Ketika Nathan Bertemu Lee

Ketika Nathan Bertemu Lee
Kecurigaan Nainai (Nenek)


__ADS_3

Nathan kini sudah pulang dari rumah sakit. Dia sedikit membaik dan rasa mual dan muntahnya pun sudah mulai berkurang. Dia tidak muntah terlalu banyak seperti kemarin, namun dia masih belum bisa makan dengan benar. Karena rasa mual masih saja menggeluti tubuhnya.


"Nak, kamu sekarang mau makan apa, biar nenek khusus membuatkan kamu masakan spesial agar kamu bisa makan dengan lahap," tanya Nenek kepada Nathan. Karena Nenek tidak suka Nathan makan begitu sedikit. Nenek sedih melihat cucu kesayangannya kurang makan seperti itu.


"Kalau ada, aku ingin makanan Korea Nek," jawab Nathan kepada sang Nenek.


"Kamu aneh sekali, mana bisa Nenek membuat makanan korea. Nenek hanya bisa membuat makanan Cina.


"Nainai.. bukankah tadi Nainai sendiri yang menawarkan aku, sekarang aku ingin makan makanan korea Nainai, Nainai sendiri yang menolaknya," ucap Nathan dengan wajah yang malas, dia benar-benar malas makan kali ini, dia ingin sekali makan tteokbokki yang pedas.


"Apa itu tteokbokki, bahkan Nenek tidak tahu, Nak?" Nainai benar-benar tidak tahu apa itu tteokbokki. Permintaan Nathan sungguh sangat mengherankan. Kenapa dia menginginkan makanan korea secara tiba-tiba.


"Nainai, ini aku bacakan di google. Tteokbokki adalah penganan Korea berupa tteok dari tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas dan manis. Tteok yang dipakai berbentuk batang atau silinder. Penganan ini merupakan makanan rakyat yang banyak dijual di pojangmacha, gimana Nainai, mengeti tidak?" Tutur Nathan kepada sang nenek sambil membacakan arti tteokbokki dari google-nya.


"Ya ampun Nathan apa kamu benar-benar ngidam, sampai kamu menginginkan masakan korea? Kita ini orang Cina, kita harus makan makanan Cina." Nenek benar-benar mengerutkan keningnya, dia merasa heran kenapa Nathan bersikap sangat aneh minggu-minggu ini.


"Ngidam, apa benar aku ngidam Nek, apa dia hamil. Aku bahkan tidak tahu keberadaannya sekarang," ucap Nathan dalam hatinya, dengan mata yang tertutup, wajahnya berubah menjadi sendu dan suaranya pun terdengar begitu pilu benar-benar merasakan bahwa dia ingin sekali bertemu dengan gadis Korea itu.

__ADS_1


Nathan tidak tahu sekarang kabarnya bagaimana? Apakah benar yang di katakan oleh Nenek bahwa memang dia sedang ngidam? Apakah memang benar gadis itu kini sedang mengandung bayinya? dia bahkan tidak mengetahui hal itu sama sekali.


Nathan tidak tahu siapa dia, pria itu hanya tahu bahwa gadis yang kini berada di dalam pikirannya itu bernama Lee. Kalau sampai benar bahwa gadis itu kini telah mengandung bayinya, maka dia mungkin tidak akan pernah bisa bertemu dengan anaknya sendiri. Nathan kan sudah mencoba mencari keberadaan Lee Ji An, namun tidak membuahkan hasil.


Begitu pula dengan sebaliknya, Lee sudah mencari Nathan tetapi sama-sama tidak membuahkan hasil. Mereka berdua saling memikirkan satu sama lain, Lee memikirkan di mana sekarang keberadaan Nathan. Dan juga Nathan memikirkan di mana Lee Ji An sekarang.


Namun mereka belum bisa di persatukan, takdir telah mempermainkan mereka berdua. Tidak ada satupun harapan yang tidak dikabulkan oleh Tuhan-nya. Sebuah rasa yang muncul di dalam hati pria itu, adalah rasa yang aneh. Bahkan dia sendiri tidak bisa menggambarkan perasaan apa itu.


Mereka bahkan baru berjumpa tetapi kenapa rasanya mereka sudah sangat terikat, begitu erat. Nathan sendiri merasa bahwa kehadiran Lee Ji An memang benar-benar membawa pengaruh besar untuknya. Padahal mereka baru berjumpa satu kali saja. Tapi Nathan tidak pernah membuang Lee Ji An dari pikirannya. Dia selalu berharap suatu saat bisa berjumpa kembali dengan gadis Korea itu.


Jika saatnya tiba, mereka akan berjumpa, di mana sebuah hati akan bersatu, maka di sana akan ada sebuah rasa, yang bernama cinta. Tidak perlu mempertanyakan cinta itu apa, tetapi cinta itu akan hadir secara tiba-tiba di dalam hati mereka berdua.


Nathan sempat terpikir mungkin saja memang gadis itu telah mengandung bayinya saat ini. Karena itu setelah dia sembuh dia akan berusaha mencari keberadaan Lee Ji An. Pikirannya benar-benar melayang Entah Kemana, dia benar-benar tidak bisa berpikir apa-apa lagi selain memikirkan gadis yang bernama Lee.


"Lee kamu dimana?" Nathan berkata di dasar hatinya. Dia benar-benar ingin menemukan gadis itu. Nathan penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh sang nenek. Apakah benar dia sedang mengidam saat ini? apakah benar gadis itu sedang mengandung bayinya? Semua pertanyaan sudah menumpuk di dalam kepalanya. Dia ingin segera sembuh dan mencari ke seluruh pelosok Dunia keberadaan wanita itu.


"Fu yung hay, bakcang, bakpao, Kamu mau pilih yang mana? akan segera Nenek buatkan saat ini juga," ucapan sang Nenek benar-benar memecahkan lamunan Nathan. Pria itu melihat kearah sang Nenek lalu menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Aku mau tteokbokki, Nainai," Saut Nathan benar-benar membuat Nenek berdecak. Neneknya menghela nafas begitu berat melihat tingkah aneh sang cucu.


"Nathan siapa gadis itu? siapa gadis yang tengah mengandung bayi mu?" Kata Nenek dengan kening yang mengerut dan mencoba untuk bertanya kepada cucunya. Karena sikap sang cucu memang benar-benar aneh, memang seperti sebuah keturunan.


Setiap keluarga Nathan hamil pasti sang suamilah yang mengalami ngidam tersebut, termasuk Ayah Nathan sendiri dulu mengalami ngidam seperti apa yang dialami oleh Nathan saat ini, karena itu Nenek benar-benar curiga bahwa Nathan telah menghamili seorang gadis.


"Apa maksud Nenek, mana Nathan tahu dia hamil atau tidak?"


"Tanyakan padanya apa di hamil atau tidak, jangan-jangan benar dia sedang mengandung bayi kamu?" Ucap Nenek dengan sedikit lantang. Membuat Nathan terkejut karena Nenek berbicara agak keras.


"Nainai, kamu membentak aku seperti itu?" Nathan mengerutkan keningnya melihat kearah sang Nenek.


"Katakan saja siapa dia, marganya apa, rumahnya di mana? Ayo kita cari dia dan tanyakan apa benar dia sedang mengandung bayimu, kamu tidak tahu hal itu, tapi sudah berbuat dosa." Nenek terlihat begitu kesal kepada cucunya.


"Nek aku memang pernah berhubungan dengan dia, sebulan yang lalu, dia adalah gadis dari Korea Selatan, namanya Lee Ji an, Dia kuliah di Beijing tetapi sekarang bahkan Nathan tidak bisa menemuinya sama sekali, dia menghilang bagaikan di telan Bumi.


Nathan sudah mencoba mencarinya di seluruh kota, tapi tidak di temukan Nathan pun sudah menyuruh orang mencari dia di Korea, tapi dia tidak ada di Korea Selatan. Nathan ingin bertanggung jawab atas apa yang Nathan lakukan padanya. Tetapi dia menghilang nek," tutur Nathan dengan mata yang sendu Ia mengakui kesalahannya kepada sang Nenek, Nenek begitu terkejut mendengar semua Pengakuan dari cucu kesayangannya.

__ADS_1


Bersambung🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


__ADS_2