
"halo? ahh? bagaimana kau tahu kalau dia ada disini .. " ucap rena dengan wajah herannya
" aku tahu semuanya ,meskipun yang kalian lakukan saat ini di apartement mu ? ".. jawab rangga di sebrang sana
" apakah ceo rangga seorang penguntit?.. " tanya rena pada rangga
" tidak juga! aku hanya tebak saja, aku sengaja menghubungimu untuk ingin mengundang ceo rena dan jila ke tempatku besok, apa kalian bisa?.. " tanya rangga pada rena dengan wajah berharapnya di sebrang sana
yang membuat rena pun mengiyakan udangannya tanpa minta izin dulu pada sahabatnya itu
" baiklah, aku Terima undangannya?..
" terimakasih ceo rena sebaiknya kita akhiri dulu percakapan kita, sampai ketemu besok.. " ujar rangga dengan rasa hormatnya mereka pun mengakhiri percakapannya di telepon yang membuat rena pun sedikit terkejut bukan main
dan jila pun dengan wajah penasarannya berjalan menghampiri rena
"siapa?
"apa kau tahu, rangga samuel Johnson meneleponku dan bilang dia ingin mengundang kita ke tempatnya besok, sepertinya masih ada hal yang ingin dibicarakan denganmu?.. " jawab rena memperjelaskan kepada sahabatnya itu yang membuat jila pun langsung mengkerutkan halisnya
__ADS_1
"kenapa dia ingin mengundang ku ke tempatnya?.. " tanya jila pada rena dengan wajah penasarannya
"ngomong-ngomong apakah kau tidak merasa kalau sikapnya terhadapmu sangat istimewa?
" iya, aku juga merasa begitu, ini terlihat aneh sekali, aku juga tidak tahu kenapa, tapi aku jelas-jelas bertemu dengannya hanya beberapa kali saja , lagi pula , aku juga tidak banyak bicara denganya ! ..
"apakah kau tidak menyelidiki alasanya?.. " tanya rena pada jila
"tidak, lagian menurutku itu tidak penting..
"jila putri, baiklah, aku beritahu alesannya laki-laki itu terhadapmu, di saat aku senggang, aku sebenarnya mendengar sesuatu, tunggu sebentar aku ambilkan sesuatu untuk mu.. " ucap rena yang sudah berjalan kearah lemarinya dan mengambil selembar kertas dengan cepat rena pun menghampiri jila yang sudah duduk di atas ranjangnya dengan wajah penasarannya
" lihatlah, mungkin kau sendiri tidak akan percaya , tapi wajahmu dengan wajah almarhum tunangan rangga sama persisnya dengan yuri katy ! coba kau lihat baik-baik , sama persis'kan! kalian seperti kembar! tapi bedanya dia pintar dan banyak bakat kalau kau cuman bisa menangis saja ,tapi aku suka kau.. visss..." ujar rena yang tiba-tiba meledek sahabatnya itu dengan wajah π bodohnya yang membuat jila pun sedikit kesal bercampur geli melihat tingkah sahabatnya itu
"bagaimana mungkin ? dia benar-benar sangat mirip sekali denganku?
"aku yang seorang asing saja begitu kaget, menurut mu, di saat rangga melihatmu pertama kali mungkin dia juga sama kagetnya lebih terkejut 5x lipat dari reaksinya saat itu ? .. " ujar rena dengan wajah tegasnya sembari menujuk sahabatnya itu beberapa kali yang masih terdiam
"tapi rangga hanya mencintai yuri katy sepanjang hidupnya, meskipun tunangannya sudah meninggal 2 tahun yang lalu, tapi dia tidak pernah goyah!..
__ADS_1
"akhirnya aku tahu sekarang kenapa rangga selalu menatapku dengan tatapan yang sangat rumit, didunia ini, sangat sulit menemukan pria yang begitu sangat tergila-gila! dengan pasangannya!.. (batin jila) yang melamun sejenak mengingat kejadian disaat bertemu dengannya beberapa kali
"jadi apakah kau mau bertemu dengannya ? jika tidak mau aku bisa menolaknya?.. " tanya rena pada jila dengan wajah penasarannya
"ayo kita pergi, aku sebenarnya juga sangat penasaranβΊ..
yang membuat rena pun yang mendengar itu sangat senang dan girang di saat jila mengiyakan undangan dari laki-laki itu entah kenapa rena pun sangat bersemangat
"kalau begitu, ayo kita mandi bersama, lalu tidur bersama, bila tidak, besok kulit kita akan buruk dan tidak segar . . " ujar rena yang sudah menarik tangan jila kearah kamar mandi yang penuh semangat yang membuat jila pun yang baru pertama kalinya mandi bersama sesama jenis merasa kikuk
"ahhh... rena! sebaiknya aku mandi sendiri saja! aku tidak terbiasa mandi bersama dengan orang lain.. γπ£γ
"tidak bisa, karena kita sudah menjadi teman baik... tentu saja harus mandi bersama! tenang saja aku tidak akan bercinta dengan sesama jenis πγπγ
" apa!!
"hahaha... bercanda ayo cepat sini kita bisa main busa bareng..
"waaahhh... besar.. besar... sekali γπ΅γ
__ADS_1
" ini tidak seberapa, ayo cepat buka bajumu itu!.. γπγ
"apa!! π°