
"Nathan, lantas bagaimana sekarang?" tanya nenek pada cucu kesayangannya.
"Soal apa, Nek?" jawab Nathan kembali bertanya kepada sang nenek.
"Agatha Chuan? Apa kamu mencintainya, apa kalian akan segera menikah?" tanya nenek dengan tanda tanya yang sudah menumpuk di dalam dadanya.
"Jelas saja tidak, wanita itu sudah membohongiku selama lima tahun ini, karena dialah aku kehilangan putraku dan ibunya," kata Nathan dengan tatapan penuh dengan amarah.
"Hufh ... Nenek tidak akan ikut campur, semuanya terserah kepadamu, Nak. Yang penting kamu bahagia, itu saja yang Nenek harap," kata nenek Liao dengan tatapan penuh iba menatap cucu tunggalnya.
"Karena dia semua hancur, dan aku pun sekarang harus membuat perhitungan kepada Yuan Chuan, dia adalah orang kepercayaanku, tetapi demi kepentingan pribadi adiknya, dia malah menghancurkan rencana besar kita, Nek. Memisahkan aku dengan putraku, keturunan Liao. Ini tidak bisa aku biarkan begitu saja," ungkap Nathan dengan kemarahannya.
"Lakukan apa yang menurut kamu benar, karena Nenek pun sudah kecewa dengan perbuatan mereka, dengan sengaja mempermainkan kita, mengingat sekarang kamu sudah memiliki seorang putra kalau bisa kamu ambil kembali hati Lee Ji An dan putramu, Nak," kata sang nenek dengan suara yang rendah.
"Jadi Nenek menginginkan aku merebut kembali hati Lee Ji An dari tangan tunangannya?" ungkap Nathan sambil menatap sang nenek dengan tajam.
__ADS_1
"Betul sekali Nathan, itulah jalan satu-satunya agar Ryu Jin bisa tinggal bersama kita, aku yakin sebagai seorang nenek Lee Ji An masih menyukaimu, Lee Ji An masih mencintaimu kan. Itulah terlihat di wajahnya, dia begitu membencimu, Dia merasakan kebencian itu karena merasa tersakiti olehmu, Nak. Padahal kamu tidak berbuat apapun, sekarang putuskan saja pertunanganmu dengan wanita itu, lalu berusaha untuk mengejar cintamu kembali," ungkap sang nenek kepada cucunya, sebuah semangat baru yang akan Nathan lakukan di dalam hidupnya.
"Nenek jika memang itu keinginan nenek, Nathan akan berusaha yang terbaik, akan merebut hati wanita itu mengambil kembali ibu dari anak Nathan dan akan membawa keturunan kita datang ke sini, tinggal di rumah ini, bersama kita, Nathan ingin sekali memiliki Ryu Jin, melaporkan kepada seluruh dunia bahwa dia adalah putraku, Nek," kata Nathan dengan hati yang bersungguh-sungguh.
"Nenek akan selalu mendukungmu, cepat temui dan katakan semuanya kepada Agatha, putuskan pertunangan itu dan berilah balasan setimpal atas kebohongan mereka," kata sang nenek memberikan semangat kepada cucunya.
"Baik Nenek. Sesampainya di rumah aku akan segera menelepon Agatha dan dilanjutkan untuk makan malam bersama kita, kita akan membahas semuanya di sana membongkar semua kebohongan yang telah dilakukan, Nenek pura-pura tidak bisa berbicara apapun agar mereka bisa membuktikan bahwa mereka itu adalah dua manusia yang pandai berbohong. Aku tidak akan memaafkan mereka berdua, kenapa sudah membohongin aku selama 5 tahun ini," kata Nathan dengan hati yang bersungguh-sungguh.
"Ya sudah sekarang kita tidur saja, perjalanan dari Jepang ke China lumayan lama, jadi kita bisa istirahat sebentar, nak," kata Nenek Liao dengan perlahan.
"Baiklah silakan Nenek beristirahat," kata Nathan lalu terlihat bahwa nenek Liao pun memejamkan matanya.
"Lee, apa kamu membenciku saat ini, bagaimana caranya untuk bisa mendapatkanmu kembali, aku memang melupakanmu selama 5 tahun ini, tetapi saat pertama kali berjumpa denganmu di Rumah Sakit, aku telah jatuh cinta kembali kepadamu. Aku tidak berbohong kali, ini aku menyukaimu pada pandangan pertama untuk kedua kalinya. Aku harap kamu bisa merasakan betapa aku mencintaimu, aku harap suatu saat nanti kamu bisa memberikan aku banyak gambaran kenangan masa lalu kita. Aku sungguh penasaran bagaimana kita bisa berjumpa dan bagaimana kita bisa memiliki seorang anak yang lucu dan menggemaskan seperti itu, sudah aku putuskan, keputusannya itu aku akan mengejarmu kembali. Nenek bahkan sudah mengijinkan dan itu akan segera aku lakukan. Tunggu aku dan terimalah cintaku," ungkap Nathan di dasar hatinya, sambil menatap kearah luar, masih melihat awan-awan putih yang berterbangan.
Pria itu terlihat begitu gundah dan gelisah, rasa cintanya terhadap Lee Ji An memang sudah kembali memanas di dalam hatinya. Keinginan untuk memiliki sudah sangat kuat, apalagi memiliki buah hati yang begitu menggemaskan seperti Ryu Jin. Pria itu harus berjuang banyak untuk bisa mendapatkan kebahagiaan, karena memang Lee Ji An kini hampir saja menikah dengan pria lain.
__ADS_1
Dia akan melakukan segala macam agar bisa bersama dengan Lee Ji An. Dia membutuhkan kekuatan super agar bisa merebut kembali hati wanita yang kini sangat membencinya.
Tanpa terasa pria itu kini memenjamkan matanya. Ia terlelap secara tiba-tiba. Dalam hatinya masih bergejolak dan menyebutkan nama Lee Ji An. Wanita yang selalu menjadi belahan jiwanya selama ini.
Di sisi lain tanpa terasa waktu semakin berlalu, akhirnya mereka sudah sampai di bandara China. Nathan dan neneknya segera pulang dijemput oleh Sekretaris Chen.
"Selamat datang Tuan, kita akan langsung ke rumah atau mau ke mana?" tanya Sekretaris Chen membawakan beberapa tas milik Nathan.
"Malam ini kita akan mengadakan makan malam, siapkan semuanya kita akan mengundang Dokter Yuan Chuan bersama dengan adiknya. Apa kamu sudah menyiapkan semuanya? Barang bukti yang bisa membuat mereka mengakui kesalahannya?" kata Nathan kepada sekretaris Chen.
"Saya sudah mempunyai semuanya. Nanti malam saya akan mengundang Sekretaris dari nyonya besar yaitu Sekretaris Han, kita akan membongkar semua kebohongan dari sahabat anda itu," kata Sekretaris Chen kepada Nathan.
"Baguslah, akan aku bongkar semuanya dengan jelas, aku akan segera memutuskan pertunangan itu, dan memutuskan hubungan dengan mereka berdua. Aku tidak mau terus menerus bersama dengan orang yang sudah membohongiku, juga sudah menghancurkan hidupku dan menghancurkan hidup Lee Ji An. Gara-gara perbuatannya aku terpisah dengan orang yang kusayang, membuat mereka menderita dan seolah membuat aku menjadi orang jahat," kata Nathan kepada Sekretaris Chen.
"baiklah Tuan Nathan, kita akan persiapkan semuanya. Saya akan menyuruh koki untuk memasak hidangan istimewa dan saya pun akan menjemput Sekretaris Han, anda tinggal menyiapkan diri saja, sampai waktunya tiba," kata chen dengan senyumannya.
__ADS_1
"Tidak! Kamu tidak usah datang menjemput Sekretaris Han, tapi biarkan Shin datang menjemput Ayahnya. Biarkan Shin masuk ke rumah ini, bukankah Shin adalah putra dari Sekretaris Han," kata Nathan kepada sekretaris Chen.
"Baiklah Tuan saya akan menelepon Manajer Shin untuk menjemput Sekretaris Han," kata Sekretaris Chen sambil menganggukkan kepalanya.