sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
berharap banget


__ADS_3

2 hari kemudian..


jila yang saat ini sedang fokus membaca pelajaran bahasa korea dengan suara kerasnya, yang berulang-ulang kali..dengan posisi berdiri yang bulak-balik seperti gosokan secara berlahan..


"sarang... saranghaeyo(aku cinta padamu) .. ucap jila dengan suara keras, dengan bersamaan dolken pun masuk ke ruangan tanpa di sengaja mendengar ucapan jila barusan yang membuat dolken pun mendadak terdiam terpaku dengan jantungnya yang sudah dag.. dig.. dug.. lalu melihat jila yang sedang fokus membaca bukunya yang berlawanan arah


"annyeonghaseyo.. arti kalimat ini??..


"tikus tanah ini, apakah sebenarnya dia tahu apa arti kalimat itu?.. ( batin dolken) dengan tatapan suramnya berjalan perlahan menghampiri jila..


"ihkk... bagaimana caranya mengatakan aku cinta padamu dalam bahasa korea? .. saranghaeyo!


"apakah dia sengaja mengatakannya?.. " ( batin dolken) yang sudah berharap dengan wajah penasaranya..


"sarang... " ucap jila yang berbalik badan dengan sadar mengadahkan wajah nya yang sudah ada dolken di hadapanya dengan wajah seriusnya..


"hmm..


" ehh.. kau!


"sejak kapan dia datang!? ahh.. sangat memalukan sekali .. (batin jila) dengan cepat menyembuyikan bukunya di balik punggungnya dan menampakan wajah terseyum manisnya kepada dolken


"hai, kamu sudah kembali yah!


"kamu sedang apa? dan kenapa kau ingin belajar kalimat ini?.. "tanya dolken pada jila dengan wajah berharapnya itu nyata


"tidak tahu, guru etika yang mengajarkannya sebab itu aku mengikutinya !.. " jawab jila dengan polosnya

__ADS_1


yang membuat dolken pun yang mendengar itu langsung berubah seketika dengan raut wajah dinginya dan berjalan pergi meninggalkan jila yang masih berdiri di posisi nya dengan wajah bengongnya melihat tingkah laki-laki itu yang tiba-tiba sangat aneh. .


"eh.. kenapa dia? apa dia Marah lagi? apakah jawabanku salah? ?? sudahlah lebih baik aku belajar lagi!.. " ucap jila dengan wajah herannya yang tak perdulikan lagi sikap dolken padanya saat ini..


beberapa jam kemudian..


" maaf nyoya muda, waktunya makan siang, tuan muda sudah menunggu anda di meja makan!


" baiklah, aku segera datang! lagian aku udah cape, sebaiknya aku makan dulu biar tenaga ku pulih kembali!.. " ucap jila yang sudah berjalan menuju ruang makan


"siang...


" emmm...


mereka berdua pun tidak ada banyak bicara sedikit pun hanya garpu dan sendok yang saling bersahutan tapi dalam hati mereka ingin saling mengucapkan kata yang masih terpendam termasuk jila yang dari tadi memperhatikan gerak gerik dolken ,yang ingin di tanya terlebih dahulu oleh nya


" kenapa ? matamu cemas, apakah ada yang ingin kau minta dariku? .. " tanya dolken dengan wajah datarnya, yang membuat jila pun langsung menganggukan kepalanya beberapa kali dengan semangat


"iya... iya...


" katakanlah..


"nenek bilang akhir pekan ini president dan istirnya dari korea akan datang kesini , aku akhirnya mengerti , aku mungkin benar-benar tidak ada bakat belajar bahasa korea !


" lalu..


"cepat katakan , cepat bermohon padaku untuk mengajarimu ! bahasa korea ku jauh lebih hebat dari pada guru etikamu itu.. (batin dolken) yang sudah berharap banget

__ADS_1


"setelah president dan istirnya datang , apakah boleh bila aku hanya terseyum dan tidak bicara?.. " ucap jila dengan wajah memohonya tapi dengan tiba-tiba..


............


brakkk... ( suara menggebrakan meja)


dolken pun dengan kesal mendengar itu langsung bangun berdiri dan meninggalkan jila seorang diri dengan wajah kecewanya , yang membuat jila pun langsung terdiam seketika karena kaget


"apakah aku salah bicara lagi? bukankah tadi dia cukup senang ?..(batin jila)dengan hatinya serba salah


"tikus tanah bodoh!!. (batin dolken) dengan kesal berjalan pergi menuju ruangan belajar nya


"kenapa harus Marah lagi? ahh... ya tuhan, sebenarnya apa yang harus kulakukan agar tidak Marah lagi . . (batin jila) yang sudah putus asa


"aku dengar dari seketaris tuan raja, kalau tuan tidak makan tadi pagi , jika malam tidak juga makan , bagaimana tubuhnya bisa bertahan, menjalankan perusahaan batara group? .. " ucap nia dengan wajah sedihnya


" bibi nia! apa itu benar?๐Ÿ˜ฎ


" ihkss..orang ini.. (batin jila) yang sekilas mengingat kejadian di saat malam 2 hari yang lalu bersamnya di dalam mobil


"bagaimana bisa begitu! bibi nia , tolong ambilkan piring untuku , aku akan membawakan makanan untuknya ?


" apa.. nyonya muda serious?


" apa, wajah ku terlihat bercanda?


" baiklah, aku mengerti! tunggu aku akan ambilkan piring bersih untuknya!

__ADS_1


" ehmmm...


__ADS_2