
"Apa ini yang aku dengar? Benarkah kalian akan segera menikah?" Seorang pria dengan seribu kemarahannya kini tengah berdiri di tengah-tengah keluarga yang sedang bahagia. Sehun benar-benar merasakan kemarahan yang memuncak pada saat ini, karena dia merasa sangat tersingkir oleh kedatangan Nathan dan keluarganya.
Sesaat semua terdiam, baik Lee Young Joon ataupun Lee Ji An tidak ada yang berani berkata iya kepada Sehun, karena Lee Young Joon sendiri tau bahwa Sehun Pasti akan sangat kecewa, dan begitu marah begitu pula dengan Lee Ji An.
"Betul sekali aku akan segera melamar di Lee untuk aku jadikan sebagai istriku," ungkap Nathan kepada Sehun, dan kini Sehun hanya terdiam dengan mata yang merah, dan berkaca-kaca. Tangannya mengepal begitu kuat kemarahan sudah merasuk sukmanya, dadanya bergemuruh dan dia merasa benar-benar sangat kalah.
"Aku tidak percaya. Benarkah apa yang dia katakan, kamu lebih memilihnya dari pada aku!" tanya Sehun kepada Lee Ji An.
"Jelas aja aku, dari awal Lee memang kekasihku, bukanlah kekasihmu, untuk apa Lee memilihmu? Seharusnya kamu sudah mendapatkan jawaban tersebut tanpa harus bertanya kepadaku," jelas Nathan kepada Sehun.
"Lee dia Pria yang tidak baik, tidak pantas untuk mendapatkan seorang gadis baik hati seperti kamu, dia telah meninggalkan kamu juga telah menodaimu, membuat kamu mengandung dan terusir dari keluarga sekarang kamu datang seolah-olah menjadi pahlawan," bentak Sehun kepada Nathan.
"Jangan mengataiku seperti itu! Aku tidak seperti yang kamu pikirkan, aku sudah menjelaskan semuanya kepada Lee dan keluarganya bahwa aku sudah mencoba mencari keberadaan Lee selama ini," tangkas Nathan dengan ucapannya Sehun.
"Terlalu banyak alasan, manusia seperti kamu memang tidak pantas untuk tinggal bersama Lee. Lee bukalah matamu, dia terlalu banyak alasan, dia berbohong kepadamu, aku yakin suatu saat dia akan meninggalkanmu lagi, dengarlah kata-kataku Lee," tangkas Sehun dengan segala kemarahannya itu, berharap dia mau mendengarkan kata-katanya. Bahkan hanya bisa menundukkan wajahnya, dia tidak berani menatap Sehun. Sudah benar-benar membuat Sehun kecewa tetapi apalah dayanya, Lee lebih menyukai Nathan dari pada sehun.
__ADS_1
Karena memang dari awal dia hanya berharap Nathan datang bersama dengan keluarganya untuk melamar dia, itu adalah tujuan awal dan sekarang Nathan sudah ada di sampingnya Lee tidak bisa memilih pria lain selain Nathan. Walaupun Sehun memang tampan tetapi juga Lee tidak mau memisahkan bayinya dengan sang Ayah.
Dia ingin sekali merawat bayinya bersama Nathan berdua, karena memang itu adalah bayi mereka berdua, bayi yang dilahirkan dan jadikan sebuah kebanggaan cinta mereka berdua. Sembilan bulan Lee pertahankan bayi tersebut dan Lee selalu berharap bahwa Nathan akan datang menjemputnya, melamarnya, membawa dia ke pintu pernikahan yang indah dan bahagia.
Tidak ada yang diinginkan selain itu. Tapi kini kedatangan Sehun di kehidupannya, membuat Lee merasa bersalah kepada Sehun. Lee harus berbuat apa kepada pria tersebut. Sehun memang teman yang baik, Sehun memang pria yang tampan, dulu memang Lee sempat menyukai Sehun, tetapi itu jauh sebelum bertemu dengan Nathan. Setelah Lee kamu dengan Nathan, tidak ada lagi pria yang disukainya selain Nathan seorang.
Hubungan Lee dengan Sehun memang selalu baik, tetapi mereka tidak memiliki hubungan romantis. Memang Lee menyukai Sehun dahulu tetapi Lee memendam perasaan itu. Setelah Lee berjumpa dengan Nathan diapun melupakan rasa cintanya untuk Sehun dan benar-benar Nathan merupakan tujuan hidupnya waktu itu, adalah mencari keberadaan Nathan dan membesarkan bayi mereka.
"Kamu tidak usah berbicara seperti itu kepada calon istriku, terserah Lee mau memilih aku ataupun kamu. Lagian banyak wanita lain di dunia ini, sebaiknya kamu mencari wanita lain saja dari pada kamu terus menerus mendendam seperti ini," ucap Nathan sambil menatap Sehun dengan tajam.
"Aku mau wakili calon istriku menjawab semua pertanyaanmu," bentak Nathan kepada Sehun.
"Aku tidak butuh perwakilan, aku hanya butuh Lee yang menjawab semuanya," ucap sehun lantang.
"Kalian berdua brengsek ya! Apa maksud kalian bertengkar di ruangan ini?" bentak Lee Young Joon kepada kedua pria tersebut. Lee Young Joon merasa pusing melihat dua pria itu membuatnya pusing tujuh keliling.
__ADS_1
Nathan dan Sehun dengan segera terdiam, mereka memang takut dengan Lee young Joon karena mau tidak mau Lee Young Joon adalah Kakaknya Lee yang sangat disayangi, otomatis Nathan dan Sehun tidak berani untuk membantah.
"Sekali lagi kalian berbicara lantang dan keras di ruangan ini, aku tidak akan memaafkan kalian berdua, kalian tidak menghargai adikku yang baru saja sembuh. Adikku baru saja bertaruh nyawa enam hari lalu dia baru saja melahirkan dan dia pun mengalami perdarahan dan shok berat sampai mengalami koma selama empat hari dan sekarang dia baru sadar, kalian benar-benar tidak menghargai perjuangan adikku, kalian bertengkar seperti itu, adikku butuh istirahat dia butuh memulihkan tenaganya, operasi sesar itu bukan operasi yang mudah, bekas luka sesar itu rasanya sakit, bergerak pun rasanya sakit, batuk rasanya sakit, dan bahkan jika menangis pun terisak-isak rasanya sakit. Lihatlah Lee sudah meneteskan air matanya!" tutur Lee Young Joon pada kedua pria yang kini berada di hadapannya.
Pria yang selalu saja tidak pernah akur. Pria yang selalu saja memperebutkan Lee Ji An, pria yang benar-benar mencintai Lee Ji An tulus, keduanya menyayangi Lee tanpa pamrih.
"Maafkan aku Sunbae!"ucap Sehun kepada Lee Young Joon sambil menatap mata Lee Young Joon.
"Maafkan aku juga Kak!" ucap Nathan sambil menatap Lee Young Joon.
"Sudah, sekarang kalian diam tidak usah bertengkar lagi! Ayo Lee sekarang katakan di depan kedua pria ini, siapa sebenarnya pria yang kamu pilih, karena Oppa akan mengikuti semua pilihanmu, apa yang membuat kamu bahagia, tidak ada pengekangan ataupun tekanan," kata Lee Young Joon sambil menatap sang adik tercinta yang kini sudah meneteskan air matanya.
"Sehun aku sangat menghargai semua perjuanganmu, kamu selalu bersikap baik kepadaku. Aku tidak tahu harus membalasmu seperti apa. Kamu adalah pria yang baik dan jujur. Aku sangat menyukaimu dan Jujur aku sempat tergoda karenamu, tetapi aku berpikir dua kali, aku tidak pantas bagi pemuda sepertimu, jika menikahi seorang wanita yang sudah ternoda dan memiliki anak dari pria lain, kamu pantas menerima atau bersanding dengan perempuan yang lebih baik daripada aku, atau bahkan perempuan yang masih perawan, bukan perempuan yang sudah ternoda dan memiliki anak seperti aku, keluargamu pasti tidak akan setuju kalaupun aku memilihmu. Aku harap kamu bisa mendapatkan wanita yang lebih baik daripada aku," kata Lee Ji An kepada Sehun. Sehun benar-benar merasa sakit hati mendengar ucapan dari sang kekasih hati, wanita yang sangat dia sayangi menolaknya seperti itu walaupun penolakan itu begitu halus, tetapi Sehun tetap merasakan rasa sakit yang teramat dalam.
🎀🎀🎀
__ADS_1