
Di tempat kerja Dion sedang menikmati santap siangnya, beberapa wanita memandanginya, mereka tertarik pada pria tampan yang bekerja di pabrik tempat mereka bekerja.
Dion tidak memperdulikan hal tersebut. Dia juga harus terbiasa dengan pandangan roh wanita yang mencoba menggodanya dengan penampilan mereka yang menyeramkan.
Dan Lina yang sudah lama membuka usaha dengan modal dari Ros kini sudah bisa melunasi hutang-hutangnya. Ros juga sering berkunjung bersama anak-anaknya. Beruntungnya anak-anak Ros merasa nyaman berada dekat dengan Teresia. Tapi jika Teresia sedang dikuasai roh wanita yang sudah lama berada di tubuhnya, anak-anak Ros akan menjerit ketakutan saat melihatnya.
Hal itu kadang membuat Ros bingung, jika tidak bertemu dengan putri Lina anak-anaknya akan minta bertemu dengan anak perempuan itu. Tapi jika sudah bertemu terkadang mereka ketakutan seperti saat ini.
"Mami...!" teriak mereka menangis.
"Teresia, jangan menakuti adik-adikmu," ujar Lina.
"No me gustan los niños!" kata Teresia dengan mata mendelik.
Lina heran dengan tingkah Teresia, dan dia tidak paham sama sekali dengan ucapan yang dilontarkan oleh Teresia. Dan jika sudah demikian ia akan menjauhkan Teresia dari anak-anak Ros. Sementara Ros hanya bisa memakluminya. Sebab ia mengetahui, tentang keadaan tubuh Teresia yang dihuni oleh roh jahat.
Teresia hanya bisa belajar dari rumah, memang mengeluarkan biaya yang cukup banyak, tapi Lina cukup senang. Sebab Teresia jadi lebih sering berhenti mengocehkan hal-hal yang 'tidak penting' menurut Lina.
Sebab pada saat Teresia sedang fokus pada pelajarannya roh wanita yang ada di raganya akan tertidur.
Roh ini unik, biasanya roh yang masuk ke dalam tubuh Teresia akan lenyap setelah beberapa hari di tubuhnya. Tapi roh yang satu ini tetap bisa bertahan. Dan anehnya, setiap kali roh jahat melihat Teresia, mereka selalu tertarik untuk menguasainya. Walau pada akhirnya hanya dengan mendekat saja, mereka pun akan terhisap oleh tubuh Teresia.
Lina sebenarnya khawatir dengan kondisi kejiwaan Teresia. Kadang ia terlihat sangat lemah, namun kadang ia bisa terlihat sangat kuat.
Suatu hari ia pernah diganggu oleh teman sekelasnya. Tubuhnya yang lemah tiba-tiba bisa mendorong anak yang berat badannya tiga kali lipat darinya. Dan setelah itu ia akan mengucapkan kata-kata yang aneh dan tertawa sendirian.
__ADS_1
Jika saja saat itu tidak ada guru yang datang melerai, maka bisa dipastikan anak yang menjahili Teresia tentu sudah tiada sekarang. Bahkan guru-guru yang memegangi Teresia ikut terluka. Dan ia menjadi tenang setelah Lina datang ke sekolah. Karena dipanggil oleh seorang guru yang merupakan wali kelas Teresia.
Sejak saat itu Teresia dijauhi oleh siapapun, dan guru-guru menyarankan agar Teresia di bawa ke R**SJ. Lina tidak punya pilihan. Akhirnya Teresia belajar di rumah. Sebab jika tidak melakukan apa-apa, teresia sering berteriak seperti orang yang kesakitan.Dan Lina tidak tau kalau yang kesakitan adalah para arwah yang merasuki tubuh Teresia.
"Lina, aku punya kenalan yang bisa menyembuhkan Teresia. Dia punya ilmu kebatinan yang tinggi. Coba kita bawa dia ke sana untuk berobat," ujar Ros.
"Benarkah di mana tempatnya? Haruskah kita yang datang? Tidak bisakah kalau ia yang kemari," ujar Lina, ia cemas membawa putrinya keluar. Teresia kadang suka tidak terkontrol bila di dekat orang lain.
"Entahlah, mungkin aku akan coba menghubungi temanku, ia yang tau nomor paranormal itu," kata Ros.
Ros sudah menganggap Teresia seperti anaknya sendiri. Dan uniknya Teresia yang sedang emosi atau dirasuki tidak berani melukainya. Sebab bagi Teresia sendiri, Ros sudah seperti mamanya. Jadi jika roh-roh ditubuhnya terbangun dan mengamuk, mereka tetap tidak bisa mengunakan tubuh Teresia untuk melukai Ros dan anak-anaknya.
Tapi tidak mungkin Teresia hanya diam terus di rumah. Ada kalanya atau mungkin suatu hari ia harus keluar. Dan untuk itulah Lina masih mencari cara menyembuhkan Teresia, secara medis mau pun non medis.
"Ternyata kita harus membawanya ke sana," ujar Ros kemudian.
Lina berpikir sejenak.
"Baiklah kalau begitu, asalkan putriku bisa sembuh aku akan lakukan apa saja," ucap Lina kemudian.
Keesokan harinya mereka membawa Teresia berobat ke paranormal tersebut. Ia melihat banyak roh jahat bersemayam di tubuh putri Lina. Tapi anehnya putri Lina tampak tenang. Hanya saja ia semakin pucat dan menyeramkan. Sebab semakin banyak roh jahat yang menumpang di tubuhnya.
Ia berusaha untuk membantu mengeluarkan roh jahat dari tubuh Teresia, tapi justru itu membuat para arwah semakin kesakitan. Sebab semakin kuat roh jahat itu di tarik keluar dari raga Teresia, semakin kuat pula raganya menghisap roh jahat tersebut.
"Aku tidak sanggup menangani masalah ini," katanya menyerah.
__ADS_1
"Tolonglah pak, putriku sudah lama menderita," ucap Lina memohon.
Paranormal itu membaca mantra lalu membuat ramalan. Dan kemudia mengatakan kalau Teresia dapat sembuh jika ia tinggal di rumah yang memiliki kutup yang berlawanan dengannya. "Ia harus dinikahkan dengan seorang laki-laki yang memiliki tanggal lahir dan bulan lahir ke delapan. Dan ia harus lahir di saat bulan purnama," tutur paranormal tersebut.
"Itu tidak mungkin, putriku belum cukup umur untuk menikah, dan lagi pula siapa yang akan mau menikah dengannya, jika kondisinya seperti ini?" keluh Lina.
"Kalau masalah pernikahan cukup dengan mereka melakukan ritual tukar cincin. Dan kemudian putrimu akan tinggal dengan keluarga laki-laki tersebut. Tapi jika mencari siapa laki-laki tersebut, bapak tidak bisa bantu nak," ujar paranormal tersebut.
"Dan bagaimana kami tau kalau anak laki-laki itu lahir di saat bulan purnama? Mungkin orang tua anak tersebut juga pasti tidak akan tau."
"Baiklah, ada satu cara lagi, cari satu keluarga yang memiliki tiga putra dan tidak memiliki seorang putri pun. Lalu pilih salah satu dari mereka yang akan melakukan ritual tukar cincin dengan putrimu. Dan biarkan putrimu tinggal dengan mereka, sampai putrimu sembuh total," usul paranormal tersebut.
"Mana mungkin aku membiarkan putriku tinggal dengan orang lain. Sementara berjauhan denganku saja dia bisa-bisa lepas kendali," tutur Lina.
"Nak setiap hal pasti ada resikonya, dan setiap masalah tidak mungkin solusinya berasal dari aku semua," kesal paranormal tersebut.
Akhirnya, Lina dan Ros membawa Teresia pulang. Saat di perjalanan mereka memikirkan siapa yang memiliki syarat yang disanankan tersebut. Walau terdengar tidak masuk akal setidaknya Lina ingin mencoba.
Keesokan harinya Ros menelepon Lina.
"Lina, aku menemukan keluarga yang cocok untuk Teresia," ucap Ros di seberang panggilan.
"Benarkah? Lalu apa mereka setuju dengan syaratnya? Apa putranya mau menikah atau setidaknya bertukar cincin seperti yang paranormal itu katakan?" tanya Lina bertubi-tubi pada Ros.
Bersambung...
__ADS_1