sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
dolken yang jahil


__ADS_3

malam pun tiba menujukan pukul 10:12 menit..


bramm... cekittt... (suara mobil)


jila Dan ibunya pun akhirnya sampai dirumah kediaman mansion keluarga grup batara yang membuat semua pelayan rumah Dan penjaga pun sangat terkejut dengan mata Dan mulut mereka yang sudah terbuka lebar melihat beberapa karung diatas mobil majikannya yang begitu besar untuk ibunya yang Akan dibawa kekampung halamannya


"ahhh! apa ini korban bencana?.. " bisik Salah satu pelayan bersama teman yang lainnya yang sudah melongo dengan wajah bengongnya , melihat majikannya bersama ibunya yang sudah Turun dari mobilnya yang amat senangnya


"ahh!! aku Kali ini pulang dengan menghabiskan semua uangku, aku bahkan menghabiskan semua uang saku ku untuk bulan depan! akhirnya aku bisa sekali saja merasakan gila belanja yang berkarung-karung !aahhhh! sungguh menyenagkan sekalii!.. " triak jila dengan puas Dan bahagianya sembari berjalan masuk dengan wajah lelahnya yang membuat rose pun hanya bisa menggelengkan kepalanya beberapa Kali melihat tingkah Anaknya Itu sembari menghempaskan nafas beratnya


"uhu~~anak ini.. " gerutu rose dengan suara pelannya sembari melangkah berjalan mengikuti Anaknya Itu dari belakangnya, yang membuat budi pun dengan wajah terkejutnya langsung menoleh melihat beberapa pelayan pria yang masih berdiri dengan wajah bengongnya untuk memindahkan barang majikanya Itu


"kalian semua pindahkan barang Itu ke dalam.. " suruh budi menatap anak buahnya dengan suara tegasnya


"barangnya banyak sekali... seperti yang diharapkan nyonya muda.. " Cetus salah satu pelayan yang masih bengong dengan wajah terkejutnya


"sudahlah, sebaiknya kita kerjakan cepat lebih bagus.. " saut pelayan satunya lagi yang sudah berjalan menuju mobil majikanya bersama dengan yang lainya yang mulai membongkar muatan dengan hati-hati


tak... tak... tak..


"selamat malam nyonya muda anda sudah pulang, apakah nyonya rose bersenang-senang hari ini? " tanya nia dengan ramahnya sembari menaruh teh hangat diatas mejanya untuk majikanya Itu


"sangat senang sekali, maaf sudah merepotkan kalian dirumah.. " saut rose yang sudah terseyum ramah pada nia , yang membuat jila pun langsung duduk diatas sofanya dengan wajah lelahnya sembari menghempaskan nafas beratnya Itu


"uhu~~~aku lelah sekali! "ujar jila sembari mengangkat kedua kakinya diatas sofá dengan nyamannya yang sudah selonjoran , namun dengan tiba-tiba dolken pun berjalan menghampiri istrinya Itu

__ADS_1


"jika begitu lelah, kenapa tidak membiarkanku menjemputmu? " tanya dolken dengan tatapan datarnya , yang membuat jila pun langsung menurunkan kedua


kakinya dan duduk dengan wajah bersalahnya melihat suaminya itu


"Takut kau bilang aku wanita pemborosan.. "saut jila dengan suara pelannya


"kenapa dia ada? apa dia sengaja menungguku , kah?.. (batin jila) yang terdiam dengan wajah herannya


"kau hanya memboroskan beberapa uang saja , jangan khawatir Kan itu, meskipun kau boros seumur hidup, aku masih sanggup memeliharamu ! .. " ujar dolken dengan suara lembutnya berjalan menghampiri istrinya yang sudah berdiri Di belakang kursi sembari mengelus pucuk rambut istrinya beberapa Kali dengan raut senangnya , yang membuat jila pun langsung terdiam kaku melihat sikap suaminya yang tiba-tiba


"dia... benar-benar tidak marah padaku Dan tidak bilang aku pemborosan.. (batin jila) yang masih terdiam dengan pikiranya, namun dengan tiba-tiba tanpa sepengetahuan istrinya ,dolken pun dengan insiatifnya meraih Dan memegang kedua pundak istrinya yang ingin memijatnya secara manual yang membuat jila pun semakin kaget dengan wajah bengongnya


"dolken, dia.. kenapa... tiba-tiba baik seperti ini? dia tenyata memijat pundak ku ? .. (batin jila) yang ingin beranjak bangun dari duduknya , namun dengan cepat dolken pun langsung menahanya Dan menekan kedua bahu istrinya dengan kedua tangannya agar duduk kembali


"ahh!!..


Dan jila pun Yang tidak tahu itu hanya bisa pasrah dengan Mata tertutup , menuruti apa yang dikatakan suaminya Yang sudah merasakan tubuhnya yang begitu rileks Dan nyaman Dari pijatan Yang diberikan oleh suaminya berulang Kali yang membuat dirinya pun terbawa suasana dengan damainya


"oMG.. nyaman sekali.. . (batin jila) yang ingin terlelap dari tidurnya, namun dengan cepat dolken pun Yang memperhatikan jila Yang ingin tertidur Dari mimpinya , dengan liciknya ataupun aba-aba dirinya pun dengan jahilnya menekan pundak istrinya yang sedikit kuat ,membuat jila pun dengan reflek berteriak dengan suara desahannya


" ahhh~~~


dan jila pun yang tersadar Dari jeritan yang cukup keras membuat dirinya pun sedikit malu yang sudah menutup mulutnya dengan kedua tangannya


"gawat, ternyata aku bersuara ! !! . . (batin jila) tersenyum dengan wajah malunya yang tak tertahankan

__ADS_1


"apakah nyonya dolken sedang mengundangku? " bisik dolken dengan suara lembutnya menempelkan bibirnya Dibelakang telinga istrinya dengan sengajanya mencium dengan lembutnya, yang membuat jila pun dengan reflek langsung menghidar sedikit dengan wajah merah Padam Yang tak bisa terhindarkan


"kau.. kau bicara omong kosong apa? ibuku masih ada disini.. " saut jila dengan suara gugupnya menatap suaminya yang begitu dekat Dari wajahnya


"ohh, jádi magsudmu , selama ibu tidak ada dirumah ini, makan aku boleh ? " tanya dolken tersenyum penuh ranyuan


"aku tidak bermagsud seperti itu.. (batin jila) yang langsung terdiam dengan wajah kikunya namun tanpa disengaja dirinya pun memperhatikan Dan memandangi kedua mata suaminya yang begitu dekat


"wahh! bulu matanya sangat panjang! ..(batin jila) dalam sekejap dirinya pun terkesima melihat bulu mata suaminya Yang begitu indah tak berkedip


"apakah nyonya dolken masih ingin terus mengukur ukuran suamimu ini? " ledek dolken dengan tatapan genitnya , membuat jila pun terkejut dengan raut wajah Yang mengebul seperti bom meledak


"ahhh!! aku dipermainkan olehnya lagi!.. (batin jila) yang lagi-lagi menampakan wajah merah panasnya melihat suaminya yang sudah terseyum cengengesan , namun dengan tiba-tiba dolken pun Yang tak sabaranya mendekati lagi wajah istrinya yang hanya beberapa ceti Dari hidungnya Yang Sudah saling menempel dengan nafas yang sudah saling bersahutan tak beraturan membuat jila pun terdiam terpaku menatap kedua bola Mata suaminya Yang begitu dalam , namun dalam sekejap jila Yang sadar langsung memundurkan tubuhnya dengan cepat , dan dolken Yang tak pantang menyerah melihat ITU dirinya pun dengan cepat mengahampirinya lagi , meraih dan memegang dagu jila yang ingin mencium bibirnya yang mungil ,namun dengan cepat jila pun memundurkan lagi tubuhnya yang sudah terpentok diatas sofanya yang panjang , yang membuat dolken pun dengan wajah kesalnya langsung memegang lengan istrinya yang ingin beranjak bangun dari duduknya


"kau ingin lari ke mana lagi! " ujar dolken yang masih berdiri diposisi belakang sofanya


"kau... kau jangan kemari! " protes jila dengan wajah paniknya Yang tak bisa Kabur lagi Dari genggaman suaminya yang sudah Dag... dig... dug... Didalam sana , dan dolken pun dengan cepat naik dan melangkah diatas sofanya Yang ingin mengahampiri istrinya yang sudah menampakan wajah gugup tidak karuan disaat dolken Yang lagi-lagi berusaha ingin mencium istrinya Yang begitu sulit , Yang membuat jila pun dengan wajah pasrahnya dirinya pun dengan cepat memejamkan matanya yang sudah semu merah di pipinya , dan dolken pun Yang melihat ITU terdiam sejenak menatap Dan memandangi istrinya yang sudah memejamkan matanya tanpa disuruh ,dan lagi-lagi jila Yang sadar langsung membuka matanya dengan perlahan melihat suaminya yang sudah terseyum cengengesan


"nyonya dolken, apakah kau begitu tergesa-gesa ingin menciumku? " sindir dolken tersenyum ledek menatap istrinya , yang membuat jila pun semakin Malu sejadi-jadinya


"brengsek, ternyata dia sengaja mengerjaiku lagi!!.. (batin jila) dengan rasa kesalnya dengan cepat dirinya pun mendorong Dada suaminya yang ingin beranjak bangun dari duduknya


"bukannya kau yang mau! cepat minggirlah! "bentak jila dengan juteknya ,yang membuat dolken pun yang melihat Ekpresi wajah istrinya yang Amat kesal dengan cepat dirinya pun meraih dan memegang wajah istrinya yang begitu dekat kearah bibirnya yang mulai mencium yang begitu dalam , yang membuat jila pun kaget dengan mata melotot yang Dari tadi dia tunggu-tunggu di lubuk hatinya yang paling dalam


" uhh~~mmmuuaccchhh💕... muuaaaccchhhh💕...

__ADS_1


"sebenaranya apa yang Kau inginkan dolken ?kelembutan yang sekarang, apakah dia benar-benar sudah memutuskan ingin memberikan hatinya kepadaku, apakah kau benar-benar tidak Akan menyesal kalau memang Itu benar?.. (batin jila) yang sudah memejamkan matanya dan menikmati ciuman dari suaminya yang begitu dominan Dan nikmat didalam sana yang berkejolak tiada Tara


" mmmuuuuaccchhh💕...ggrrr..


__ADS_2