
Oscuridad yang merasa kehilangan atas kepergian Primavera, membunuh setiap pria yang ia temui dan menikmati tubuh para gadis yang ia jumpai dari kerajaan wilayah timur. Namun ia tidak pernah merasa puas. Dan akhirnya ia menjadi semakin tidak berperasaan.
Menyiksa setiap orang yang ia temui di wilayah-wilayah kerajaan timur. Menikmati tiap jeritan dan rasa sakit setiap orang yang ia jadikan seperti mainan. Menguliti mereka seperti mengupas kulit apel dan mengiris tiap bagiannya seperti kentang.
Tiap tetes air mata dan darah yang mengalir dari tubuh para korban, menyatu dengan alam semesta. Roh para korban kebiadapan Oscuridad menuntut balas. Air mata mereka berubah menjadi hujan badai. Teriakan mereka menjadi kilat dan gemuruh.
Istana kerajaan barat porak poranda. Tapi Oscuridad tetap saja pongah dan menantang kekuatan alam semesta. Ia menaiki puncak gunung tertinggi. Dan dengan angkuhnya menertawakan alam semesta yang tidak bisa merenggut nyawanya.
Hujan pun berhenti, penduduk kerajaan barat merasa lega setelah topan badai menjadi reda. Dan Oscuridad mengepalkan tinjunya. Lalu mengarahkannya ke langit.
"Aku! Oscuridad, penguasa dunia ini, tidak ada kekuatan mana pun yang mampu menaklukkanku!" ujarnya lalu ia menekuk satu lututnya.
Dan kemudian ia meninju tanah tempatnya berpijak. Untuk memamerkan kekuatannya. Tanah itu pun retak, perlahan-lahan retakannya semakin dalam. Oscuridad kebingungan. Kemana pun kakinya melangkah, tanah yang ia pijak retak dan menjadi seperti lumpur.
Oscuridad akhirnya memilih meninggalkan puncak gunung tersebut. Tapi tanah yang ia pijak terus saja menjadi lebih rendah dari bagian yang lainnya. Semakin cepat ia berlari retakan di tanah makin melebar dan membentuk lingkaran.
Akhirnya Oscuridad seperti berada di dalam sebuah kawah. Dan dari dalam tanah mengalir darah para korban kebiadabannya. Dan membentuk genangan darah yang semakin lama semakin dalam. Darah itu perlahan-lahan terlihat mengeluarkan asap dan lambat laun muncul percikan api. Dan akhirnya berubah menjadi lahar panas.
Oscuridad kesulitan menggerakkan kakinya seolah tanah yang ia pijak menghisap tubuhnya. Darah para korban yang menuntut balas yang telah menjadi lahar panas, mengalir ke arahnya.
Perlahan-lahan lahar itu membakar tubuhnya mulai dari kaki. Oscuridad merasakan rasa sakit yang tiada tara pada kakinya. Ia tetap berusaha lari, hingga akhirnya ia tidak bisa menggerakkan kakinya lagi. Tubuhnya perlahan-lahan musnah dilahap lahar panas tersebut.
__ADS_1
Dan tanah di puncak gunung yang sempat menjadi kawah, berangsur-anggsur bergerak menimbun lahar panas tersebut. Dan gunung tersebut kembali ke bentuk semula.
Kerajaan barat yang porak-poranda, mengalami masa kelam. Selama tujuh generasi mereka harus membangun kerajaan mereka dari awal. Sedangkan penduduk dari wilayah kerajaan timur yang jumlahnya tinggal sedikit, harus hidup berkelana. Mereka melarikan diri ke hutan di wilayah utara.
Setelah melewati masa kelam lahirlah seorang bayi laki-laki dari seorang peramal. Bayi yang lahir di saat terjadinya gerhana matahari. Dan diberi nama Kuro. Yang tumbuh menjadi sosok yang tampan, kuat dan pintar. Namun sayangnya dia tidak memiliki rasa kasih dalam dirinya.
Sejak kecil ia sudah suka menyiksa binatang kecil. Membagi-bagi tubuh mereka dan menatanya dengan berbaris. Ia suka melihat jasad yang tewas mengenaskan. Dan itu pula sebabnya ia suka menyaksikan proses eksekusi hukuman gantung di muka umum.
Ia memiliki tubuh yang kuat membuatnya dengan mudah masuk ke dalam kemiliteran dan menjadi prajurit kerajaan. Dan kemahirannya dalam mengatur siasat perang membuat pasukan yang dia pimpin selalu menang.
Hingga suatu hari ia mengalami kekalahan saat melawan pasukan yang dipimpin oleh seorang wanita. Ia terlalu menganggap remeh wanita tersebut. Hingga pasukannya terpukul mundur. Dan membuat Kuro melarikan diri ke atas puncak gunung.
Di sana ia bertemu dengan roh Oscuridad. Kuro terkejut saat pertama kali melihat roh Oscuridad di gunung. Mereka memiliki wajah yang mirip. Roh Oscuridad menawarkan bantuan. Tapi dengan satu syarat, yaitu Kuro harus menyerahkan tubuhnya pada roh Oscuridad.
Kemenangan tersebut membuat Kuro mendapatkan kesempatan menikahi seorang putri. Dan ia membunuh ayah dari putri tersebut untuk naik tahta. Dan dengan menggunakan kekuatan Oscuridad seluruh dunia takhluk padanya. Ia dikenal sebagai raja berhati dingin.
Oscuridad meninggalkan raga Kuro dan membiarkannya menikmati kehidupannya yang damai untuk sesaat. Karena Oscuridad menjadi iri setelah melihat Kuro menikmati hidupnya.
Muncullah niatnya untuk mempermaikan nasib setiap orang yang berhati tamak. Ia merasuki setiap pemuda yang haus akan kekuasaan. Yang rela melakukan apa saja demi jabatan. Dan hal itu membuat Oscuridad semakin bertambah kuat, karena kekutan rohnya berpengaruh pada tiap raga yang ia tempati.
Setelah berhasil mengangkat derajat seorang pemuda, Oscuridad merayu mereka untuk melakukan hal yang lebih kejam. Dan menjanjikan mereka kedudukan tertinggi. Tapi setelah mereka memiliki banyak musuh ia akan meninggalkan mereka begitu saja.
__ADS_1
Hingga akhirnya para pemuda itu mendapat hukuman yang setimpal saat mereka dirasuki oleh Oscuridad. Hal itu membuat roh mereka memiliki dendam yang sangat besar pada orang-orang yang telah menghukum mereka.
Dan lagi-lagi Oscuridad menghasut mereka untuk membalas perbuatan orang-orang yang menghukum mereka. Dan memberikan mereka kekuatannya untuk membalas perbuatan orang-orang yang menghukum mereka.
Oscuridad yang memiliki kemampuan baru akhirnya mampu menghisap para roh yang penuh kebencian tersebut. Dan setelah roh mereka menyatu dengan roh Oscuridad maka roh Oscuridad semakin lama semakin kuat.
Dan kini roh Oscuridad mampu membuat tubuh ilusi. Dengan tubuh ilusi tersebut ia menjadi seseorang seperti pada umumnya. Ia mendatangi sebuah kerajaan kecil. Yang dipimpin oleh seorang wanita. Setelah suaminya meninggal saat perang melawan Kuro.
Oscuridad menawarkan diri untuk membantu ratu tersebut untuk mendapatkan kejayaanya kembali. Sedikit demi sedikit, Oscuridad membuktikan kalau ia mampu memimpin pasukan. Dan meyakinkan sang ratu kalau mereka bisa melawan pasukan Kuro.
Ratu itu setuju. Tapi ternyata Oscuridad hanya mempermainkannya. Setelah berhasil menaklukkan banyak pasukan Kuro, Oscuridad berpura-pura mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia.
Ditengah ke galutannya sang ratu yang putus asa di datangi oleh roh Oscuridad melalui mimpi. Dalam wujud tubuh ilusi yang ia ciptakan. Dan mengatakan pada ratu tersebut untuk pergi ke puncak gunung lalu membuat sumpah pada penguasa kegelapan.
Bahwa setiap anak perempuan pertama dari garis keturunannya hanya akan menjadi pasangan penguasa kegelapan. Dan untuk membuktikan janjinya ia harus lebih dahulu memberikan kurban. Yaitu darah tujuh bayi yang belum bisa merangkak.
Setelah terbangun dari mimpi tersebut, sang ratu mengikuti saran tersebut. Meski awalnya ia ragu. Tapi karena merasa tidak ada pilihan ia pun melakukannya. Ia menyuruh para prajuritnya mengambil bayi-bayi yang baru lahir. Dan membawanya ke atas gunung.
Lalu membuat ritual dengan mempersembahkan darah ke tujuh bayi. Dan roh Oscuridad membuat sebuah pedang dari darah para bayi itu lalu masuk ke dalam pedang tersebut. Dengan pedang itulah sang ratu berhasil membunuh raja Kuro.
Dan sesuai janjinya. Setelah ia memenangkan peperangan, ia menikah kembali dan melahirkan seorang putri. Putri itu ia kurung di dalam sebuah menara, sehingga tidak ada seorang pria pun yang bisa melihatnya.
__ADS_1
Bersambung...---