sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
mengurungkan niatnya


__ADS_3

" Kau duduklah dulu, aku mau pergi Mandi dulu! " Pinta dolken dengan PDnya telanjang bulat dan melangkah masuk menuju kamar Mandi dan jila pun yang sadar langsung membalikan muka kearah lain dengan wajah malunya yang merah merona dipipinya


"oMG! apa yang aku lakukan ? Kita jelas-jelas adalah suami istri yang pisah rumah ! tapi, sekarang malah chek in dihotel , tidak boleh terjadi aku harus cepat pergi Dari sini bagaimana pun caranya !.. (batin jila) dengan diam-diam dirinya pun melangkah yang ingin cepat pergi tanpa sepengetahuan dolken yang masih didalam kamar Mandinya , namun dalam bersamaan pelayan hotel pun tiba didepan pintu membuat jila pun sedikit terkejut mendengar suara diluar sana disaat dirinya sudah memegang gagang pintu kamarnya yang hendak ingin keluar


Tok... Tok... Tok..


"Tuan muda, makanan yang anda pesan sudah datang ! " triak pelayan hotel diluar sana , dan dolken pun yang mendengar didalam sana langsung berteriak menyuruh istrinya untuk membuka dan menerima pesanannya

__ADS_1


"jila, bisa Bantu aku menerimanya ! "Pinta dolken dengan suara kerasnya didalam sana yang sedang keramas , dan jila pun dengan wajah pasrahnya menghelang nafas berat sembari membuka pintu kamarnya yang sedikit kesal, dan pelayan pun yang sudah melihat pintu kamar tamunya terbuka lebar dengan cepat dirinya pun mendorong meja makanan kedalam , dan tak lupa langsung disajikan diatas meja yang sudah disediakan , dan jila pun yang melihat dan mencium aroma ayam panggang yang utuh membuat dirinya mengurungkan niatnya dan malah melangkah duduk diatas sofa yang seperti orang penurut melihat ayam pagang yang menggunggah selera diatas piring yang besar yang penuh saus dan rempah diatasnya yang membuat air liurnya pun ikut keluar dan menetes disudut bibirnya yang tak sadar


" Ehmm... rasanya pasti enak! emm..tunggu! apa yang terjadi padaku ? kenapa aku tidak bisa lolosnya darinya malah duduk dan melihat pantat ayam yang begitu semok?!.. (batin jila) yang tak sabaranya ingin melahap kedalam mulutnya dan menguyah secara alami namun jila tahan karena gengsinya kepada suaminya yang masih didalam sana, namun tak berselang Lama dolken pun selesai dan keluar Dari kamar Mandinya sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil ditangannya yang sudah telanjang Dada hanya memakai handuk sebatas pinggangnya


"klinkk!!...


"jila, Kau harus tenang! sekarang Kita masih perang dingin dan pisah rumah sebaiknya tahan sebentar saja , lagi Pula aku seorang ibu hamil, bagaimana bisa tertarik dan tergoda oleh pesonanya ! ? . . (batin jila) yang terdiam kaku,yang membuat dolken pun melirik dan memperhatikan istrinya yang sedikit curiga

__ADS_1


"bukankah Kau lapar? tapi, kenapa malah bengong begitu? " Tanya dolken heran


"se, sedikit..


"tapi, kenapa aku merasa Kau menyipitkan matamu disaat memandangiku diam-diam? mungkinkah... " sindir dolken dengan replek memajukan tubuhnya sedikit menatap jila dengan lekatnya yang membuat jila pun sedikit terkejut memundurkan tubuhnya yang sudah dag.. dig.. dug.. tidak karuan melihat sikap suaminya yang tiba-tiba ingin mencium bibirnya namun dengan cepat jila pun mendorong wajah suaminya kerarah belakang sekuat tenaganya


"minggirlah!...

__ADS_1


__ADS_2