Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Pertemuan Pertama


__ADS_3

"Bagaimana ini apakah kita antar Nenek dulu, atau antar kamu dulu, Sayang?" kata Nathan bertanya kepada Lee Ji An.


"Antar Nenek terlebih dahulu, biar Nenek cepat beristirahat, lagian apa kamu tidak mau bermain main dengan anak kita," kata Lee Ji An kepada Nathan.


"Betul sekali, aku bahkan belum pernah melihat bayi kita, ya sudah kita antar ini terlebih dahulu, tidak apa-apa kan aku akan mengantar Nenek dahulu setelah itu aku akan melihat baby Ryu Jin?" kata Nathan kepada sang nenek.


"Tidak apa-apa Nathan, sana kamu pergi saja temani Lee Ji An dan rawat bayi kalian berdua, Nenek akan istirahat sebentar di rumah. Nanti pada saat makan malam yang penting kamu pulang, ya," kata nenek Liao kepada cucu kesayangannya. Nathan pun tersenyum dengan manis.


Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di Mansion milik keluarga Liao.


"Lee Sayang Nenek turun dulu ya, nanti kapan-kapan kamu bawa Ryu Jin main ke sini ok," kata sang nenek dengan senyumannya.


"Baiklah Nenek, mohon maaf tidak bisa mampir, untuk saat ini karena sudah tidak kuat dingin menyusui baby rasanya payudara ini sangat kencang dan keras, sangat sakit karena sedari tadi belum di pompa ASI-nya," kata Lee Ji An kepada sang nenek.


"Tidak apa-apa Sayang, cepatlah pulang kasihan bayimu membutuhkan ASI darimu," Nenek Liao tersenyum memberikan izin pada Nathan.


Akhirnya sopir melajukan kendaraan tersebut meninggalkan nenek Liao sendirian. Dan beberapa saat kemudian akhirnya mereka telah sampai di tempat parkir apartemen mereka. Nathan dan Lee Ji An akan segera naik ke lantai 7 untuk segera masuk ke dalam apartemen.


Wanita itu sungguh tidak sabar, ingin segera bertemu dengan buah hatinya. Kalau Nathan sih biasa saja, dia tidak merasakan rindu atau apapun terhadap bayi tersebut, karena Nathan tetap menganggap bayi tersebut adalah bayi adopsi.


Lee Ji An pun masuk dengan menggunakan kunci duplikat, dan terlihat Kim Mi So dan Kim Nana sedang bermain dengan baby Ryu di kamarnya.


"Ryu Jin baby Sayang. Ibu sudah pulang nak, lihatlah Ibu sudah pulang bersama ayah," ucapan Lee Ji An kepada buah hatinya. Nathan segera duduk di ruang tamu dia pun mulai menyalakan televisi. Sedangkan Lee langsung ke kamar melihat bayinya.

__ADS_1


"Kak Lee sudah pulang? Syukurlah kalau baik-baik saja kan?" tanya Kim Nana dengan senyuman manisnya.


"Sudah Nana, Kakak segera pulang kemari karena Kakak harus menyusui baby Ryu, gimana kondisi anaku. Apakah baik-baik saja?"


"Sangat baik kak, apalagi melihat baby Ryu yang seganteng ini, hatiku pun membaik lebih dari pada biasanya," kata Kim Nana sambil memeluk Lee Ji An dengan lembut. Kim Nana memang sudah lama tidak berjumpa dengan Lee Ji An, dia sudah sangat merindukan Kakak sepupunya tersebut.


"Gimana kondisi ayah, sekarang?" tanya Kim Mi So kepada Lee Ji An.


"Ayah baik-baik saja, bersyukurlah tadi ayah sedang tidur, bukan koma," jawab Lee Ji An kepada kakak iparnya.


"Bersyukurlah. Ya sudah ini gendong bayimu, aku mau masak dulu, aku mau masak untuk bekal ke Rumah Sakit, kakakmu dan ibu pasti belum makan," kata Kim Mi So kepada Lee Ji An.


"Baiklah Kakak terima kasih banyak sudah merawat baby-ku dengan baik, selama aku tidak ada," Lee Ji An menorehkan senyum yang manis kepada kakak iparnya.


"Kakak aku mau ikut masak." Kim Nana langsung berlari mengejar Kim Mi So.


"Ayo kita masak, kita harus masak banyak karena buat bekal ke Rumah Sakit juga."


"Kita mau masak apa, Kak?" tanya Kim Nana kepada Kim Mi So.


"Apa saja yang ada di kulkas, kita masak. Tidak perlu membeli bahan yang tidak ada, kita habiskan dulu stok di kulkas baru kita belanja, kamu akan segera menikahkan dengan Dokter Haikal, karena itu kamu harus pintar memasak," kata Kim Mi So sambil menyentuh bahu sang adik sepupu.


"Betul sekali, karena itu aku ingin belajar, eh Kak cepat kita masa sekarang," Kim Nana terlihat begitu bersemangat untuk belajar memasak dari Kim Mi So, karena memang sudah terkenal Kim Mi So itu pintar sekali memasak selain pintar dia pun sangat pintar di bidang lain. Karena itulah Kim Nana ingin berguru kepadanya.

__ADS_1


Di sisi lain Lee sendiri melihat putranya sudah tersenyum kepadanya, bayi yang kecil itu kini menatapnya dengan senyuman. Hati Lee begitu tenang lalu dia pun dengan segera menggendong buah hatinya ke dalam pelukannya.


"Kamu rindu Ibu, Nak. kamu sudah haus? Maafkan Ibu sudah meninggalkan kamu selama beberapa hari ini, tapi ibu membawa ayah ke sini sekarang, jadi kamu bisa bertemu dengan ayah, sebelum itu ayo kamu minum susu dulu ya," kata Lee Ji An kepada Putra kesayangannya, wanita itu dengan segera memberikan air susu buat anaknya yang tercinta.


Ryu Jin begitu senang, dia menyusu dengan sangat lahap, bayi itu sungguh merindukan ibunya, juga menantikan ASI yang diberikan oleh sang ibu. Ryu jin begitu lahap minum semua air susu ibunya. Lee Ji An pun merasakan sebuah kehangatan di dalam hatinya, tatkala semua isapan itu telah dilakukan oleh sang buah hati, membuat payudaranya tidak terasa sakit lagi setelah dihisapp.


Dia begitu senang bisa menyusui buah hatinya seperti ini, air susunya pun terlihat begitu banyak, Lee Ji An begitu menikmati momen-momen menyusui seperti ini. Sampai akhirnya Ryu Jin terlihat kekenyangan, dia begitu bahagia karena putranya bisa menyusu dengan salahap itu.


"Ayo sayangku sekarang kita keluarga, kita bertemu dengan ayah. Bukankah baby Ryu Jin belum pernah digendong ayahkan. Sekarang Baby Ryu bisa digendong oleh ayah, Sayang," kata Lee Ji An dengan senyumannya. Wanita itu lalu membawa bayinya ke ruang tamu, terlihat Nathan sedang asyik menonton televisi, Lee pun duduk disamping Nathan sambil menggendong buah hatinya.


Lee Ji An melihat Nathan lalu melihat ke arah buah hatinya, benar-benar sangat mirip. Nathan belum menyadari bahwa Bayi itu sangat mirip dengannya, Nathan masih terfokus melihat televisi.


"Ayah ini Dedek, Ayah," kata Lee kepada Nathan.


"Hhmmm iya dede," ucap Nathan sambil mengabaikan ucapan Lee, tanpa menoleh sedikitpun, karena dia fokus menonton berita di televisi.


"Ayah! Lihatlah Dede Ayah. Lihat Dede sudah sangat merindukan Ayah. Bukankah Ayah belum pernah bertemu dengan Dedek," kata Lee sekali lagi berharap Nathan akan melihat ke arah putarannya. Nathan akhirnya menoleh kearah Lee, dia tersenyum manis lalu tiba-tiba Nathan pun melihat ke arah bayi yang sedang Lee gendong.


Deg.


Nathan begitu terkejut tatkala dia melihat baby Ryu Jin mirip dengan seseorang yang sangat dia kenal.


🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄

__ADS_1


__ADS_2