Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Drama Keluarga


__ADS_3

"Sayang, ayo bangun. Kita makan malam Sayang. Ibu sudah merasakan banyak makanan untuk Ryu," teriak Lee Ji An dari dapur. Nathan yang sedang mengelus rambut buah hatinya langsung bisa mendengar suara melengking yang sangat khas itu.


"Oke Bu, sebentar Ayah bangunkan Dede dulu," teriak Nathan menjawab ucapan Ryu Jin. Seolah di hutan saja mereka berdua berteriak-teriak karena rumah Nathan itu memang sangat besar, jika tidak berteriak maka tidak akan kedengaran.


"Ryu Sayang, ayo kita bangun, kita makan malam dulu. Cepat-cepat jangan sampai kamu tidur dengan perut kosong," kata Nathan sambil mencoba membangunkan buah hati kesayangannya.


"Tidak mau Ayah, Ryu masih mengantuk," Jagoan kecilnya itu mulai merengek karena tidak mau dibangunkan.


"Ayolah bangun, kita makan dulu ayah janji Ayah besok akan mengajak Ryu ke Dufan, di sini terkenal ada sebuah tempat buat taman bermain anak-anak, yang sangat besar, apa Ryu tidak mau datang ke Dufan, melihat betapa bagusnya permainan dunia Fantasy di Indonesia," kata Nathan sambil mencoba mengiming-imingi putranya agar bangun.


"Dufan itu apa ya, Ryu masih mengantuk?" Anak itu kembali merengek dengan mata yang masih terpejam, sepertinya mata itu begitu lengket untuk dia buka.


"Dufan itu Dunia Fantasi. Taman bermain. Besok kita ke sana, Ryu bisa bermain sesuka hati Ryu, bagaimana?" ajak Nathan kepada Putra semata wayangnya.


"Benarkah, kalau begitu Ryu mau bangun, tapi pengen digendong," anak itu kembali merengek dan akhirnya Nathan tersenyum dengan manis.


"Ayo Ayah gendong Sayang," kata nathan sambil menggendong buah hatinya tercinta.


Dengan segera pria itu keluar dari kamarnya, dan menuju ke ruang makan di lantai bawah. Dari kejauhan terlihat Lee Ji An sedang membuat kan mereka jus jeruk. Nathan merasa sangat hangat tatkala rumahnya di isi oleh Ryu dan Lee, seolah-olah mereka adalah suami istri.


"Ibu masak apa hari ini?" tanya Nathan dengan senyum yang manis kepada istrinya.


"Masak apapun yang pasti itu adalah kesukaan Ryu Jin," jawab Lee Ji An sambil duduk di meja makan, dan mencoba untuk menyodorkan beberapa makanan ke hadapan Nathan dan buah hatinya.


"Ryu masih ngantuk." Anak itu kembali menguap di depan makanan.

__ADS_1


"Ya ampun anak Ibu malas sekali, masa tidur terus dari tadi Sayang, padahal belum mandi. Eh sekarang makan dulu, apa mau Ibu suapin?" tanya Lee Ji An kepada putra kesayangannya.


"Ryu mau disuapin Ayah saja," kata Ryu Jin sambil menatap Nathan dengan tatapan penuh harap.


"Oke baiklah jagoan Ayah, Ayah akan menyuapi Ryu, sini Sayang apapun yang Ryu mau pasti ayah kabulkan," kata Nathan sambil mencoba untuk menyuapi jagoannya makan, Nathan begitu bahagia karena bisa makan malam sehangat ini, bersama keluarga yang paling dia sayang, sayangnya memang kehangatan seperti ini hanya bisa dirasakan dua hari lagi setelah itu mungkin tidak akan ada kehangatan seperti ini lagi.


"Terima Kasih Ayah, Ryu Sayang sekali sama Ayah," ungkap Ryu Jin sambil tersenyum dengan mulut yang penuh dengan makanan, lalu Nathan dan Lee Ji ant pun ikut tertawa karena tingkah lucu buah hati mereka.


🎄🎄🎄


Keesokan harinya mereka langsung berangkat ke taman bermain Dunia Fantasi yang berada di Jakarta. Indonesia memang menyuguhkan taman bermain yang sangat terkenal, dunia fantasi seperti Disneyland. Hari itu Ryu Jin begitu bahagia karena sedari pagi sampai siang dia terus menaiki permainan seperti ontang-anting komedi putar alap-alap dan segala macam tentunya khusus untuk anak kecil.


Lee kini hanya bisa menatap buah hatinya dengan senyum yang manis, membuat dia begitu hangat tatkala melihat kebahagiaan buah hatinya tercinta.


"Kamu bahagia, Sayang?" tanya Nathan dengan senyuman manisnya.


"Kalo aku sangat bahagia, karena ada kalian berdua di sisiku. Terima kasih Sayang sudah menjadi istriku selama di sini," ungkap Nathan sambil mengecup kening Lee dengan lembut, wanita itu pun tersenyum manis karena memang dia pun begitu mencintai Nathan.


Tiba-tiba saja mereka terkejut tatkala melihat Ryu Jin sudah berkenalan dengan orang Cina.


"Ayah Ibu ayo aku kenal kan. Ini namanya Xiao Yu," kata Ryu Jin kepada kedua orangtuanya.


"Halo om tante Aku Xiao Yu," ucap seorang gadis kecil yang begitu cantik, gadis itu berkebangsaan Cina, sangat pintar dan menggemaskan, Ryu Jin langsung akrab dengan gadis itu, tadi mereka berjumpa ketika Si Xiao Yu menangis karena terpisah dari kedua orangtuanya.


"Halo cantik, kemana kedua orangtua kamu sayangi?" tanya Lee Ji An kepada gadis cantik tersebut.

__ADS_1


"Mama dan Papa tidak ada, sepertinya kami tadi terpisah. Om Tante tolong aku. Aku ingin berjumpa dengan Ayah dan Ibu, aku takut," kata Xiao Yu kepada Nathan dan Lee Ji An.


"Tenang saja Xiao Yu ini adalah Ibu dan Ayahku, keluargaku yang paling aku Sayang, mereka pasti akan bisa membantumu," ungkap Ryu Jin kepada Xiao Yu.


"Terima kasih Ryu Jin," kata Xiao Yu.


"Halo Xiao Yu. Om adalah Ayahnya Ryu Jin. Mari Om bantu untuk ke kantor petugas keamanan, ayo Sayang kita kesana dan melapor kepada petugas keamanan, agar segera diumumkan berita kehilangan," tutur Nathan kepada Xiao Yu dan Ryu Jin.


"Terima kasih, Om," kata Xiao Yu dengan senyumannya, gadis kecil itu ketakutan dan beruntung ada Ryu Jin yang menemaninya.


Ryu Jin tidak berhenti mengatakan kepada Xiao Yu bahwa Lee Ji An dan Nathan adalah kedua orangtuanya dan ucapan Ryu Jin itu membuat Nathan dan Lee saling bertatapan. Mereka berdua begitu senang tatkala Ryu Jin mengatakan dan memamerkan mereka sebagai orangtua Ryu Jin.


"Lihatlah Sayang betapa senangnya Ryu Jin memamerkan aku dan kamu sebagai kedua orangtuanya, seperti halnya aku yang sangat bahagia ada dirimu dan Ryu," ungkap Nathan sambil menorehkan senyum yang manis kepada Lee Ji An.


"Andai saja kita bisa bersama Nathan, tetapi Tuhan selalu saja memisahkan kita. Aku tidak tahu kedepannya aku akan seperti apa, karena Tuhan selalu saja memberikan kejutan untuk hidupku," ungkap Lee sambil menundukkan wajahnya, dia merasa sangat sedih harus mengakhiri semua drama keluarga ini. Karena sejujurnya dia pun begitu bahagia bisa memiliki keluarga yang lengkap, seorang suami dan anak yang mereka sayangi.


"Ryu Jin adalah putraku, aku sangat bahagia bahwa kamu adalah Ibu yang melahirkan anakku, wanita yang sangat aku cintai di dunia ini, yang menjadi istriku selama di sini," tangkas Nathan sambil menggenggam tangan Lee Ji An dengan lembut.


Tiba-tiba saja petugas keamanan pun datang dan langsung bertanya-tanya soal Xiao Yu yang kehilangan orangtuanya, dan beruntunglah ternyata orangtua Xiao Yu sudah melapor lebih dahulu, dan akhirnya mereka pun bertemu kembali di kantor keamanan tersebut.


"Terima kasih ya sudah menyelamatkan putri kami, sangat bersyukur karena anda sudah berbaik hati mengantar putriku ke tempat ini," ungkap Ibu Xiao Yu kepada Nathan dan Lee Ji An.


"Sama-sama Nyonya, sebetulnya putra kamilah yang menemukan Xiao Yu, sedang kami hanya mengantar saja," kata Lee Ji An sambil tersenyum manis.


"Benarkah? Ya Tuhan putra kalian sangat pintar. Terima kasih banyak ya Ryu Jin sudah membawa Xiao Yu kepada kedua orangtuamu," ungkap Ibu Xiao Yu kepada Ryu Jin dan anak itu pun hanya tersenyum manis.

__ADS_1


"Semoga keluarga kalian selalu bahagia, selalu diberkati oleh Tuhan, karena kebaikan hati kalian sehingga saya bisa bertemu kembali dengan putri saya."


"Aammin, terimakasih banyak Nyonya," kata Nathan dengan harapan do'a itu bisa di kabulkan oleh Tuhan.


__ADS_2