Pemilik Mata Indah

Pemilik Mata Indah
241


__ADS_3

..."Terimakasih tuhan telah mengirimkan seseorang untuk hadir dalam hidupku, yang mau menerima segala kekurangan ku dan senyum tulus yang selalu menghiasi pagiku " Candy...


Sepi yang Candy rasakan di rumah besar milik papa Rendra, Candy hanya ditemani beberapa asisten rumah tangga saja saat ini.


Sudah dua hari papa dan mama Rendra pergi ke luar kota untuk memenuhi undangan rekan bisnis dari papa Rendra yang mengadakan pesta pernikahan salah cucunya.


Azlan juga pergi untuk memenuhi permintaan kakaknya Allea dan mereka menginap disana sebab Azlan libur berdinas, Mika pun turut serta dengan kedua orang tuanya.


Candy duduk sendiri di taman milik mama Rendra, terdengar suara kicau burung saling bersahutan dan terlihat kupu-kupu hinggap di salah satu sekuntum bunga mawar yang mekar terlihat indah yang membuat Candy terhibur.


"Pantas bunga di taman cantik-cantik sebab ada ratunya yang paling cantik menjaganya.." gombal Rendra yang tiba-tiba muncul.


"Masa..sih.." balas Candy yang tidak mau di gombalin Rendra.


"Betul honey..kalau bisa jawab pasti bunga pasti bilang..terima kasih sudah menjaga ku.." Rendra dengan tersenyum berucap.


"Bulan kali mas yang bisa ngomong.." balas Candy yang membuat Rendra tertawa.


"Makin pinter..honey.." seru Rendra dengan memegang tangannya.


"Sepi..ya mas.." ucap Candy dengan diiringi gemericik suara air pancuran kolam ikan.


"Ya..seperti ini honey kita akan kembali seperti dulu hanya bisa berdua.." balas Rendra mengusap punggung tangan Candy.


Candy merasa bersyukur memiliki seorang suami yang selalu ada didekatnya dalam keadaan apapun itu.


Entah sejak kapan Candy merasakan rasa cinta pada Rendra yang tulus mencintainya lebih dulu memiliki rasa cinta pada Candy yang tidak dikenalnya.


Candy tersenyum mengingat masa awal dirinya menolong Rendra yang terluka, nampak jelas lelaki itu begitu rapuh walaupun secara fisik dia tinggi besar tapi tidak berdaya dengan perlakuan beberapa orang yang main hakim sendiri tanpa bertanya terlebih dulu siapa dirinya.


"Bagi..dong senyumnya..manis bener.." pinta Rendra yang seperti dia ingin tahu kenapa Candy tersenyum seorang diri.


"Ih..mas..mau tahu aja.." protes Candy pada Rendra yang memandangnya.


Rendra sebenarnya tahu Candy pasti mengingat hal-hal yang menyangkut dirinya atau anak dan cucunya tidak lebih sebab Rendra tahu untuk seorang Candy yang setia dan hanya dirinya cinta pertama sesudah ayahnya.

__ADS_1


Rendra dan Candy saling memandang telihat seutas senyum manis Candy berikan pada Rendra yang membuat Rendra langsung memeluknya dengan erat.


"Terimakasih honey sudah hadir di kehidupan mas.." ucap Rendra dengan haru yang dia rasakan, entah mengapa tiap kali Rendra mengingat masa-masa susahnya mencari sosok Candy rasa haru selalu hadir tanpa bisa ditahan.


"Mas..Can..yang harus berterimakasih sebab mas selalu ada untuk Can..dalam suka duka.." Candy memberikan ucapan tulusnya pada Rendra yang membuat Rendra terisak.


"Ga..honey..honey yang membuat hidup mas berwarna.." Rendra menambahkan ucapannya masih dengan menagkup wajah ayu Candy yang menurut Rendra tidak berubah walaupun sudah memiliki cucu.


"Mas.." Candy melepaskan tangkupan Rendra berganti memeluk Rendra dalam tangis Candy yang merasa bersyukur dimiliki Rendra dan memiliki Rendra.


Keduanya saling memeluk dalam diam saling mengagumi, bersyukurnya keduanya disatukan lewat jalan tuhan, rasa saling cinta kerana tuhannya yang membuat keduanya kuat walaupun ujian silih berganti menerpanya.


Keduanya saling menguatkan bila mana salah satu dari keduanya dalam ujian, dan saling mendukung karier hingga Rendra sukses seperti sekarang ini.


Rendra tidak memegang semboyan lelaki sukses pasti dibelakangnya ada wanita hebat, itu salah besar menurut Rendra yang benar dimana ada lelaki sukses pasti ada wanita yang hebat disampingnya yang selalu membangkitkan semangatnya.


Rendra terlalu menjunjung prinsip wanita adalah mahluk indah yang harus dijaga sebab sekali dirinya dikecewakan dia sudah tidak akan ada rasa kepercayaan yang utuh seperti dulu kalah.


Candy memandang Rendra bukan hanya sebagai seorang suami saja tapi juga sebagai teman juga kakak yang baik yang mau berbagi dan jadi pendengar yang baik dalam segala hal.


Rasany tidak akan pernah habis kata untuk mengagumi seorang Candy, bagi Rendra dia segalanya dalam hidupnya.


"Candy..nama yang membuat manis hidup ku.." gumam Rendra dalam diamnya memandang sosok manis yang memandang ikan-ikan di kolam.


Malam belum begitu larut tapi sepi semakin terasa di rumah papa Rendra hanya suara dari layar tv yang memenuhi ruangan menayangkan acara sedangkan penghuni rumah hanya diam membisu menyaksikan acara yang sedang berlangsung.


Selepas sholat isya asisten rumah mama semua masuk kedalam kamar masing-masing hanya Rendra dan Candy yang masih berada di ruang tengah.


Rendra bersandar di kursi dengan satu tangannya memeluk Candy, mata keduanya menyaksikan acara tv tapi pikiran keduanya tidak berada dimana Mika berada sebab rumah besar ini apa fungsinya bila tidak ada suara kecil itu dengan tawa dan teriakan khasnya saat di goda siapapun.


"Mika sedang apa..ya.." keduanya berucap bersamaan dan tertawa bersama.


"Honey..." seru Rendra dengan tawanya.


"Mas.." ujar Candy menutup mulutnya.

__ADS_1


Entah kenapa selalu saja keduanya merasakan hal yang sama tanpa ada kode terlebih dahulu, apa mungkin ketulusan dari cinta keduanya hingga selalu kompak dalam banyak hal-hal yang keduanya dalam satu hati walaupun tidak terucap dari bibir keduanya.


"Mas..jadi ingat kita dulu ya..saat di rumah dinas.." ucap Candy dengan menghadap pada Rendra.


"Ya..benar..honey.." balas Rendra seperti mengingat masa-masa pertama kali tinggal di rumah dinas.


"Senang..hidup sama mas..banyak dukanya ya.." Rendra hanya asal berucap, yang membuat Candy berkaca-kaca.


"Ga..mas..Can senang bisa melalui semua ujian bersama mas.." bulir bening meluncur menempuh pertahanan.


"Honey..maafkan mas ga bermaksud melukai honey.." ujar Rendra mengusap air mata Candy.


"Ga..mas Can ga merasa terlukai ko.." balas Candy lagi dalam isaknya.


Mungkin akan berbeda ceritanya bila keduanya tidak disatukan pikir Rendra, Candy yang belum mengenal cinta dan dia cinta pertamanya dengan malu berusaha untuk mengenal siapa dirinya.


Beruntungnya Candy bisa di pertemukan dengan Rendra yang romantis, sangat sabar dan berusaha mengerti dunianya.


Tuhan memang adil orang yang baik dalam pemahaman agama di pertemukan dengan orang yang sama hingga terbentuk keluarga sakinah,mawadah,warohmah.


Cinta karena Allah akan indah walaupun didepan sana masih akan ada ujian tapi dikembalikan kepada pemilik hidup dalam bentuk kepasrahan dan tetap berikhtiar.


Dengan terus meminta petunjuk kepada pemilik hidup agar selalu bisa menjalankan amanah dengan baik adalah bentuk ibadah dan syukur menandakan kepatuhan kita pada tuhan yang menciptakan diri ini.


Rasa syukur tidak pernah lepas Rendra dan Candy ucapkan kepada pemilik hidup atas segala nikmat yang sudah diberikan kepada keluarga kecilnya dan keluarga besar keduanya, sudah disatukan dalam ikatan cinta yang karena Allah.


Keluarga adalah segalanya bagi keduanya karena dari keluarga yang baik keduanya banyak mendapatkan ilmu maupun pembelajaran hidup yang tidak didapatkan dari bangku sekolah manapun, dari ketulusan bentuk rasa syukur dan kesabaran yang tak berbatas dalam menjalani kehidupan.


Menerima bukan berarti pasrah tapi bentuk rasa kepatuhan pada tuhan sebagai pengatur sebaik-baiknya pengatur itu yang keduanya lakukan dalam menjalani kehidupan.


Dan keduanya bisa menterjemahkan bahasa cinta dalam bentuk yang luas tidak hanya pada pasangan semata, terimakasih untuk cinta dalam bentuk yang sebenarnya.


...Tamat...


βœ©β˜… Noteβ˜…βœ©

__ADS_1


Ucapan terimakasih rasanya tidak cukup saya sampaikan mungkin lewat tangan tuhan akan bisa saya sampaikan untuk membalas ucapan terimakasih itu, untuk berkesempatan bisa mengenal saya lewat membaca karya saya. sebenarnya berat rasa hati untuk berpisah. sekali lagi terimakasih kasih dan bukakan pintu maaf seluas-luasnya bila tidak bisa memenuhi harapan pembaca.


Saya tunggu di karya yang baru saya"Catatan perjalan Fanny". salam penuh cinta untuk keluarga dari saya.πŸ™πŸ’œ


__ADS_2