sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
tolak cinta pangeran


__ADS_3

" kau cemburu?" saut pangeran dengan rasa PDnya


"cemburu palamu!aku sedang murka!apa kau sadar apa yang kau ucap barusan ,baru beberapa menit saja kau baru saja mengatakan kau menyukai tipe wanita sepertiku ,tapi dalam sekejap kau mengataiku dan jila bodoh! Apa kau tidak merasa dirimulah yang bermasalah ?! Seharusnya kau bilang benci tipe sepertiku ! " bentak Rena dengan marahnya melotot pada bos'nya sendiri


"apakah kau sedang membela jila putri?" tanya pangeran yang tak mau kalah


"benar !kau bisa memihak dan membela Maria ,kenapa aku tidak boleh memihak jila putri tentu jelas dia sahabatku sendiri?" saut Rena menatap sinis sembari melipat kedua tangan didadanya dengan angkuhnya

__ADS_1


"hubungan aku dan maria ,tidak bisa dibandingkan dengan orang lain!kau baru saja kenal beberapa lama dengan jila putri?apakah layak bagimu untuk begitu sangat baik padanya apalagi membelanya ? Wanita ini benar-benar hebat ,tidak hanya bisa mengelabui Dolken ,tapi juga bisa mengelabui kau sendiri! " ujar pangeran yang mulai mengecoh dan menghasut Rena dengan ucapannya,dan Rena pun yang mendengar itu amatlah kesal dan ketawa renyah yang penuh ledekan


"hahahaha!... pangeran,bisakah kau tidak usah percaya diri sekali jadi orang ?maaf ,aku sudah terbiasa sombong ,dan tidak terbiasa menjadi banyangan wanita lain ! Mengenai aku dan jila , meskipun aku belum lama mengenalnya ,tapi setidaknya dia tahu diri dan tidak pernah mempersulitkan ataupun mempa'atkan dalam kondisi apapun ,bagiku dia adalah sahabatku satu-satunya yang mengerti perasaanku disaat susah maupun senang!" cetus Rena dingin


"aku tidak pernah bilang kau adalah bayangan orang lain!" saut pangeran yang tak terima dengan jalan pikiran Rena padanya


"baiklah,itu terserah padamu ,tapi aku ingin bertanya satu hal padamu , kalau kau suka padaku dihatimu , dimana yang lebih penting aku atau Maria ?" tanya rena menatap dengan tegasnya membuat pangeran pun sedikit Bingung dengan wajah kagetnya yang tak bisa berkutik ataupun menjawab pertanyaan Rena padanya yang begitu berat harus memilih diantara kedua wanita yang berarti bagi dirinya

__ADS_1


"cih!.. baiklah,kau tidak perlu menjawabnya ,lagian aku sudah tahu apa jawabannya ,bos ,tadi kau bilang kau sangat menyukaiku' kan ? Tapi ,maaf aku menolaknya !" cetus Rena dengan nada juteknya , membuat pangeran pun amat terpukul dengan jawaban Rena padanya yang menolak cintanya mentah-mentah


"kenapa? Kenapa ? Apa itu karena jila putri?" protes pangeran yang tak terima dengan cintanya


"pangeran,kau sungguh benar-benar tidak mengerti isi hati seorang wanita , lupakan saja itu tak penting bagimu kan , kau hanya miyoritaskan Maria dihatimu , sebaiknya kau cari dia dan lindungi dia sampai kau tua !lebih bagus Dolken Batara meskipun dia licik dan sombong tapi memperlakukan istrinya begitu nyata dan lembut dan lebih baik dari pada dirimu ! setidaknya dia tahu apa yang harus dia lindungi dan apa yang harus dia lepaskan !" sindir Rena dengan wajah pasrahnya meskipun dalam hatinya sedikit kecewa pada bos'nya itu ,namun dengan sontak pangeran pun meraih dan memegang kedua tangan Rena kearahnya yang sejajar meskipun Rena lebih tinggi darinya yang sebatas dadanya


"Rena ,kau dan Maria benar-benar berbeda ,aku hanya menganggapnya adikku sendiri tidak lebih.." protes pangeran yang terus kenyakinan wanita pujaanya agar tak menolak cintanya ,namun berbeda dengan Rena yang mendengar itu amatlah kesal menampakkan wajah suramnya

__ADS_1


"apa ! Cih! ..adik yang sangat menjengkelkan .. menyingkirkanlah!dan lepaskan aku , pangeran,aku peringatkan kau sekali lagi , jangan memprovokasiku lagi ! Bukan urusanku ,jika kau ingin melindungi Maria ,aku tidak perduli sedikit pun ! jila putri adalah temanku yang harus aku jaga ,jika suatu hari kau ingin mencelakai dirinya ,jangan salahkan aku bila aku tak akan sungkan lagi padamu !" bentak Rena dengan ancamannya, menepis dan mendorong pangeran dengan kasarnya , dan dirinya pun dengan marahnya membalikan tubuhnya ,dan perjalanan pergi mengabaikan pangeran seorang diri yang masih belom terima dengan keputusannya


"Rena , tunggu!..


__ADS_2