
"aduduh, suasana di dalam sana terlalu berat... jila, bagaimana bisa kau bisa mengenal ceo rangga? .. " tanya rena pada jila dengan wajah seriusnya
"bagaimana mungkin? aku baru bertemu dengannya beberapa kali saja !
"tapi dia memberiku perasaan kalau dia sudah lama mengenalmu , aku memberimu peringatan, kau harus berhati-hati.. " ucap rena yang sudah merasakan kecurigaannya kepada rangga saat ini
"sudahlah, aku datang kesini untuk memastikan kerjasama antara keluarga Johnson dan keluarga batara, meskipun aku tidak dapat melihat dolken batara mempermalukan dirinya sendiri.. mungkin kedepannya bosku ingin agar aku menjilat dolken batara, jadi aku akan mendekatimu terlebih dahulu, jadi aku akan lebih mudah untuk berkerja ., ehkk.. aku merasa kau mendekati orang yang salah.. baiklah aku akan pulang lebih dulu.. bye... " ucap rena yang sudah panjang lebar akhirnya dia pun pulang juga ke asalnya dan tinggallah jila seorang diri yang masih mematung melihat punggung rena berjalan pergi meninggalkan dirinya
"rena.. tiba-tiba aku merasa kalau wanita ini sebenarnya tidak jahat sedikitpun, mungkin karena wajah dan penampilannya yang terlalu cantik dan seksi jadi membuatnya di salahpahami oleh orang lain? .. (batin jila)yang tersenyum kecil sembari melihat wanita itu hilang dari pandangannya
"ngomong-ngomong , seperti apanya ceo Odyssey itu jadi penasaran? setiap hari yang menghadapi semuanya adalah wakil ceo yang elegan ini.. dan dia benar-benar begitu tenang dan selalu memanjakannya!.. " ucap jila dengan wajah penasarannya
di ruangan rapat..
"untuk masalah kerjasama ini , aku mengusulkan agar nyonya yang bertanggung jawab rasio kerjasama dan aspek lainnya mudah di bicarakan ! .. " ucap rangga dengan tenangnya memperjelaskan kepada dolken yang membuat Dolken pun merasa tak senang
"dia ternyata benar-benar datang untuk jila putri.. (batin dolken) yang sudah menatap laki-laki itu
"dia hanyalah seorang asisten kecil, tidak bisa mendukung kasus kerjasama sebesar ini sama sekali. . " ucap dolken yang ingin menolak secara halus keinginan rangga padanya
__ADS_1
"tidak apa-apa, aku sudah bilang, rasio kerjasama dan aspek lainya mudah dibicarakan, timku cukup mampu untuk melakukan ini dengan baik, hanya perlu keluarga batara untuk memberikan kerjasama di timur Tengah dan Afrika , ceo dolken begitu gugup, apakah kau takut aku merebut nyonya batara ? .. " ucap rangga yang memperjelaskan kepada dolken sembari sedikit menyindirnya dengan secara halusnya yang membuat dolken pun langsung meremaskan jemarinya yang sangat geregetan itu
"rangga samuel Johnson, apakah kau sedang menyelidikiku ? .. (batin dolken)
"ceo rangga sungguh pintar bercanda! merupakan berkah bagi jila untuk dapat disukai oleh ceo rangga! ini juga membuktikan kalau aku memiliki pandangan yang baik! . . " ucap dolken yang menahan kesalnya dengan kepura-puraannya ramah dan baik pada laki-laki itu yang mengingat berkataan neneknya di telepone sana 1 hari yang lalu
__plesbeck__
"keluarga batara sudah menunggu begitu lama , akhirnya mendapatkan kesempatan ini , kamu harus memastikan untuk memiliki hubungan yang baik dengan ceo rangga samuel Johnson! kerjasama ini harus dimenangkan! apa kau mengerti magsud nenek 'kan .. " ucap Ratna memperjelaskan kepada cucunya itu di sebrang sana yang membuat dolken pun mau tak mau harus mau apa yang di perintahkan oleh neneknya itu dengan wajah sedikit kesalnya
"baiklah, nenek aku mengerti apa yang nenek magsudkan itu..
__plesbeck__
"jila sedang hamil sekarang, begitu banyak hal yang tidak nyaman untuk dilakukannya, jika ceo rangga jika keberatan, maka kami sebagai suami istri akan melakukannya bersama , ceo rangga tidak akan menyalahkan kalau dolken batara dan jila putri bermesraan di waktu kerja ?
"haha.. ceo dolken benar-benar suka bercanda! haha..
"baik, kalau begitu kita putuskan!.. " sontak mereka berdua yang berbarengan yang sudah saling tatap yang penuh mematikan dan mereka pun beranjak bangun dari duduknya dan berjabat tangan dengan kesepakatan
__ADS_1
beberapa jam kemudian..
"tuan muda, anda tidak boleh masuk nyonya besar sedang sibuk.. " ucap salah satu pelayan itu dengan wajah cemasnya sembari mengikuti langkah dolken menuju kamar neneknya itu
"apa kalian ingin mati!
" tidak tuan! maaf nyonya besar sedang is..
" biarkan dia masuk.. " ucap Ratna yang berteriak di dalam sana, yang membuat dolken pun yang mendengar itu pun dengan cepat berjalan masuk dengan begitu kasar
brakk... (suara pintu terbuka )
"nenek , kenapa kamu harus berkerjasama dengan keluarga Johnson? keluarga batara memegang negara timur Tengah dan Afrika, bukan hanya keluarga Johnson yang ingin berkerjasama dengan keluarga batara yang di Cina! . . " tanya dolken yang protes kepada neneknya itu dengan wajah kesalnya
"tapi kolaborator lain tidak memiliki latar belakang militer dan politik, kalau bukan karena aku yang meneleponmu kemarin , takutnya kau akan menolak kerjasama ini 'kan ? dolken, katakan kenapa kau begitu menentang untuk berkerjasama dengan keluarga Johnson? apa hanya karena kau tidak suka rangga samuel Johnson? lalu jika bukan karena rangga samuel Johnson, apakah karena jila putri , sebab itu kau tidak ingin berkerjasama? jika aku tidak salah ingat.. sebulan lebih yang lalu, kau sangat membenci istrimu , dan juga sangat menentang pernikahan ini, mantan tunangan rangga samuel Johnson adalah yuri katy , yang terlihat persis seperti jila putri , bukan? . . " ucap ratna yang pajang lebar yang sudah tahu rahasia tentang rangga yang membuat dolken pun terkejut mendengar neneknya yang sudah tahu alasan ini semuanya
"apa!!
"apakah kau tidak penasaran, apa hubungannya antara jila putri dan yuri katy?
__ADS_1