
"Lantas apakah kamu tahu siapa pria tersebut, pria yang sudah membuat adikku mengejarnya sampai terjatuh seperti itu?" tanya Lee Young Joon kepada Sehun.
"Dia adalah orang yang sudah membuat hidup Lee hancur, itu dia orangnya!" kata Sehun sambil menunjukkan ke arah Nathan yang sedang duduk diam dengan segala kecemasan yang dia rasakan.
"Apa maksudmu?" tanya Lee young Joon pada Sehun, dengan kening yang mengerut, dia masih belum mencerna apa yang dimaksud oleh Sehun barusan.
"Dia adalah pria yang sudah meninggalkan Lee selama sembilan bulan ini, pria itu pria brengs*kk yang sudah membiarkan Lee menderita sendirian mengurus bayinya membesarkan kehamilannya dalam kesepian, lihatlah kak, lihat pria brengs*kk itu dia sedang duduk di sana berpura-pura sedih seperti itu. Aku muak melihat kepura-puraan nya!" kata Sehun sambil memicingkan matanya dan melihat ke arah Nathan di sana.
"Apa?!" Lee Young Joon terkejut mendengar semua yang dikatakan oleh Sehun, bahwa ternyata pria yang selama ini dia cari ada di sini sekarang. Lee Young Joon harus menemuinya dan harus memberi perhitungan kepada pria yang tidak bertanggung jawab itu.
"Itu dia orangnya, orang yang telah meninggalkan Lee dalam kesepian, kesendirian, penderitaan, dan dalam keterasingan, kakak lihat pria itu bahkan sehat dan bugar tetapi selama sembilan bulan, bahkan dia tidak memberikan kabar sedikitpun kepada Lee Ji An. Pergilah ke sana Kak tanyakan kepadanya. Apa maksud dia datang secara tiba-tiba dan membuat semua keadaan menjadi kacau, lebih kacau dari sebelumnya," kata Sehun memanas-manasi dan meracuni pikiran Lee Young joon.
Jelas saja saat itu Lee Young Joon begitu marah kepada Nathan. Amarahnya sekolah sangat memuncak ketika mengetahui bahwa pria yang sudah duduk di seberangnya ternyata adalah pria yang selama ini dicari oleh adiknya. Pria yang sudah menghancurkan hidup adiknya, dan sudah membuat keluarganya menanggung malu.
Dengan segera Lee Young Joon berjalan ke arah Nathan, tanpa menoleh ke kiri dan ke kanan lagi. Dan kini Lee Young Joon sudah berada di hadapan Nathan dengan wajah yang memerah padam, menahan semua amarah dan Gelora dalam jiwanya. Tangannya mengepal dengan kuat dia mengumpulkan semua amarah pada tangannya sehingga kini darahnya suara orang berhenti mengalir sebelum memberikan pelajaran kepada pria yang berada di hadapannya ini.
__ADS_1
Nathan dan Dokter Yuan menyadari kedatangan Lee young Joon. Dengan segera Nathan dan Yuan berdiri, Nathan sedikit menorehkan senyum kepada Yong Joon. Namun tiba-tiba saja tanpa alasan yang pasti Lee Young Joon memberikan sebuah pukulan yang kencang tepat di wajah Nathan.
Bruugh.
Nathan tersungkur terjatuh ke lantai, dengan satu tonjokan saja Nathan rubuh. Bagaimana Nathan tidak rubuh, karena semua tenaga Lee Young Joon pusatkan di kepalan tangannya. Sehingga Nathan yang hanya berdiri tanpa perlindungan, hanya bisa terjatuh dengan seketika dengan satu bogem mentah saja.
"Pria brengs*kk sepertimu tidak pantas berada di sini, Untuk apa kamu menemui adikku, jika hanya untuk membuat adikku berada dalam bahaya!" ucap Lee Young Joon pelan namun penuh dengan penekanan, pria itu memuncak kemarahannya di dalam otak dan pikirannya.
Nathan yang meringis kesakitan kini mencoba bangun dari posisinya, di bantu oleh Yuan yang mencoba membantunya supaya Nathan bisa berdiri kembali. Melihat darah segar sudah menetes dari sudut bibir Nathan. Pria itu merintih kesakitan tetapi dengan segera menorehkan senyum pada sang calon kakak ipar.
"Kakak ipar, siapa Kakak iparmu? Jaga ucapanmu tidak ada Kakak iparmu di sini, dengarkan aku. Aku adalah Lee Young Joon kamu tidak sepantasnya memanggilku dengan sebutan kakak ipar, kedatanganmu kemarin tidak diinginkan. Pergilah sebelum aku memberikan pelajaran yang lebih besar daripada ini!" kata Lee Young Joon kepada Nathan. Lee young joon sungguh mengiris hati Nathan.
Pria itu merasa kalah seketika, ketika dia diusir secara terang-terangan oleh Kakak dari kekasihnya tersebut.
"Kakak tolong maapkanlah aku, aku datang kemari untuk bertanggung jawab, aku akan menikah Lee dengan secepatnya!" ratap Nathan dengan tatapan yang sangat pilu, pria itu berkata dengan mata yang berkaca-kaca. Berharap Lee Young Joon bisa mendengarkan dan mengabulkan keinginannya.
__ADS_1
"Apa-apaan kamu, datang dengan berlagak seperti Pahlawan Kesiangan. Kamu datang setelah keadaan kritis seperti ini. Di mana kamu saat Lee diusir oleh keluarganya. Di mana kamu di saat Lee menderita sendirian karena mencari keberadaanmu, di mana kamu saat Lee membesarkan kehamilan yang sendirian, di mana kamu saat keluarga memusuhinya, disaat Korea mengusirnya, dan kini di saat yang genting seperti ini, tiba-tiba kamu datang bak Pahlawan yang kesiangan, tidak bisa diterima, tidak akan ada maap yang semudah itu. Pergilah sebelum aku memberikan pukulan lebih dari pada ini!" tutur Lee Young Joon mengatakan semuanya kepada Nathan.
"Kakak dengarkan, aku aku sudah berusaha mencari Lee ke mana pun, tetapi aku tidak menemukannya!" bela Nathan saat itu. Nathan mengatakan yang sebenarnya bahwa dia pun mencari keberadaan Lee tetapi sepertinya Joon tidak mempercayai semua ucapan yang dikatakan oleh Nathan.
"Omong kosong semuanya, hanya kebohongan. Pergilah dari sini, aku tidak mau melihat wajahmu!" bentak Lee Young Joon kepada Nathan.
"Tuan apa yang dikatakan oleh temanku ini, semua benar adanya. Bahwa dia mencari keberadaan adik anda ke mana-mana dan aku bisa menjadi saksi tentang keadaan tersebut," kata Dokter Yuan Chuan kepada Lee Young Joon.
"Hei, kamu tidak usah ikut campur dalam urusanku dengan dia, kamu siapa berani menyala perkataanku. Aku tidak akan bisa percaya pada kalian berdua. Cepatlah pergi! Aku tidak mau melihat kamu di sekeliling Lee Ji An lagi!" Lee Young Joon berkata dengan semua amarahnya. Pria itu tidak mau mendengar alasan apapun, karena dia sudah terlanjur marah kepada Nathan yang telah mengabaikan adiknya.
Kim Mi So, Sehun dan Lele kini hanya bisa menonton saja, semuanya benar-benar tidak bisa menyala ucapan Lee Young Joon. Tetapi ada senyum jahat dibalik kejadian tersebut. Sehun merasa dirinya menang karena berhasil membuat Lee Young Joon marah kepada Nathan. Kedatangan Lee Young Joon saat ini membuat Sehun benar-benar tenang.
Karena hanya Lee Young Joonlah yang bisa mengusir Nathan dari sini. Sehun tidak mau Nathan si Pahlawan Kesiangan itu datang merebut hati ini kembali. Lee hanya miliknya Lee hanya untuk Sehun, itu saja yang ada di dalam pikiran Sehun.
Bersambung.
__ADS_1
Kakak jangan lupa like ya.