Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Madu Pengantin


__ADS_3

Rembulan bersinar begitu terang. Kedua insan ini sudah berpacu dengan ketegangan yang menerpa jiwa mereka. Sebagai seorang perempuan tentunya kim Mi So merasa takut untuk menghadapi malam pertamanya. Setiap pengantin wanita pasti seperti itu.


Kini Kim Mi So sudah mengenakan baju tidur yang sedikit terbuka. Lingerie yang dia kenakan berwarna merah muda. Menambah aura romantis yang terpancar. Tubunya berwarna seperti susu membuat sang suami melihat sampai menelan ludah.


"Cantik sekali malam ini, Sayang," kata Lee Young Joon kepada sang istri tercinta. Kim Mi So tersenyum begitu manis tatkala mendengar pujian dari sang suami, wanita itu tersenyum malu-malu lalu dia duduk diatas tempat tidur yang sudah diberikan bunga mawar oleh Lee Young Joon.


Suaminya memang sengaja membeli bunga mawar untuk ditaburkan di atas tempat tidur mereka, karena ini adalah malam pertama mereka berdua, mereka tidak mau memiliki malam yang biasa saja, mereka ingin malam pertama mereka itu spesial. Karena itulah dengan sengaja sang suami memberikan taburan mawar merah di sekeliling kasur yang akan mereka tiduri.


jelas begitu indah dan terlihat begitu romantis apalagi sekarang Lee Young Joon sudah menyalakan lilin di sekeliling kamar, sungguh romantis wangi aromaterapi yang terbakar itu membuat Kim Mi So sangat betah berada di ruangan tersebut, kini Mi So sendiri sudah mandi dan sudah sangat cantik dengan lingerie yang dia kenakan semakin seksi dan memikat.


"Terima kasih ya, Sayang. Kamar ini benar-benar begitu romantis, tidak menyangka suamiku begitu perhatian untuk menyambut malam pertama kita," kata Kim Mi So kepada suaminya tercinta, Lee Young Joon lalu berdiri dan berjalan mendekati Kim Mi So. Pria itu lalu menatap sang istri dengan penuh cinta, sebenarnya degupan jantungnya sudah tidak bisa lagi dia stabilkan. Semuanya terlalu berdebar, terlalu tegang dan terlalu cemas. Bahkan dia merasa sangat ingin terburu-buru.

__ADS_1


sesungguhnya hawa binatang Lee Young Joon sebenarnya sudah tercium, Pria itu seperti ingin mengahadang sang istri. Tetapi dia jaga dia tidak mau membuat istrinya ketakutan dengan sifat kasarnya, maklumlah ini hal pertama untuk mereka berdua, karena mereka berdua selalu menjaga hal itu, tidak ternoda sampai akhirnya di malam pernikahan ini.


"Maafkan aku tidak membawamu ke Hotel yang indah, tidak memberikanmu bulan madu yang indah, tidak memberikan tempat yang mewah, hanya kamar ini dan apartemen ini yang bisa aku berikan pada malam pertama kita saat ini, karena kondisi adiku yang tidak memungkinkan untuk kita tinggalkan, aku tidak bisa menjadi suami yang sempurna untukmu, tidak bisa memberikan malam pengantin dengan suasana yang romantis kepadamu, Sayang. Maafkanlah aku Sayang, maafkan aku istriku tercinta, aku hanya bisa membawamu ke tempat ini dan keadaan yang seadanya seperti ini," Lee Young Joon menatap sang istri dengan penuh cinta dan berharap istrinya bisa memaklumi keadaannya saat ini.


"Tidak apa-apa aku bahagia di manapun kita melakukan hal itu, aku ingin menjadi istrimu yang terbaik. Sebetulnya aku selalu berdebar karena malam ini adalah malam yang membuatku, aku sangat cemas, aku ketakutan dan begitu takut, takut tidak bisa membahagiakanmu. Hanya itu yang ada dalam benakku untuk saat ini," kata Kim Mi So kepada sang suami yang tersenyum dengan manis, lalu duduk di samping sang istri. Pria itu menggenggam erat tangan sang istri yang lembut lembut bagaikan sutra dan dengan segera pria itu mengecup punggung tangan sang istri dengan penuh kasih sayang.


"Terima kasih Sayang, karena sudah memaklumi keadaan kita, aku tidak mungkin meninggalkan adikku dan pergi berbulan madu bersamamu, walaupun aku bukan suami yang baik untukmu, tapi setidaknya biarkan aku menjadi kakak yang baik untuk adikku, saat ini setelah itu aku berjanji akan membuat hidupmu bahagia. Apapun yang kamu mau asalkan adikku selalu sehat akan aku turuti. Jadi tidak akan ada kendala atau penghalang untuk kita, bisa melakukan hal yang lebih daripada ini," kata Lee Young Joon kepada Kim Mi So. Mi So mengangguk dia menerima apa yang diberikan oleh sang suami.


Lee Young Joon begitu bahagia mendengarkan penuturan dari sang istri, dia tidak menyangka hati istrinya begitu lembut dan dia pun menyayangi adiknya sehingga Lee Young Joon sudah sangat tidak sabar ingin segera memeluk istrinya, namun sayangnya masih ada kegiatan yang harus dilakukan sebelum itu.


"Sayang terima kasih karena sudah menyayangi adikku, ada sesuatu hal ini aku berikan kepadamu. Lihatlah aku punya ini untukmu," tutur Lee Young Joon kepada saat istri.

__ADS_1


"Apa ini, Sayang" tanya Kim Mi So merasa heran karena Lee Young Joon memberikan sebuah kotak perhiasan kepadanya, ada apa dan untuk apa karena kiri sudah memiliki banyak perhiasan dari pernikahannya yang diberikan oleh Lee Young Joon dan kedua orang tuanya, kenapa harus ada kotak lain.


"Itu adalah cincin yang hanya akan diberikan oleh keluarga pada saat malam pernikahan, sebelum kita saling bersatu, keluargaku mengatakan bahwa cincin ini akan membawa rezeki dan kita akan memiliki banyak anak dan hidup bahagia, kenakanlah Sayang. Anggap cincin ini adalah cincin pembawa keberuntungan untuk kita," kata Lee Young Joon kepada sang istri.


Kim Mi So begitu bahagia tatkala menerima cincin tersebut, dia dengan segera menyerahkan kotak itu kepada sang suami meminta agar suaminya memasangkan cincinnya kepada jari manisnya. Akhirnya Lee Young Joon membuka kotak perhiasan tersebut dan mengambil cincinnya langsung Lee Young Joon meraih tangan sang istri dan memasangkan cincin itu di jari manis istri tercinta.


"Terima kasih, Sayang. ini sangat indah. Aku tidak menyangka menikah denganmu aku seperti toko mas berjalan, banyak sekali perhiasan yang aku dapat darimu. Terima kasih ya padahal aku tidak membutuhkan perhiasan sebanyak itu, aku hanya butuh cincin pernikahan," kata Kim Mi So menatap tajam sang suami dengan penuh cinta.


Lee Young Joon pun tersenyum lalu dia memeluk sang istri dan mendekapnya penuh dengan kasih sayang. Pria itu memeluknya dengan begitu erat, sehingga seolah-olah enggan untuk melepaskan tubuh sang istri begitu saja. Kim Mi So pun hanya bisa membalas pelukan sang suami dengan perasaan bahagia penuh cinta.


🎀🎀🎀

__ADS_1


__ADS_2