodanya.


Lalu Ayah Lee pun segera mendorong kursi roda tersebut meninggalkan ruanganΒ  Neonatal Intensive Care Unit dan meninggalkan ruangan Perinatologi. Dan akhirnya mereka pun sampai di ruangan rawat inap dengan segera Lee merebahkan tubuhnya dan beristirahat kembali untuk pemulihan.


πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„


Di sisi lain Lee Young Joon sendiri sekarang sudah sampai di apartemen milik Lee Ji An. Dia dengan segera masuk ke dalam apartemennya. Ternyata disana sang istri sedang sibuk mau masak makan malam untuknya. Mi So sendiri tidak mengetahui kedatangan Lee Young Joon, dia sibuk memasak tanpa menghiraukan ada orang di belakangnya.


Lee Young Joon berjalan perlahan dia tiba-tiba saja merengkuh dan memeluk sang istri dari belakang membuat Kim Mi So begitu terkejut.


"Ommo!" Kim Mi So berteriak ketakutan dia merasa terkejut karena ada seseorang yang memeluknya secara tiba-tiba ternyata itu adalah sang suami.


"Lagi apa sih, Sayang. Ya ampun terkejut sekali ya?" Lee Young Joon terkekeh melihat sikap istrinya yang benar-benar seperti orang yang mau meloncat ketika dia memeluk tubuhnya dari belakang.


"Sayang, kamu membuat aku sangat terkejut, setidaknya masuk itu ucapkan salam atau beri kabar bahwa kamu sudah pulang, jangan mengejutkan aku seperti itu," Kim Mi So merengek, dia benar-benar tidak menyangka bahwa suaminya akan datang dan mengejutkan dia seperti itu.


"Tidak apa-apa, aku sengaja ingin menjatuhkanmu, Sayang," kata Lee Young Joon dengan senyuman yang manis itu masih memeluk lembut sang istri dari belakang istrinya masih memasak saat itu.


"Tapi bagaimana kalau aku nanti jantungan, terkena serangan jantung, bukankah itu bisa jadi bahaya," kata Mi So sambil berbalik arah menghadap ke arah suaminya.


"Tidak mungkin terjadi hal seperti itu, karena aku tahu Istriku tidak punya penyakit jantung," tangkas Lee Young Joon kepada sang istri,Mi So pun tersenyum, lalu dia berbalik arah lagi balik ke arah wajan yang sedang di panaskan.

__ADS_1


"Lihatlah aku sedang memasak makanan kesukaanmu," kata kim Mi So kepada suaminya.


"Masak apa sih coba aku lihat," Lee Young Joon lalu melepaskan pelukan sang istri dan mulai melihat masakan yang telah dimasak oleh istrinya, ternyata istrinya sudah memasak banyak sekali makanan, ada berbagai jenis makanan dan tentunya untuk dikirim ke Rumah Sakit dan untuk mereka makan berdua di rumah.


"Ya ampun masakannya banyak sekali, dan sepertinya sangat lezat, ini adalah masakan pertamamu, Sayang. masakan pertama Setelah kita menikah. Aku sudah tidak sabar ingin mencicipi masakan istriku," kata Lee Young Joon kepada sang istri, pria itu begitu senang istrinya ternyata sangat pintar memasak. Pria itu pun mencicipi satu persatu masakan yang sudah dimasak oleh sang istri, ternyata benar saja, Kim Mi So sangat pandai memasak, masakan yang dimasak Mi So sangat lezat membuat Young Joon yang tidak tahan dan ingin segera memakan masakan tersebut.


"Bagaimana enak tidak masakanku?" Kim Mi So bertanya pada sang suami, Joon sendiri langsung mengacungkan jempol, mulutnya sudah penuh dengan makanan, dia tidak bisa berkata lain selain mengacungkan jempol, pertanda bahwa makanan itu sangat lezat pertanda bahwa istri yang sangat pintar memasak.


Kim Mi So tersenyum manis saat ini, dia tidak menyangka bahwa suaminya memujinya seperti itu, dia begitu senang, dia semakin bersemangat untuk memberikan masakan yang lezat untuk suaminya setiap hari.


"Semuanya sudah aku masak. Ayo kita makan sebentar ya, Sayang. Aku sajikan dulu di meja makan," kata Kim Miso kepada sang suami.


"Ayo aku tunggu di meja makan ya, Sayang," Joon berjalan kearah meja makan sambil membawa air putih dan beberapa buah.


Bahkan Joon meminta untuk menambah nasi karena dia sangat senang memiliki istri yang sangat pandai memasak, dan masakannya begitu lezat. Kim Mi tso begitu bahagia melihat sang suami bersikap seperti itu, dia merasa sangat senang karena ternyata suaminya menyukai masakannya.


Hati perempuan mana yang tidak bahagia, ketika suami kesayangannya ternyata begitu menyukai masakan yang telah dia masak dengan susah payah.


"Sayang, apakah kita akan menginap di Rumah Sakit malam ini?" tanya Kim Mi So kepada sang suami.


"Tidak Sayang. Malam ini kita tidur di sini saja berdua, akan aku kirimkan masakanmu lewat mengantar makanan, jadi kita berdua bisa beristirahat di sini," ucapkan Young Joon kepada sang istri.


"Kenapa bisa seperti itu, kan kasihan Aboeji dan Eomoeni tidur di Rumah Sakit berdua, disana kan sangat dingin," Kim Mi So mengerutkan dahinya sambil menatap sang suami.

__ADS_1


"Mereka sendiri yang meminta kita untuk beristirahat di rumah malam ini, bergantian. Besok malam kita yang akan menginap di Rumah Sakit, itu yang dikatakan oleh Aboeji tadi ditelepon jadi kita menurut saja," lengkap Lee Young Joon kepada sang istri.


"Tetap saja aku merasa tidak nyaman, jika membiarkan orang tua tidur di Rumah Sakit. Aku takut mereka malah jadi sakit," ucap Mi So kepada sang suami, dia merasa sedih dan tidak nyaman, karena membiarkan orang tuanya tidur di Rumah Sakit rawat Lee Ji An berdua saja.


"Tidak apa-apa Sayang. Itu adalah permintaan mereka berdua. Lagian malam ini aku ingin berdua saja denganmu, bukankah kita punya waktu untuk menuntaskan sesuatu hal yang belum kita tuntaskan," ungkap Lee Young Joon kepada sang istri, sambil menolehkan senyumannya yang manis.


"Apa itu? kamu mulai nakal ya?" Kim Mi So tersenyum manis mendengar ucapan sang suami. Sebenarnya dia sangat malu, suaminya berkata seperti itu. Wajahnya langsung memerah karena mereka memang belum bisa menikmati malam indah mereka. Setelah pernikahan mereka disibukkan oleh *** Ji An di Rumah Sakit sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk melakukan ritual malam pertama mereka.


Karena itulah Lee Young Joon dan Kim Mi So akan melakukannya malam ini. Itu sebuah kesempatan yang diberikan oleh kedua orang tua mereka, sebagai tujuan yang sangat baik.


πŸŽ€πŸŽ€πŸŽ€


Catatan kecil Author:


Hallo kakak saya Lee...


cuma mau bilang Lee besok libur update dulu, karena akhir bulan Lee sebagai bidan harus mengerjakan tugas bulanan... Lee harus merekap banyak laporan. sampai selesai.... di mulai laporan gizi, ibu hamil, ibu nifas, balita, lansia, pus wus... dan banyak lagi. Karena itu mohom di maafkan... dan mohon bersabar ya.


Sampai berjumpa tanggal 1 ya kak. Saya akan update lagi tanggal 1...


Salam sayang dariku,


Evangelin Harvey.

__ADS_1


__ADS_2