
"baguslah sekarang nyonya muda ada di sisi tuan muda, aku jadi tidak takut lagi tidak mengetahui pikiran tuan muda mulai sekarang..(batin raja) yang amat senang
beberapa jam kemudian..
mereka pun sudah sampai di gedung percakar langit yang terkenal di negaranya
"nyonya muda hati-hati ! .. " pinta raja yang sudah membukakan pintu mobilnya dengan hati-hati, dan jila pun dengan hati-hati juga turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke pintu utama, semua karyawan yang ada di sekitarnyanya pun merasa kaget dan terkejut dengan apa yang dilihatnya, yang tak lupa mereka pun saling pandang satu sama yang lainya pemandangi wanita yang selama ini meraka remehkan
"hei, menurut kalian sebenarnya si jila bodoh itu ada hubungan apa sama tuan dolken? coba aja lihat tuan raja aja sampai mengikutinya dari belakangnya!" tanya salah satu karyawan itu kepada rekannya yang satu propesi dengn bibir julidnya
" memang apa lagi, tentu saja hubungan pria dan wanita !"saut rekan kerjanya itu dengan tatapan biasanya
"tapi, nanti juga akan kandas di tengah jalan dengan sendirinya! jika tuan dolken benar-benar mencitainya, kenapa tidak memberikan statusnya ?cibir rekannya itu dengan wajah tak sukanya
" emmm...masuk akal juga apa yang kau bilang itu!? "saut salah satu karyawan itu sembari menganggukan kepalanya beberapa kali
raja pun yang mendengar itu sedikit kesal kepada beberapa karyawan yang menjelekan nama baik istri dari tuan muda, meski beberapa orang belom tau pernikahan mereka yang di adakan di kampung jila 2 hari yang lalu,
"nyonya muda..
"raja, aku tidak apa-apa, tidak perlu menjelaskan kepada mereka, biarkan saja mereka bicara !" pinta jila dengan santainya berjalan masuk kedalam liftnya
"sebenarnya apa statusku, aku tak perduli,karena aku sama sekali tidak mencitainya sama sekali... (batin jila)yang sudah masa bodo
ting... ( suara lift)
dan mereka pun masuk ke dalam lift khusus yang membuat karyawan lain merasa sedikit iri padaya, dan di lantai atas pun sudah bersiap dengan beberapa bodyguard yang sudah berbaris menyambut istri tuannya itu di saat keluar nanti , dan jila pun tidak mengetahui hal itu saat ini ,tak butuh lama
ting... (suara lift)
lift pun terbuka dan alangkah kaget nya saat jila melihatnya
" selamat pagi nyonya muda.. "sapa mereka serentak
" ah...pagi... disini adalah kantor, semuanya jangan memanggil ku seperti itu? .. " saut jila yang pertama kalinya di sambut seperti ini dengan wajah malunya
"baik nyonya muda, silahkan masuk. . " ucap salah satu bodyguard itu yang sudah membukakan pintu ruangan milik dolken
" baiklah terima kasih banyak!.."saut jila yang sudah sudah masuk dengan wajah gugupnya berjalan menghampiri dolken yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya
"seperti nya dia lagi sibuk berkerja.. (batin jila)dengan wajah diamnya
__ADS_1
dolken pun yang sedang sibuk dengan berkasnya seketika menghentikan sejenak dan mengadahkan wajah nya melihat dan memperhatikan penampilan wanita itu dari atas sampai bawah dengan teliti
"sepatu datar?bagus, dia tahu cara melindungi anaknya.. ( batin dolken) terseyum kecil
"mulai hari ini , kau adalah pemimpin asistenku, kau bertangung jawab untuk menjadwalkan semua masalah di kantor ini, apakah kau bisa melakukanya?" pinta dolken dengan suara tegasnya
"aku bisa.." saut jila dengan suara khasnya
"begitu bercaya diri sekali ternyata... ( batin dolken) dengan wajah meremehkannya
"baiklah beri aku ulasannya.. " pinta dolken yang meremehkannya langsung melemparkan dokumennya di depannya
"brakk...
"baiklah, tuan.." saut jila dengan santainya langsung mengambil dokumennya dan duduk di meja kerjanya yang sudah di siapkan sebelumnya
"ckk.. biarkan saja , aku ingin lihat seberapa besar kemampuan mu,seharusnya kau bersyukur ku biarkan kau diam di mansion ku sebagai nyonya muda, tapi,malah memilih ingin berkerja di kantor ku. . ( batin dolken)
"aku tidak akan membiarkan kau meremehkan ku, lihat saja nanti.. (batin jila) dengan rasa kesalnya
beberapa menit kemudian.. jila pun yang sedang fokus dengan tugas yang sudah di berikan oleh dolken sebelumnya, tak sengaja dolken pun yang tadi sedang Sibuk dengan sekilas melihat jila dengan ekpresi wajah yang amat seriuS di depan Komputer nya..
"rupanya tampang dia seperti ini di saat berkerja.. (batin dolken)yang terdiam sejenak
"terima kasih, tapi aku..." tolak jeje dengan ragu-ragunya , namun dengan cepat dolkenpun langsung membentaknya karyawannya itu
"bawa kopinya pergi, dia hanya minum susu!.. " pinta dolken dengan suara dinginnya, yang membuat mereka berdua pun terkejut dengan tatapan kagetnya
" eh!!??.
"susunya harus yang di gunakan oleh keluarga kerajaan inggris, dan inget harus di panaskan dulu baru di hidangkan! kenapa? hal kecil seperti ini, tidak bisa di lakukan dengan benar?" ujar dolken dengan suara tegasnya
"ah.. maafkan saya tuan, saya akan segera menukarnya dan mengganti susu yang tuan ingikan.. " saut karyawan itu dengan wajah kaget bercampur cemas nya , dengan cepat karyawan itu pun langsung berjalan pergi sembari membawa kopinya , yang membuat jila pun terdiam sejenak
"dia ternyata perhatian sekali kepada anaknya, aku bisa dibilang mendampatkan sedikit keuntungan karena anak ini. . (batin jila) yang sudah selesai beranjak bangun dari duduk nya dan berjalan menghampiri suaminya itu
"tuan, aku sudah selesai mengulasnya, sebaiknya tuan cek lagi dengan teliti?" pinta jila dengan suara kashnya yang sudah berdiri didepan mejanya
" emm...
tak berselang lama.. karyawan itu pun masuk lagi yang sudah membawa segelas susu di tangannya
__ADS_1
"tuan, ini susunya! " ujar karyawan itu sembari menaruh susu di atas meja kerja asisten tuannya
"ehmm.. taruh disitu kau boleh pergi!"
" baiklah tuan! .. " ucap karyawan itu dengan sopannya langsung berjalan pergi meninggalkan ruangan tuannya
"minumalah susunya!" pinta dolken sembari membuka dan membaca dokumennya satu persatu
"maaf tuan, tapi aku tidak terlalu suka minum susu ." tolak jila dengan suara khasnya yang membuat dolken pun sedikit kesal mendengarnya
"apa perlu aku menyuapimu?" tanya dolken yang sudah mengadahkan wajahnya dengan tatapan dinginyan yang membuat jila pun terkejut dengan tatapan matanya yang sangat menakutkan itu dan akhirnya jila pun mau tidak mau dengan wajah pasrahnya
"tidak.. tidak tuan biar aku minum sendiri saja.. " saut jila dengan cepat langsung mengambil susu di atas mejanya dan meminumnya dengan perlahan
glup.. glup.. glup..
"duduklah dan minum pelan-pelan!" pinta dolken dengan wajah herannya
"laki-laki itu ternyata banyak aturan sekali apakah dia seorang virgo.. (batin jila)dengan wajah kesalnya
"aku adalah scorpion!" saut dolken dengan tiba-tiba , yang membuat jila pun langsung tersedak mendengarnya
uhukk... uhukk...
"apakah dia bukan manusia? apa yang aku pikirkan, ternyata bisa menebaknya ,Sampai aku tersedak karena ucapanya..(batin jila)dengan wajah terkejutnya... uhukk...
"hey, minum susu saja sampai bisa tersedak , sepertinya kemampuan ku sangat hebat bukan? .. " ujar dolken dengan rasa angkuhnya
"orang ini ternyata menyebalkan juga.. (batin jila)sembari mengelap bibirnya dengan telapak tangannya
"oia.. kau Bintang apa?.. " tanya dolken pada wanita itu yang masih berdiri dengan wajah sedikit kesalnya dengan sontak jila pun menjawab begitu saja
"cancer!
"indeks keserasian scorpion dan cancer adalah.." ucap raja yang datang tiba-tiba datang di antara mereka
" adalah 100%!?????.." sontak jila menjawab pertanya raja dengan wajah kebingungannya ,sembari menatap dan melihat kedua laki-laki itu dengan senyuman liciknya
"hehehe...
" emmm...
__ADS_1
"heiii ????kenapa aku menjawabnya! bodoh sekali aku.. aku tidak ingin serasi dengannya... tidakkkkk!!!(batin jila) yang tidak Terima sembari memegang kepalanya beberapa kali yang tak percaya menjawab pertanyaan itu di depan dolken seperti orang bodoh..