Keturunan Ke Tujuh

Keturunan Ke Tujuh
Masa Lalu


__ADS_3

Te Apoyo dan Nicholas tiba di negara tempat Te Espere berada. Lalu menghubungi Malika dan Tomi. Mereka mencoba mencari dari awal, dimulai dari tempat terakhir Te Espere terlihat.


Te Apoyo tetap gagal menemukan keberadaan Te Espere. Lalu ia ingat kalau Alicia juga berada di negara tersebut. Karena ia sendiri yang mengantarnya. Tapi Alicia tidak bisa dihubungi, karena ia sekarang berada di rumah duka.


Te Apoyo mendatangi rumah duka tersebut bersama Nicholas dan Malika serta Tomi. Melihat kedatangan mereka Alicia terkejut. Dan lebih terkejut lagi mendengar kabar hilangnya Te Espere. Ia menjadi bingung antara mencari Te Espere atau meninggalkan rumah duka tempat sahabat kecilnya berbaring.


Menurut keterangan dokter, sahabat kecil Alicia mengalami gangguan pada jantungnya dan ia mengalami kelelahan. Serta kurang tidur selama beberapa hari terakhir. Dan ia juga dinyatakan mengalami stress. Dengan keterangan dari dokter orang tua sahabat Alicia tidak satu pun yang menyalahkan Alicia.


Melihat orang tua angkat sahabat kecilnya membuat Alicia ragu. Tapi kemudian mengingat Te Espere bisa dalam bahaya, ia pun dengan berat hati meminta ijin untuk permisi ke luar. Lalu mengikuti Te Apoyo dan yang lainnya untuk mencari Te Espere.


Sementara di ruangan tempat Te Espere berada, orang yang membuat putri Dion itu pingsan sedang mengucapkan mantra. Dan orang-orang yang berada di ruangan tempat para mahasiswa diikat juga melakukan ritual.


Mereka menorehkan luka pada leher tiap para mahasiswa dan menampung darah yang keluar dari nadi para mahasiswa tersebut. Lalu darah itu diteteskan ke sebuah guci yang berisi debu. Perlahan tubuh semu orang yang membuat Te Espere pingsan menjadi memiliki raga.


Dan dari darah ketujuh mahasiswa tersebut, raga orang yang berada satu ruangan dengan Te Espere menjadi utuh. Dan ia siap melakukan rencana selanjutnya. Menanamkan benih pada Te Espere, agar ia bisa memiliki keturunan.


Mulanya ia hanya ingin mengumpulkan setiap gadis yang bisa melihat hari akhir dan mengambil kembali kekuatan yang ia berikan. Tapi setelah jumlah mereka berkurang, ia justru berpikir untuk memiliki keturunannya sendiri.


Ia melihat cincin yang masih melingkar di jari manis Te Espere yang terkena ilusi tidur punjangnya. Lalu orang itu melepaskan cincin tersebut. Saat cincin itu terlepas, cincin tersebut mengeluarkan cahaya.


Di tempat berbeda, cincin yang dikenakan Nicholas juga bercahaya. Dan hanya Nicholas yang bisa melihat cahaya tersebut. Yang mengarah ke suatu tempat. Tanpa pikir panjang Nicholas mengajak yang lainnya untuk mengikutinya.


Setelah cincin Te Espere dilepas orang yang sudah memiliki raga yang utuh tersebut mulai menyentuh Te Espere. Dan saat ingin menyentuh ke bagian yang penting, sesosok arwah datang menghalanginya. Dia adalah arwah yang terlama bersemayam di raga Te Espere.

__ADS_1


"Huh! Ternyata kau! Dasar! Keturunan sang ratu yang meminta kekutan padaku kini benar-benar jadi pemberontak semua!" umpatnya kesal.


"¡No puedes hacerlo!" teriak roh wanita tersebut.


Lalu roh wanita tersebut mencoba menyadarkan Te Espere dengan merasuki raga Te Espere. Tapi Te Espere belum bisa bangun. Akhirnya roh wanita itu mencoba membawa lari raga Te Espere dari tempat itu. Namun dihalangi orang tersebut.


Dan mereka pun bertarung. Tapi roh wanita tersebut tidak bisa menghalangi lebih lama lagi. Hingga akhirnya rohnya terhisap ke dalam tubuh orang yang hendak menyentuh Te Espere.


Setelah itu tubuh Te Espere dibaringkan kembali ke atas ranjang. Dan ketika hendak membuahinya, terdengar teriakan dari luar. Nicholas dan Tomi sedang bertarung dengan para manusia penyembah kegelapan.


Sedangkan Te Apoyo, Alicia dan Malika bertarung melawan para roh jahat. Setelah mereka berhasil mengalahkan orang-orang penyembah kegelapan dan para roh jahat. Mereka akhirnya masuk ke dalam ruangan tempat Te Espere berada.


*Prok! Prok! Prok!


"Luar biasa," ucap orang tersebut sambil bertepuk tangan menyambut ke lima tamu yang tidak diundang tersebut.


Namun dengan jentikan jari, Te Espere bangun dari tempat tidur dan duduk di tempat tidur tersebut. Orang yang membawa Te Espere ke tempat itu langsung memeluk Te Espere yang turun dari tempat tidur. Lalu membisikkannya sebuah kata.


"Töten!"


Te Espere pun bergerak ke arah ke empat orang tersebut. Te Apoyo menyambutnya dengan gembira. Tapi setelah jarak mereka sudah dekat. Te Espere mencekik Te Apoyo. Ketiga yang lainya mencoba melepaskan cekikian Te Espere pada Te Apoyo.


Namun Te Espere mendorong mereka semua secara bersamaan. Dan terbenturlah mereka ke dinding ruangan tersebut.

__ADS_1


"Sayangku, bawakan aku darah asli keturunan langsung sang ratu yang haus kekuasaan itu!" ujar orang tersebut, mengarahkan telunjuknya pada Alicia.


Tanpa banyak bertanya Te Espere melangkah mendekati Alicia. Lalu Te Espere menarik rambut Alicia ke hadapan orang yang memberinya ilusi. Orang tersebut sangat senang dan bertepuk tangan. Lalu ia memdekati Te Espere dan mencium bibir Te Espere di hadapan mereka semua.


"Kerja bagus," ujar orang itu.


"Siapa kau sebenarnya?!" tanya Alicia pada orang yang mengerakkan tubuh Te Espere dengan ilusi.


"Apakah itu penting sekarang, para penghianat!" tariah orang tersebut.


"Aku tidak menyangka keturunan murni dari sang ratu masih ada. Aku senang sekali melihatmu, dengan begitu aku bisa mengambil kembali kekuatanku yang aku berikan pada garis keturunan sang ratu turun-temurun!" ujarnya panjang lebar.


Lalu ia pun mendekati Alicia. Dan Alicia mencoba melawan. Secepat yang ia bisa, Alicia menggunakan kekuatannya untuk mencoba menghabisi orang itu dari jarak dekat.


"Oh wow, luar biasa, kau sudah bisa memiliki kekuatan sebesar itu. Tapi itu tidak cukup kuat untuk menghabisiku. Meski kini kemampuanku hanya tersisa setengah," ujar orang tersebut.


"Apa kamu tahu, dari siapa kekuatan kalian itu berasal?! Itu semua berasal dariku, Oscuridad! Akulah sang penguasa kegelapan!" ujar orang tersebut.


Oscuridad adalah manusia dari jaman lampau yang memiliki kekuatan yang tidak tertandingi. Yang jatuh cinta pada seorang gadis bernama Primavera namun gadis itu mencintai orang lain yaitu Sol.


Sol dan Primavera ditakdirkan bersama sejak mereka lahir. Dan mereka menguasai wilayah bagian timur. Sementara Oscuridad menguasai bagian barat. Rasa ingin memiliki Primavera membuat Oscuridad gelap mata, dan menyerang wilayah timur. Tapi ia kalah.


Akhirnya ia mencari cara lain untuk menghancurkan bagian timur. Dengan menghasut negara-negara bagian barat untuk bersatu meruntuhkan negara-negara bagian timur satu persatu.

__ADS_1


Salah satu kerajaan barat dikuasai oleh ratu yang kejam yang tergila-gila pada Sol. Dan dengan kekuatannya ia berhasil menaklukkan negara-negara timur. Dan saat ia hendak membunuh Primevera ia juga tanpa sengaja membunuh Sol dengan busurnya.


Bersambung...


__ADS_2