sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
lapangan golf


__ADS_3

1 hari kemudian..


di villa milik keluarga batara group..di pagi yang cerah ☀️..


dolken dan jila yang saat ini sedang menikmati sarapan pagi dengan wajah diam-diaman tanpa bicara ataupun saling pandangan satu sama lainnya, mereka berdua hanya sibuk dengan makanan dihadapannya


"kau sedang hamil, hari ini tak usah bermain glof.. " pinta dolken dengan raut wajah dinginya sembari menyuap makanannya kedalam mulutnya


"apakah aku boleh melihatnya? meskipun aku tidak dapat melakukan olahraga yang terlalu berat, tapi banyak olahraga sangat baik untuk ibu hamil bukan! .. " saut jila yang protes yang membuat dolken pun yang mendengar itu amat kesal


brakk... (suara pukulan meja)


"aku sudah kenyang.. " cetus dolken dengan kesalnya beranjak bangun dari duduknya dan berjalan meninggalkan jila seorang diri di meja makan dengan wajah kagetnya


"maaf, aku sudah berjanji pada dina.. (batin jila) dengan diamnya melihat punggung dolken berjalan pergi dengan perasaan marahnya


beberapa jam kemudian..


di ruang ganti..


"ah! rok seperti ini terlalu pendek sekali dan bahkan kalau kena angin bakal tertiup apa sebaiknya aku ganti saja tapi, pasti akan memakan waktu lagi sudahlah lagian aku pake dalaman yang bakal tak terlihat oleh orang lain , dan kenapa aku merasa ada sesuatu yang suram di belakangku ? ?! mungkinkah.. ada hantu.. 😖


" jila... 👻


"apa dia memanggil namaku ! !? (batin jila) yang sudah merinding dengan tubuh yang sudah gemetar ,secara perlahan membalikan wajahnya dan alangkah terkejutnya melihat sahabatnya itu yang sudah berdiri dengan penampilannya yang seperti tukang kebun


" ah?? dina 😮 apa itu kau? kau selalu terlihat cantik mengenakan pakaian apapun ! heheh.. 😁"ujar jila dengan wajah sedikit terkejutnya melihat sahabatnya yang sudah berdiri dihadapannya


"mengagetkanku saja, dikira dia hantu beneran.. (batin jila) sembari menghelang napas leganya

__ADS_1


" uhu~~


"jila, aku sangat iri padamu ! kau terlihat seksi dan cantik, nyonya muda dari keluarga group batara , tampaknya sangat nyaman hehehe . " sindir dina dengan senyuman palsunya


"apa itu nyonya muda keluarga batara, pada dasarnya kami tidak memiliki perasaan apapun, karena anak inilah kami harus menikah! kau sudah tahukan sebelum nya?.. 😔" saut jila yang sedikit murung dengan kenyataannya


"bila begitu, aku masih ada kesempatan! selama aku berhasil merayu dolken batara . . maka, posisi nyonya muda dari keluarga batara akan tergantikan.. (batin dina) yang tersenyum penuh kelicikan


"ahh.. waktunya sudah terlambat , kau istirahatlah dulu disini , aku akan pergi menerima tamu lebih dulu . . " ucap jila sembari melihat jam di tangannya dan segera berjalan pergi dengan terburu-buru namun dengan cepat jila pun menoleh dan berteriak kepada sahabatnya itu


"aku tidak lama, aku akan mencarimu nanti . ." triak jila dengan suara kerasnya


" baiklah.. " saut dina sembari melambaikan tangannya ke arah sahabatnya , yang sudah pergi jauh dari pandangannya dan dirinya pun langsung memulai aksinya sembari melihat cermin besar disampingnya


"selanjutnya giliranku . . (batin dina) dengan antusiasnya membuka topi dan jaketnya , yang sebenarnya dirinya pun masuk dengan penyamaran agar dolken tidak mengetahui kedatangannya saat ini


di lapangan golf⛳..


tak berselang lama..


"uuhh.. huuhh...


" dia 😳kenapa imut sekali . . (batin dolken) yang sudah melihat jila yang sedang berjalan menghampiri dirinya tapi, dolken pun dengan cepat membalikan tubuhnya agar tak terlihat wajah merahnya karena malu melihat sosok istri kecilnya


"rangga samuel Johnson, akan segera datang , kau sedang hamil ,sebaiknya kau Jalan-jalan lah berkeliling . . " ucap dolken dengan suara dinginya


"tikus tanah ini kenapa begitu imut dan menggemaskan.. (batin dolken) 😚sembari membenarkan topinya agar terhindar dari jila yang sudah menatapnya dengan wajah kebingungannya


" ehh! kenapa dia aneh sekali??.. (batin jila) 😮dengan sedikit herannya

__ADS_1


tak berselang lama..


brammm.... brammm... (suara beberapa mobil kecil) datang menghampiri mereka , yang membuat jila dan dolken pun langsung menoleh melihat tamu istimewanya


srakkk....


"maaf, lama menunggu.. " ucap rangga dengan hati senangnya berjalan menghampiri mereka berdua dengan gaya maskulinnya


"ceo rangga tampaknya dalam suasana hati yang baik saat ini.. " sindir dolken dengan suara khasnya berdiri di samping jila dengan angkuhnya


"haha.. ada suami istri ceo batara yang menyambut, tentu saja suasana hatiku akan baik iya'kan? 😊nona jila? ohh..iya pakaian ini sangat cocok denganmu.. " saut rangga dengan senyum ramahnya memuji penampilan jila sembari menyodorkan tangannya yang ingin berjabat tangan dengan antusiasnya, yang membuat jila pun sedikit terkejut dengan wajah bengongnya


"ah! apa dia ingin berjabat tangan.. (batin jila) dengan sedikit cangung dan gugupnya dirinya pun menyambut tangan laki-laki itu dengan senyum kecilnya


" Terimakasih.. "ucap jila dengan rasa tak enak hatinya tak sengaja melihat dolken dengan raut wajah tak sukanya yang membuat jila pun kaget tak percaya melihat mereka berdua yang sudah saling adu tatapan yang mematikan


"sekarang sinar mataharinya sangat baik, bagaimana kalau kita memainkan dua permainan untuk pemanasan😈⚡👹 sesuai keinginan mu..." sontak mereka berdua yang sudah saling tatap dengan penuh penekanan dan memanas seakan ingin perang di antara dua negara yang membuat jila pun merasa cemas dan panik melihat mereka berdua seakan ingin berkelahi saat ini juga


"bau mesiu , kenapa kedua pihak seperti akan memulai perang.. (batin jila)dengan sedikit panik dan was-wasnya melihat mereka berjalan dengan rombongannya masing-masing menuju area golf⛳


"sudahlah, lebih baik aku mencari dina dulu, dia sendirian pasti sangat bosan.. (batin jila) dengan masa bodonya berjalan menuju ruangan ganti


tak berselang lama..


tak... tak... tak..


krakk... (suara pintu)


" dina, ayo kita pergi jalan-jalan . ." triak jila sembari membuka pintu ruang ganti

__ADS_1


krekk...


"ehh? aneh sekali dia pergi kemana??.. (batin jila) yang sudah melihat ruangannya kosong sembari mencari sana sini tapi tak menemukan batang hidung sahabatnya dengan bingungnya


__ADS_2