Pemilik Mata Indah

Pemilik Mata Indah
27


__ADS_3

Di Rumah Ayah


Beberapa minggu yang lalu Candy sudah mendapatkan panggilan kerja dari Rumah Sakit yang di diidamkannya Candy dan hari ini kebagian dinas jaga malam.


Setelah menyelesaikan tugas mengecek pasien Candy duduk sendiri diruanganya tangannya memainkan benda pipi itu entah apa yang ingin liatnya hanya sekali di hidupkan, kemudian di matikan lagi berulang-ulang entah apa yang sebenarnya Candy pikirkan saat ini.


Tanpa di sadarinya benda pipi itu bersuara dan mengejutkan Candy dalam kesendirian nya hingga benda pipi itu hampir saja jatuh ke lantai kalau saja tangan Candy tidak sigap menangkapnya.


Di layar benda pipi itu tertera nomor asing yang masuk, Candy tidak ingin menjawabnya tapi benda pipi itu kembali berdering, dan dengan berat hati Candy menjawab panggilan dari nomor yang tidak di kenal itu.


※Assalamualaikum...honey ※ Rendra


Candy terkejut mendengar suara dari orang yang sangat dia kenal yang hampir enam bulan ini menghilang dari hadapannya untuk menjalankan tugasnya.


※Waalaikum salam..mas※ Candy.


※Mas VC aja ya※ Rendra.


Rendra sangat senang melihat wajah imut dan mata indah Candy yang selalu hadir saat sendiri bebas dari tugasnya, rasa kangen ini berangsur terhapus.


※Ya,terserah※ Candy.


Sekarang di layar benda pipi terlihat gambar diri keduanya yang saling malu karena baru saling ketemu walaupun hanya lewat benda pipi ini.


※Mas kangen..honey ※ Rendra dengan senyum manisnya yang di perlihatkannya.


Candy menunduk malu menyembunyikan wajah imutnya, tidak menjawab ucapan yang Rendra ucapkan karena malu.


※Ga,kangen sama mas※ Rendra senang melihat Candy malu-malu dihadapannya.


※Apaan...sih dapat dari mana nomorku ※ Candy sedikit bete karena Rendra terus menggodanya yang membuatnya makin malu.

__ADS_1


※Emang ga boleh punya nomor telpon dari calon istri mas※ Rendra masih ingin terus mengoda Candy.


※Ga..gitu mas※ Candy makin malu di panggil calon istri oleh Rendra.


※Ko...belum tidur, sudah malam loh※ Rendra menanyakan kepada Candy.


※lagi jaga malam※ Candy menjelaskan kepada Rendra.


※Bukannya sudah selesai PTTnya※ Rendra hanya tahu Candy di Rumah Sakit yang lamanya.


※Ya...ini di rumah sakit yang baru ※ Candy menjelaskan kepada Rendra tempat kerja yang baru.


※Ko...sendiri sih,yang lain kemana ※ Rendra hanya melihat Candy seorang diri tanpa yang lainnya


※Ini ruangan Can...mas,yang lain ada di tempat masing-masing ※ Candy menjawab yang ditanyakan oleh Rendra.


※Honey....※Rendra dengan suara yang lembut terdengar.


※Ya...mas※ Candy menjawab dengan malu.


※Ya.....mas※ Candy menjawab masih dengan malunya


※Ada..apa...mas※ Candy memberanikan diri bertanya ke Rendra.


※Ga,ada.apa -apa pengen panggil aja※ Rendra masih ingin mengoda Candy yang masih malu di perhatikan Rendra


※Ih...dasar 😜※ Candy mulai berani membalas goda Rendra dengan meledeknya.


※Lagi...dong..lucu※ Rendra makin menunjuk gemesnya setelah di balas ledekan Candy.


※Mas...tidur lagi...sana masih malam tahu※ Candy ingin menyudahi godaan Rendra.

__ADS_1


※Pengennya di temenin ※ Rendra tersenyum jail tapi tidak di balas Candy.


Terdengar suara mengetuk pintu dan panggilan dari luar,Candy masih VC dengan Rendra.


"Masuk.." jawab Candy dengan suara memerintahkan.


"Dok...ada pasien UGD" ujar perawat menjelaskan kepada Candy.


"Ya,...aku akan kesana, kamu siapkan saja semuanya " Candy memerintahkan perawat mengerjakan apa yang mesti dilakukannya.


"Saya...duluan dok" ucap perawat meninggalkan Candy yang masih VC dengan Rendra.


Candy melihat di benda pipi itu.


※Maaf...mas ada yang perlu pertolongan Can..., mas siap nerima kesibukan aku seperti ini※ Candy sambil berjalan ke ruangan UGD masih dengan VCnya.


※Itu sudah jadi konsekuensi mas punya istri dokter※ Rendra tersenyum melihat Candy.


※udah dulu ya..mas, assalamualaikum calon imamku ※ Candy yang berniat mengoda Rendra.


※waalaikum salam, calon makmum ku※


Rendra senang banget Candy ngomong itu walaupun hanya ingin menggodanya.


Keduanya menyudahi VC mereka sebenarnya masih banyak yang ingin mereka berdua omongin tapi Candy harus memenuhi panggilan tugasnya, dan Rendra juga tidak mau menyalah gunakan waktu dinas Candy untuk menerima telpon dari Rendra hanya sekedar ngompol yang tidak begitu penting, dan Candy pasti tidak suka hal seperti itu.


Masih banyak waktu kalau hanya sekedar ngobrol santai diluar jam dinas keduanya tanpa ada batasan yang mengaturnya tinggal atur waktu kapan bisa keduanya free.


Rendra sebenarnya dalam perjalanan pulang dari perjalanan dinas, perjalanan memerlukan waktu yang cukup lama sebab harus transit di beberapa kota yang dilaluinya dikarenakan tidak semua jalan dapat di lewati kendaraan yang kami gunakan, yang medannya tidak semua kota sama, jarak antar kota juga sangat jauh yang tampak nyata pemandangan hutan belantara dan lembah juga hewan buas yang terkadang hadir tampa di undang, datang dengan sendirinya mengagetkan kami dan membuat kami terkejut tapi itu pemandangan yang sudah di anggap biasa saja buat kami bukan lagi hal yang aneh atau menakutkan tapi ini semua membuat kami jadi menghargai alam, dengan segala pesona yang sangat indah belum terusik tangan- tangan jail manusia itulah ciptaan tuhan dengan begitu sempurnanya.


Hiburan yang ada bukan, hiburan mewah yang akan kami lihat, hiburan kami murah meriah yang di suguhkan dari kami dan untuk kami, yaitu hanya senda gurau di antara kami sebagi pengobat penat jauh dari keluarga, dan orang yang kita cinta disaat seperti ini biasanya arti sebuah keluarga baru bisa kita rasa disaat jauh dari mereka, ada rasa kangen serta rindu yang sangat hingga rasa itu hampir manjadi mati rasa tetapi semua akan terbayar disaat pertemuan kembali sepulang dari penugasan. Semua itu di dasari dari cinta yang tulus untuk bela negara tampa ada pamri yang kami harapkan.

__ADS_1


Candy melakukan tugasnya sebagai mana prosedur dan kondisi pasien pun sudah stabil, ada seutas senyum bila dapat menyelamatkan seseorang sebagai tanda sudah memberikan kehidupan baru, dan berharap dapat menjaga dengan baik kesempatan kehidupan baru ini, tanpa ingin menyia-nyiakan ke hidupan baru ini, yang harus di bayar mahal untuk itu jaga baik-baik kesehatan kita dengan sehat kita bisa melakukan apapun untuk orang banyak baik keluarga ataupun orang sekitar kita.


Rendra dan Candy kedua seperti patner tapi di bidang nya masing-masing banyak dibutuhkan orang, dalam kedisiplinan keduanya harus juga memilikinya karena harus berpacu dengan waktu yang tidak bisa berdamai dalam segala situasinya, kebersamaan keduanya harus dibayar mahal karena terbilang susah untuknya bertemu, waktu keduanya banyak untuk berinteraksi dengan orang banyak dari pada untuk berduaan tapi tidak menjadi hubungan kedua renggang melainkan bertambah saling memahami dan memberikan semangat dalam tugasnya, diperlukan kerja sama keduanya dalam perannya masing-masing.


__ADS_2