
"ehem!.. apa Kau tidak tahu pria ini mengendarai Mobil BMW Z4, bisa dilihat Kalau keluarga dani rasse ini bukanlah orang miskin ! " sontak Rena yang berinsiatifnya memberitahukan keadaan mereka kepada sahabatnya dengan seriusnya yang membuat jila pun lagi-lagi sedikit terkejut mendengar dengan wajah bengongnya dan menoleh melihat dani dan Lina yang masih bertengar hebat dihadapan mereka
"apa! pria itu bukan orang miskin?!!.. rupanya jia bukan burung yang baik! sekarang jika dipikir-pikir... meskipun keluarga mahesa adalah keluarga yang cukup terkenal didaerah setempat, tapi dalam Hal kekayaan , keluarga mahesa benar-benar tidak mendapat peringat didaerah setempat, terlebih lagi, keluarga mahesa dan kedua orang tua jia hanya sekedar kerabat jauh , saat pertama kali aku melihat jia, dia menggunakan metode menantang untuk mencegahku datang kerumah keluarga mahesa, sampai kemudian...aku tidak perduli dengan harta kekayaan keluarga mahesa, aku juga akan punya banyak uang setelah anakku lahir nanti, jadi Kau tidak perlu mengkonfrontasiku, dia Baru menerimaku kembali, tapi,...tidak disangka kali ini... dia benar-benar kelewatan dan bahkan membawaku dan dolken masuk kedalam jebakannya ! aku benar-benar terlalu lugu! dimanfaatkan oleh orang lain, ihkk!..tidak tahu Kalau ternyata dolken dan Rena sudah melihatnya sejak awal!kedua orang ini.. ihkk!.. uuhternyata dia sengaja tidak bilang Agar aku bisa memohon padanya Dari tadi! kedua orang tua jia terus saja mengatakan Kalau mereka tidak tahu apa-apa tentang hubungan jia dan dani, tapi sepertinya Ku lihat malah sebaliknya ternyata mereka tahu cukup banyak? jelas-jelas burung merpati mau menepati Sarang burung murai! . . (batin jila) yang baru menyadarinya melihat sikap kedua orang tua jia dengan kelicikanya membuat dirinya pun sedikit kesal dan sedikit kecewa kepada suaminya dan sahabatnya yang udah tahu Dari awal dengan niat kebusukan, adi, mawar, jia dan Dani terhadapanya yang ingin mencebak dirinya berulang kali , membuat dirinya pun sedikit Amat geregetan yang tertahankan berdiri terdiam dengan raut wajah dinginnya
"dasar bajingan! aku tidak terima kau memperlakukanku seperti ini apa salahku padamu hah! dasar laki-laki berengsek!! "triak Lina yang tak terima menarik dan memukul-mukul suaminya dengan kedua tangannya dengan emosinya yang tanpa disengaja dirinya pun mencakar wajah suaminya hingga berdarah dibagian pipinya , yang membuat jia pun Yang melihat dan memperhatikan itu dengan singkap dirinya pun mengahampiri Lina dengan wajah marahnya yang ingin menampar wajahnya
__ADS_1
plakkkk!!...
"dasar wanita gedut sialan!setiap Hari kau berteriak-teriak! seperti orang gila apa kau sudah cukup memakinya?! terimalah kenyataan , kalau yang dicintai dani adalah benar-benar aku, bukan kau! " triak jia dengan Rasa PD dan kesalnya berdiri menghalangi dani dibelakangnya dengan tatapan marahnya Yang tak terima, membuat Lina pun Yang mendengar itu semakin emosi sembari mengelus pipinya Yang sedikit perih memerah
"baiklah, Hari ini dengan senang hati Aku ingin bertarung dengan kalian sampai mati, dasar ******* tidak tahu diri! awas Kalian!! " triak Lina dengan emosinya berjalan cepat menghampiri jia sembari mengayungkan kater kearahnya , membuat jia pun dengan cepat memundurkan tubuhnya dan berlari dengan wajah ketakutannya
__ADS_1
"ahhh!! jangan kemari dasar wanita Gila ! kak jila , tolong aku! " triak jia dengan sengajanya berlari kearah jila dengan paniknya, menarik dan bersembunyi dibelakang tubuhnya Yang tiba-tiba , membuat jila pun sedikit terkejut dengan mata melotot Yang tak bisa berbuat apa-apa disaat Lina menghampiri dirinya yang sudah menghancungkan kater kearahnya Yang begitu cepat
"ahhh!!!.... Anakku!!...
srekkkkk!!!..
__ADS_1