Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Waktu Berdua


__ADS_3

Kini mereka semua sudah berkumpul di ruangan tamu apartemen milik Lee Ji An. Nathan pun kini pamit untuk pulang ke rumahnya. Dia akan mengantar Nathan sampai ke pintu apartemennya.


"Hati-hati ya di jalan, sampai rumah Jangan lupa telepon," ungkapan Lee Ji An kepada Nathan. Nathan pun tersenyum manis Ia pun langsung mengecup kuning sang kekasih dengan lembut.


"Sayang sebenarnya aku tidak mau berpisah denganmu. Aku ingin mengajakmu pulang ke rumahku. Aku ingin segera meresmikan hubungan kita dan menikah denganmu," ungkap Nathan dengan tatapan yang begitu lembut membuat Lee Ji An benar-benar merasa terbuai olehnya.


"Jika waktu itu tiba. Itu adalah sebuah kebahagiaan untuk kita, aku sangat mengharapkan hal itu, aku ingin segera bersatu denganmu bersama Putra kita juga," ungkap Lee Ji An kepada sang kekasih Nathan benar-benar sangat enggan untuk berpisah saat ini.


"Sayang, aku akan selalu merindukanmu walaupun kita cuma berpisah sebentar, berjanjilah padaku bahwa kamu tidak akan pergi dariku," pinta Nathan kepada Lee Ji An.


Lee Ji An tersenyum lalu langsung memeluk tubuh sang kekasih yang tegap dan gagah itu. Wanita itu menyadari cintanya begitu besar untuk Nathan dan sebaliknya Nathan pun begitu mencintai Lee Ji An. Tetapi saat kini Nathan hendak mengecup bibirnya Lee Ji An tiba-tiba saja sang Ayah keluar dan melihat Nathan dan Lee. Sehingga sepasang kekasih tersebut kini mengurungkan niatnya untuk bisa mengecup bibir masing-masing.


"Sayang aku pergi dulu ya, sampai jumpa besok aku janji besok akan datang lagi ke sini," kata Nathan sambil tersenyum manis Lee Ji An pun mengangguk lalu Nathan pun pergi meninggalkan Lee Ji An.


Ayah datang lalu menghampiri Putri bungsunya.


"Jangan terlalu dekat seperti itu, kamu baru saja melahirkan. Ayah tidak mau kamu sampai mengandung lagi diluar pernikahan untuk kedua kalinya," kata sang Ayah kepada Lee Ji An.


"Tidak Ayah, Lee berjanji tidak akan melakukan itu lagi. Lagian kami berdua akan segera menikah jadi kami akan melakukan hal itu setelah pernikahan," ungkap Lee Ji An kepada sang Ayah, Ayah pun masuk kedalam rumahnya.


"Lee, tunggu dengarkan Ayah dulu," panggil Ayah kepada sang putri.

__ADS_1


"Iya Ayah." Lee berhenti dan menoleh kepada sang Ayah.


"Kamu harus berjanji karena Ayah tidak mempercayaimu, kali ini Ayah takut terjadi sesuatu hal untuk kedua kalinya. Ayah tidak mau kamu sampai mengulangi kesalahanmu. Ayah tidak mau kamu membuat malu keluarga untuk kedua kalinya," perintah sang Ayah kepada putrinya.


"Baiklah Ayah Lee berjanji tidak akan melakukan hal itu bersama Nathan, sebelum pernikahan, dulu Lee sudah berbuat dosa dan telah mencemarkan nama baik keluarga, Lee minta maaf dan Lee janji tidak akan mengulangi hal itu." Lee meminta maaf kepada sang Ayah dengan bersungguh-sungguh kali ini dia akan menjaga diri dari Nathan. Walaupun memang ketika mereka berdekatan mereka tidak bisa berjauhan satu sama lain, dan mereka saling menempel satu sama lain.


"Ayah pegang janjimu Lee, jangan sampai mengecewakan Ayah untuk kedua kalinya. Ayah sudah menerima kamu dan Ryu Jin dengan hati yang ikhlas dan Ayah limpahkan semua kasih sayang Ayah kepada Cucu Ayah, tetapi jika kamu mengulangi hal tersebut maka Ayah mungkin tidak akan memaafkanmu Lee," kata sang Ayah kepada putri kesayangannya.


"Percayalah padaku Ayah. Aku tidak akan melakukan hal itu lagi," Lee Ji An menatap sang Ayah dengan tatapan mata yang penuh dengan rasa bersalah, karena sebagai seorang anak di sudah menjadi anak yang tidak penurut dan membuat malu keluarga besarnya.


Lalu sang Ayah pun mengangguk, setelah itu Lee langsung beristirahat ke dalam kamarnya, ia belum bisa beraktivitas lebih banyak, 8 hari pasca persalinan tubuhnya belum bisa pulih seperti biasanya. Lee harus menyembuhkan tubuhnya selama 40 hari pasca persalinan. Karena itu dia akan lebih banyak beristirahat di rumah.


Di sisi lain kini Nathan sudah masuk ke dalam mobilnya. Dia duduk sambil memejamkan matanya dia enggan sekali untuk berpisah dengan Lee Ji An yg terlihat sangat berat, dan sangat kecewa ketika saat dia mau mengecup sang kekasih ada Ayah mertuanya yang membuatnya enggan dan mengurungkan niatnya untuk mengecup Lee Ji An.


"Ada apa, kamu sepertinya terlihat stres?" tanya Dokter Yuan Chuan kepada Nathan.


"Tidak apa-apa hanya merasa tidak nyaman saja," jawaban Nathan kepada sang sahabat.


"Katakan saja jangan menyimpan semua kesalahanmu sendirian," kata Dokter Yuan dengan menorehkan sebuah senyuman yang manis.


"Keluarga Lee masih belum bisa menerima aku, dan aku sudah tidak sabar ingin segera meresmikan hubunganku bersama Lee. Aku tidak mau terus menerus dianggap pria yang tidak bertanggung jawab seperti itu," kata Nathan tentang sambil menatap Dokter Yuan dengan tatapan yang kosong.

__ADS_1


"Mereka masih marah padamu, itu wajar saja, kamu harus lebih bersabar untuk meraih rasa simpati mereka," kata Dokter Yuan menguatkan hati Nathan.


"Aku ingin memiliki banyak waktu berdua bersama Lee, tanpa ada pengganggu tadi saja kami berdua hanya ingin berciuman tetapi Ayahnya Lee langsung menyusuli keluar dan melihat kami sehingga akupun merasa tidak nyaman," kata Nathan dengan menundukkan wajahnya.


"Kamu butuh waktu berdua, ajak saja Lee ke China, katakan bahwa Lee akan dikenalkan kepada keluarga besarmu di China. Kalian pasti akan banyak waktu berdua di sana,": Dokter Yuan memberikan saran kepada Nathan.


"Benar sekali ya, tapi apakah orang tuanya akan mengijinkan Lee untuk pergi bersamaku ke China?" tanya Nathan kepada Dokter Yuan.


"Mereka pasti akan mengijinkan, karena kan ini menyangkut keluarga besar. Bukankah sebuah kehormatan jika perempuan dikenalkan kepada keluarga pihak laki-laki," kata Dokter Yuan Chuan sambil menolehkan senyumannya.


"Betul juga itu memang sebuah kehormatan tetapi sikap keluarga Lee padaku sungguh dingin, dan membuat aku benar-benar tidak nyaman, jangankan memberikan izin kami ke China, kami berdua pun tidak ada kesempatan," Nathan berkata sambil menghela nafasnya. Pria itu tidak tahu harus bagaimana lagi.


"Kamu coba saja, siapa tahu memang di ijinkan," kata Dokter Yuan.


"Baiklah nanti aku akan bahas ini dulu bersama dengan Lee," ungkap Nathan sambil menatap sang sahabat. Dan dokter Yuan hanya bisa mengangguk saja, pria itu merasa iba pada posisi Nathan saat ini. Karena itu lah Dokter Yuan akan membantu Nathan untuk mendapatkan semua yang Nathan inginkan.


"Semoga saja respon Lee baik ya, aku takut malah Lee sendiri tidak mau ikut bersamaku ke China,"


"Sebaiknya kamu coba saja, dari pada bingung sendirian, alangkah baiknya bertanya," saran Dokter Yuan kepada Nathan. Dan Nathan pun tersenyum dan mengangguk atas saran yang di berikan oleh Dokter Yuan.


🎀🎀🎀

__ADS_1


__ADS_2