
..."Semoga semua keinginan ku yang melangit, juga di sambut dengan terbukanya restuMu, ya Rabb " Candy....
Sudah beberapa hari ini Nasyauqi di sibukkan dengan beberapa pesanan dari beberapa instansi juga perorangan yang sampai dia lupa kalau hari ini hari ulang tahunnya.
Andika sengaja tidak memberikan kejutan saat pergantian waktu bahkan saat dirinya bangun tidur seperti pagi ini semuanya seperti biasa.
Sebenarnya Andika ingin memberikan kejutan begitu juga dengan keluarga besarnya sudah Andika beri tahu, Nasyauqi seakan lupa hari ini hari jadinya.
Andika yang pura-pura tidak enak badan membuat Nasyauqi tidak pergi ke tokonya dia memilih merawat Andika di rumah dinasnya yang kebetulan juga hari libur.
"Tapi..ga panas.." gumam Nasyauqi yang terdengar oleh Andika.
"Mas..mau di bikinin bubur.." tanya Nasyauqi yang duduk didekatnya.
Andika tidak menjawab hanya gelenggan kepala yang Andika berikan yang membuat Nasyauqi bingung.
"Tapi mas harus minum obat.." ujar Nasyauqi dengan mengusap lembut kepala Andika.
"Mau..di temani ruhi.." Andika bermanja pada Nasyauqi.
"Iya..mas..aku ga kemana-mana kok.." Nasyauqi melihat jam di tangannya.
"Ko..udah rapi.." tanya Andika pura-pura ngambek.
"Iya..harusnya aku sudah pergi ke toko..di karena kan mas ga enak badan aku batalin..jadi aku ganti baju nih.." Nasyauqi akan menuju lemari pakaian, tapi Andika lebih dulu melarangnya.
"Berhubung..rugi sudah cantik..mas mau sarapannya di sana.." ucap Andika hanya menunjukkan yang membuat Nasyauqi bingung.
"Bukannya..mas ga enak badan.." tanya Nasyauqi masih bingung.
Andika berganti pakaian santai tapi tetap terlihat elegan maklum saja dia juga seorang dosen terkadang dituntut berpenampilan elegan yang disesuaikan acara.
Nasyauqi di buat bingung dengan penampilan Andika yang terlihat tidak biasa saat santai tapi dalam hatinya mungkin dia ingin berbeda wajar bagi Nasyauqi sebab saat ini dia jalan berdua mungkin ingin menyenangkan pasangannya.
Sekali lagi Nasyauqi di buat bingung sebab kedai langganan yang biasa keduanya makan di lewati begitu saja oleh Andika tapi seperti di awal Nasyauqi tidak banyak bertanya masih dengan rasa bingungnya hanya bisa diam tidak seperti biasa protes, sepertinya saat ini dirinya hanya jadi penurut tidak banyak bertanya.
Dan keduanya berhenti di resto yang menurut Nasyauqi bukan kebiasaan Andika lakukan bila keduanya menikmati makanan kegemarannya tapi sekali lagi Nasyauqi masih jadi penurut.
__ADS_1
Saat memasuki ruangan berapa terkejutnya Nasyauqi orang-orang tercintanya semua hadir di depan dirinya dengan membawa kue ulang tahun yang membuatnya tersadar hari ini hari ulangtahunnya.
Tidak hanya keluarga besar dari papa mamanya saja tapi semua anak panti asuhan juga ada hingga membuat Nasyauqi menangis haru karena kejutan yang Andika berikan untuk dirinya di hari jadinya.
Seluruh keluarga besarnya memberikan ucapan selamat dan mendo'akan dirinya agar selalu dalam lindungan tuhan dan tercapai semua do'a dan harapan-harapannya.
Begitu juga dengan anak-anak panti memberikan do'a agar dirinya selalu sehat dan di berikan keselamatan serta terkabul semua do'anya.
Tidak hanya keluarga besar yang menikmati makanan yang disesuaikan dengan selera penikmatnya tapi juga anak-anak panti di persilakan menikmati makanan sepuasnya.
Saat ini Andika di cuekin oleh Nasyauqi yang sibuk menemani Akhtar yang menikmati ice cream coklat kesukaanya.
"Enak...tante boleh minta.." goda Nasyauqi pada Akhtar.
"Enak..boleh.." Akhtar memberikan ice cream pada Nasyauqi tapi sayang Akhtar ternyata usil, saat Nasyauqi sudah membuka mulutnya dia berlari meninggalkannya otomatis Nasyauqi mengejarnya tapi sayang dia menabrak Andika yang berada dibelakangnya tanpa disadari kehadirannya oleh Nasyauqi.
"Mas..tangkapin Akhtar..mas.." pinta Nasyauqi dengan tangan dipegang Andika.
"Ruhi..jangan cape..mas ga mau.." bisiknya pelan yang membuat Nasyauqi merengek.
"Mas..Akhar.." rengek Nasyauqi yang sekarang sudah dipeluk Andika.
Andika sendiri masih ingin memberikan kejutan untuk Nasyauqi yang hanya dinikmati berdua saja tepatnya pantai yang menjadi pilihan Andika saat ini.
Nasyauqi yang saat ini hanya menurut apa yang Andika minta, Nasyauqi dibuat kagum melihat panorama pantai dengan mentari yang akan tenggelam yang terlihat indah.
Hanya senyum manis yang Nasyauqi tunjukkan pada Andika yang membalasnya dengan memegang tangannya dan berucap "Selamat ulang tahun ruuhi untuk yang pertama kali bersama ku..semoga ulang tahun-ulang tahun yang akan datang kita selalu seperti ini tetap bersama" Andika mencium ujung kepala Nasyauqi dengan lembut.
"Terimakasih mas..untuk semua yang sudah mas lakukan hari ini.." balas Nasyauqi memeluknya dengan manja.
"Hanya itu yang mas bisa berikan mas tidak punya hadiah lebih.." Andika berkata masih memeluk Nasyauqi.
"Mas..aku ga minta lebih..ini semua sudah lebih dari cukup membuat ku bahagia bersama orang terdekat ku..terimakasih mas.." ujar Nasyauqi lagi dengan memandang Andika lebih dalam.
Andika hanya bisa memandang Nasyauqi betapa sederhananya anak sultan ini pikir Andika yang menurut orang lain biasa saja tapi sebaliknya buat dirinya, dia sangat menghargai setiap jeri payah orang lain walaupun sekecil apapun tapi dia tetap mengapresiasikan hal itu sehingga Andika makin mengagumi sosok didepannya yang makin dicintainya.
"Ih...mas..aku kan malu dilihat seperti itu.." Nasyauqi menunduk tidak mau balik memandang Andika yang tersenyum melihat Nasyauqi yang memerah pipinya karena malu.
__ADS_1
Andika sengaja menginap untuk malam ini di sebuah losmen sederhana yang tidak jauh dari pantai, selepas sholat magrib keduanya kembali ke tempat semula.
Untuk menghabiskan waktu hingga malam menjelang dengan makan malam berdua di pantai dengan menu yang sederhana tidak mahal itu yang jadi pilihan keduanya.
Nasyauqi merasa jadi wanita yang paling istimewa di muka bumi ini, seperti putri raja yang dilayani Andika dengan segala keinginannya, seperti saat ini Andika mengambil beberapa menu yang ingin Nasyauqi nikmati, dirinya duduk seorang diri menunggu.
Andika mengabadikan momen ini tanpa sepengetahuan Nasyauqi yang duduk seorang diri, dengan usil Andika mengirimkan gambar diri Nasyauqi lewat chat pribadinya pada Nasyauqi dengan tulisan chatnya membuat Nasyauqi tertawa.
~ Ada..yang ditunggu..neng ?🤔😘~ chat dari Andika.
Andika sendiri sudah berdiri di belakang Nasyauqi dengan tersenyum membuat Nasyauqi mencubit pinggang Andika.
"Ih..mas.." balas Nasyauqi manja.
"Habis..asyik banget main ponsel.." goda Andika yang sudah duduk di sebelahnya.
"Terus aku harus gimana, mas..ga ada bengong ga mau..lah nanti dikira sapi ompong.." ujar Nasyauqi santai yang membuat Andika tersenyum.
Andika yang memisahkan ikan dari tulangnya untuk Nasyauqi tapi tetap saja ada saja duri ikan yang menusuk jarinya.
"Auw.." teriak Nasyauqi yang merasa sakit pada jarinya, Andika langsung membersihkan tangan Nasyauqi dan setelah memberikan obat pada jarinya, Andika melarang Nasyauqi makan sendiri sekarang dia yang menyuapinya sehingga terlihat romantis buat yang melihatnya yang kebetulan tidak jauh dari tempat duduk keduanya ada beberapa wanita yang sama menikmati makanan di tempat yang sama seperti Andika dan Nasyauqi.
"Cie..cie..mata itu mata..di dikondisikan apa.." goda yang lain pada temannya yang merasa beruntungnya wanita bersama lelaki itu ( Nasyauqi dan Andika).
"Bener..deh gue giri banget.." ucapnya dengan bodoh amat kalau sampai terdengar oleh keduanya.
"Ya..beruntunglah yang memilikinya.." balas yang lain.
Tapi sayang keduanya tidak mendengarnya sebab angin malam dan debur ombak lebih mendominasi suara menjelang malam ini.
Setelah cukup kenyang dengan menghabiskan beberapa menu pilihan juga ditutup dengan makan penutup, Andika bersama Nasyauqi kembali ke losmen sederhana yang tidak jauh dari tempatnya makan malam.
Keduanya ingin menikmati malam ini di tempat yang tidak biasa bagi keduanya yang ditemani debut ombak dan angin pantai.
Andika ingin tiap momen meninggalkan kesan buat orang tersayangnya walaupun tidak harus yang mahal namun ada kesan yang ditinggalkan bahwa dia mengingat momen-momen spesial dan dengan niat untuk membahagiakan itu yang ingin Andika tunjukkan agar pasangannya merasa nyaman ada di dekatnya yang lebih utama merasa dirinya dihargai ada di dekatnya.
Begitupun Nasyauqi merasakan kehadiran Andika menjadi dirinya orang yang paling beruntung bersama dengan dirinya yang berpenampilan sangat bersahaja tapi sangat menghargai bahwa dirinya orang spesial di dalam hidupnya.
__ADS_1