
"nenek, apakah kamu tahu sesuatu lainnya yang tidak aku ketahui?.. " tanya dolken dengan wajah terkejutnya kepada nenek nya yang sudah berdiri di depan jendela kamarnya
"emm... dia adalah gadis yang luar biasa! dia jarang tampil di depan umum, tapi hanya sempintas beberapa kali saja, sudah cukup untuk membuat dunia terpukau! sangat cantik sehingga membuat Tuhan pun merasa cemburu aishh__dolken apa kau tahu kenapa nenek begitu ingin kau menikah dengan jila putri ? itu karena... saat aku pertama kali melihat jila putri di rumah sakit, aku tercengang, aku pikir mataku rabun. tapi saat orang lain memberitahuku namanya adalah jila putri, aku langsung dapat menebak sesuatu.." saut ratna yang memberitahukan kepada cucunya itu
" nenek, ini terlalu tidak masuk akal ! itu tidak mungkin! keluarga mahesa punya hanya seorang nona besar, sama sekali tidak ada nona kedua ! .. " protes dolken dengan wajah tak percaya memperjelaskan kepada neneknya itu
"benar, kebetulan seperti ini bisa terjadi di dunia, sebab itu, tidak perduli apakah dia punya hubungan dengan keluarga mahesa atau tidak , kau harus menikahinya ! jika dia ada hubungannya dengan keluarga mahesa, itu berarti group keluarga batara akan terikat dengan keluarga mahesa meskipun kekuatan keluarga mahesa tidak masuk dalam pandangan keluarga batara, tapi bagaimanapun, keluarga mahesa adalah keluarga terpelajar yang telah di turunkan selama ratusan tahun , keluarga mahesa bahkan mengeluarkan ibu negara, jika terikat dengan keluarga mahesa, maka bagi keluarga batara akan menguntungkan dan tidak akan berbahaya , jika sebaliknya, jila putri tidak ada hubungannya dengan keluarga mahesa, ketika anak itu lahir, kau dapat mendapatkannya sesukamu !" ujar ratna dengan pemikirannya
" apa!..."saut dolken dengan wajah bengongnya
"bukannya kau tidak perduli bagaimana akhir dari seorang wanita yang tidak pernah kau sukai ! ? apa yang membuatmu kembali dengan terburu-buru untuk menanyainya ?.. "sindir Ratna kepada cucunya itu yang sudah berdiri tak jauh darinya
" nenek.. tapi , bagaimana mungkin kamu bisa tahu jika jila putri ada hubungannya dengan keluarga mahesa atau tidak?.. " tanya dolken pada nenek nya dengan wajah kebingungannya
__ADS_1
"sangat mudah, biarkan rangga samuel Johnson yang menyelidikinya, di dunia ini apakah ada orang yang lebih perduli akan masalah ini daripada dia? dolken, kau bukan orang yang gegabah, tapi kenapa hari ini..." saut ratna yang memberitahukan dengan sabarnya
"ahh.. tidak apa-apa . . " ucap dolken yang langsung terdiam karena malunya dengan ucapan neneknya itu yang sudah merasakan curiga kepadanya
"dolken, aku dengar kau bertemu lagi dengan dina ? .. " tanya Ratna pada cucunya itu yang membuat dolken pun terkejut mengetahui yang tidak di sengaja itu
"apa nenek tahu itu juga?" saut dolken yang sedikit terkejutnya menatap nenek nya itu
"nenek tidak punya magsud lain, wanita itu memiliki hati yang buruk, bagus jika kau sendiri menyadarinya ! .. " ucap Ratna yang memperingatkan cucunya itu agar tidak gegabah
" baguslah, kalau begitu ini sudah siang, sebaiknya kau makan disini.. " pinta Ratna pada cucunya itu yang sudah duduk di kursi belajarnya yang membuat dolken pun membuang muka kearah lain yang membuat Ratna pun tahu dengan sipat cucunya itu
"aishh...
__ADS_1
" nenek, aku pergi dulu! .. " ucap dolken yang cuek langsung pergi begitu saja dan Ratna pun hanya bisa menghelang nafas beratnya..
"uhuftt.... anak itu benar-benar.." dumel ratna sembari menghelang nafas bertanya
"nyonya besar, kenapa anda bicara seperti itu kepada tuan muda.. " tanya kepala pelayan itu yang sudah masuk berjalan menghampiri majikannya sembari membantu merapihkan buku-bukunya yang sudah selesai di atas meja belajarnya
"eih.. cucuku ini sejak kecil sampai besar tumbuh dengan harga diri yang tinggi jadi ada beberapa hal, mengatakannya sebaliknya dan berbuat sebaliknya baru akan membuatnya rela masuk perangkap , tampaknya ada orang yang dapat mengajarinya dengan baik . . " saut Ratna yang sudah terseyum kecil dengan penuh arti pada cucunya itu
di tempat kantor..
"HAtchiiiii.... aneh sekali, kenapa tiba-tiba bersin...Jangan-jangan aku masuk angin.. " ujar jila yang gerutu dengan suara pelannya sembari membersihkan hidungnya tapi dengan tiba-tiba ponselnya pun berbunyi di atas meja kerjanya
drettt... drett... drett.... ๐ฑ
__ADS_1
"ah.. dina ? kenapa dia tiba-tiba mencariku? apakah terjadi sesuatu padanya?..(batin jila) yang sudah menampakan wajah rasa khawatirnya