
Namun bagaimana dengan kasus hilangnya Lina?
Polisi menemukan ponsel yang menyimpan sebuah percakapan, rekaman tentang rencana penculikan Lina. Dan bagaimana cara untuk melenyapkan istri Dion tanpa meninggalkan jejak.
Serta tentang foto-foto yang dikirim ke rumah Dion melalui sebuah paket. Polisi juga menemukan bukti transfer dari nomor rekening tertentu, sejumlah uang yang disebutkan dalam rekaman itu.Dan saat ditelusuri ternyata rekening itu dibuat dengan menggunakan data orang yang sudah tiada.
Dion yakin kalau suara yang ada di dalam rekaman tersebut adalah suara tantenya. Namun bukti itu tidak cukup kuat untuk menjebloskannya ke penjara. Dengan menyewa pengacara yang hebat, tante Dion lolos dari jerat hukum.
Namun Dion tidak melepaskannya begitu saja, ia menyuruh seseorang untuk memata-matai tantenya. Dan berharap Lina masih hidup dan disembunyikan di suatu tempat.
Meski telah membuntuti tantenya, orang suruhan Dion masih belum berhasil menemukan lokasi Lina disembunyikan. Karena pada kenyataannya istrinya tidak di ketahui oleh siapa pun kecuali wanita paruh baya yang pernah memperingatkan Lina di toko tas anyaman.
Sudah cukup lama Lina tinggal dengan wanita tersebut, dan hubungan mereka sudah seperti ibu dan putrinya. Dan hal yang membuat Lina merasa kalau ia terlindungi adalah kemampuan wanita paruh baya itu sanggup menghalau roh jahat yang mengganggunya.
Meski Lina sudah menghafalkan mantra untuk menghalau roh halus yang mengganggunya namun mantra itu sama sekali tidak berfungsi. Mantra itu berfungsi jika itu diucakap oleh wanita paruh baya tersebut.
Lina memanggilnya dengan panggilan bibi Mery. Ia membantu wanita tersebut memilah barang rongsokan yang dibawa pulang. Hidup dalam kesederhanaan tidak membuat Lina berkecil hati. Setidaknya ia merasa menemukan sosok ibu pada wanita tersebut.
Tapi kemudian pemilik tanah tempat bibi Mery mendirikan gubuknya menjual lahannya untuk dijadikan restoran. Mau tidak mau mereka harus meninggalkan tempat itu. Dengan sedikit tabungan mereka menyewa sebuah kamar kecil di sebuah perumahan yang kumuh.
__ADS_1
Lokasinya sangat sepi, jika saja mereka punya uang yang cukup, tentunya mereka tidak akan tinggal di situ. Di mana tempat itu cukup jauh dari jalan umum. Bibi Mery juga sering kewalahan menghadapi para pengganggu yang tidak kasat mata. Tapi dihadapan Lina ia selalu bersikap seolah mereka para pengganggu tersebut bukanlah tandingannya.
Di usia kandungan Lina yang ke delapan bulan ia di serang oleh beberapa mahluk halus. Bibi Mary sampai kewalahan di buatnya. Jumlah mereka yang terus bertambah cukup sulit untuk di hadapi. Dan Lina juga mengalami pendarahan.
Beruntung akhirnya Lina berhasil dibawa ke sebuah rumah sakit terdekat untuk proses kelahirannya. Para mahluk halus itu terus menghalangi Lina untuk melahirkan secara normal. Sehingga dokter yang menanganinya mengatakan kalau Lina hanya bisa melahirkan jika di operasi. Apalagi kini Lina sudah kehilangan kesadarannya.
Tentu mendengar kata operasi bukanlah hal yang menyenangkan. Apa lagi keungan mereka bagai telur di ujung tanduk. Tapi Bibi Mery menyetujui operasi tersebut. Dengan menjadikan cincin pernikahannya sebagai uang muka.
Saat Lina di operasi para roh jahat semakin mengganas dan untuk melawan mereka bibi Mery telah mengeluarkan banyak tenaga, melawan para roh halus dengan ilmu kebatinan. Karena ia tidak mungkin melawan mereka secara terang-terangan di rumah sakit.
Saat ia sudah memuntahkan darah, seorang perawat melihatnya. Dia hendak membawanya ke ruang perawatan namun bibi Mery bersikeras akan menunggu Lina selesai operasi. Karena ia tidak akan bisa menghalau roh jahat yang mengganggu proses operasi jika ia pergi dari situ.
Tapi suster itu bersikeras untuk membawanya pergi. Ditambah lagi satu roh jahat merasuki tubuh suster itu, maka semakin kuat ia menarik tubuh bibi Mery yang tetap bertahan. Menyadari firasat buruk maka bibi Mery memasang mantra pelindung untuk melindungi ruang operasi.
"Maafkan aku Lina," ucapanya dengan berlinang air mata.
Ketika pelindung mulai rusak hal yang tidak pernah di pikirkan oleh bibi Mery terjadi. Roh Vivina merasuki tubuhnya. Hingga ia mampu melawan suster yang kerasukan itu. Dengan sekuat tenaga ia mendorong suster tersebut, sehingga terbentur dinding dan pingsan. Lalu roh jahat keluar dari raganya.
Di saat tetakhir, dengan bantuan roh Vivina yang merasukinya dan kesadaran terakhirnya bibi Mery berhasil melindungi Lina sampai proses kelahiran selesai. Bayi Lina lahir dengan selamat. Mendengar suara tangis bayi Lina dengan batinnya, bibi Mery tersenyum lega dengan berlinang air mata. Dan menghembuskan napas terakhirnya.
__ADS_1
Setelah bibi Mery tiada Vivina keluar dari tubuh bibi Mery menuju ruang operasi. Saat melihat ke dua bayi Lina lahir Vivina tersenyum bahagia. Dan itu juga merupakan saat terakhirnya di dunia manusia. Rohnya pun menghilang.
Saat suster yang kerasukan sadar ia melihat tubuh bibi Mery tergeletak di lantai. Lalu saat ia memeriksa denyut nadinya, sadarlah ia kalau bibi Mery telah tiada. Hal itu di laporkan pada salah satu dokter yang ada.
Mereka mencari tau siapa bibi Mery dan ketika mengetahui kalau bibi Mery adalah penjamin Lina mereka pun terkejut. Itu artinya tidak ada yang bisa membawanya untuk di makamkan sebelum Lina sadar.
Setelah proses operasi Lina selesai, ia dibawa ke sebuah ruangan, bersama ke dua bayinya. Lina dan bayinya yang prematur di tinggalkan begitu saja.
Dan saat kamar tempat Lina berada sedang kosong. Seseorang masuk ke kamarnya. Ia mengamati ke dua bayi itu. Satu terlihat sangat sehat. Dan satunya lagi terlihat seperti seakan-akan tidak akan berumur panjang.
Orang tersebut mengambil bayi yang terlihat lebih sehat dan menggantikannya dengan mayat bayi yang ia bawa.
"Lihat, bayimu lahir dengan sehat." kata pencuri bayi pada seorang pasien yang berada di ruangan lain yang juga baru saja melahirkan.
"Akhirnya kau bisa menjadi menantu yang diharapkan oleh mertuamu." kata pencuri bayi itu pada temannya yang baru saja siuman.
Ia melakukan hal tersebut karena merasa kasihan pada temannya yang diperlakukan secara tidak adil karena belum melahirkan satu keturunan yang sehat untuk suaminya. Karena ia selalu keguguran.
Dan ini adalah ke tujuh kalinya ia keguguran. Tapi kali ini ia harus dioperasi karena bayinya telah tiada sejak di dalam kandungan setelah berusia delapan bulan. Suami dan mertuanya tidak mengetahui hal tersebut. Mereka seperti acuh tak acuh. Dan tidak mau tau tentang kandungan wanita itu.
__ADS_1
"Bukankah bayiku telah tiada sejak dalam kandungan?" kata wanita itu pada temannya. Ia heran kenapa bayinya yang dinyatakan telah tiada bisa hidup kembali.
Bersambung...