sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
bertemuan tak bisa di hindarkan


__ADS_3

"owh rupanya keluarga yuri!.. (batin jila) yang sudah menatap kinara dengan wajah ramahnya, yang membuat kinara pun tak sengaja melirik dan memperhatikan perut jila


" perutmu ini... sudah ada 4 bulan kah?.. " tanya kinara pada jila dengan wajah penasarannya


"iya, sudah 4 bulan lebih, beberapa hari ini lebih cepat besar , rasanya berbeda setiap harinya .. " saut jila yang sudah tertuduk sembari melihat perutnya dan mengelusnya beberapa kali


"maafkan aku barusan aku hilang kendali , kali ini aku datang untuk memberikan perhiasan pada Renata, apa kau tau gadis itu suka sekali dengan perhiasan yang dirancang oleh keluarga mahesa, kebetulan aku sedang dalam perjalanan bisnis di kota ini, jadi aku sekalian mengantarkannya kepadanya , saat aku membuka pintu, aku pikir... aku pikir... ihks... ihks... kau adalah dia kalian sangat mirip sekali! jika kakak ku dan kakak iparku melihatmu, takutnya mereka akan lebih hilang kendali lebih dariku .. ihks... ihks... maaf aku hanya tanya 1 hal lagi, beberapa usia nona jila saat ini? .."tanya kinara dengan wajah penasarannya menatap jila yang begitu berharapnya


"aku 23 tahun.. " saut jila yang sudah menatap kinara dengan wajah biasanya, yang membuat kinara pun terkejut dengan mata melototnya yang langsung beranjak bangun dari duduknya dan menghampiri jila di depannya

__ADS_1


"apa!! mungkinkah kau....


"tapi maaf bibi aku benar-benar tidak ada hubungannya dengan keluarga yuri katy, mungkin itu hanya benar-benar kebetulan saja bibi.. " saut jila dengan cepat langsung menolak apa yang dipikirkannya itu secara halus


namun dengan tiba-tiba Renata pun berteriak kepada beberapa pelayan yang sudah berada di depan pintu dengan wajah kesalnya


"bukankah aku sudah memberitahukan kepada kalian , kalau bibi datang maka biarkan bibi menungguku di ruangan depan ? kenapa kalian....


"maaf, aku... aku tidak tahu bibi akan datang secepat itu.. " ujar Renata yang sudah menampakan wajah bersalahnya di depan jila

__ADS_1


"tenang saja aku tidak apa-apa.. "saut jila yang sudah tersenyum ramahnya , sama halnya dengan kinara yang juga merasa bersalah kepada Renata yang masuk kedalam kamarnya begitu saja


"kau tidak mengizinkanku datang ke kamar untuk mencarimu , apakah karena ada nona jila ada disini? Renata, maafkan bibi yang terlalu terburu-buru, dulu bibi selalu menunggumu di kamar, tidak di sangka kali ini... "ujar kinara yang tak enak hatinya yang sudah menampakan wajah bersalahnya kepada tuan rumah yang sudah menatap dirinya yang sedikit kesal ,yang membuat jila pun sedikit merasa bersalah juga karena ingin beristirahat di kamar Renata bukan di kamar khusus para tamu istimewa


"rupanya begitu.. (batin jila)


"sudah, sudah aku tidak keberatan sedikit pun, kalian jangan saling bertengkar karena aku , aku juga sangat senang bisa mengobrol dengan bibi disini, Renata, aku juga ingin berterima kasih atas kesalahpahaman ini, kalau tidak, aku juga akan bosan membaca disini sendirian, lihatlah asistenku ini tidak pandai mengobrol .." pinta jila yang sudah meredakan mereka berdua dengan wajah tak berdaya nya ,yang membuat wawan pun yang ada di sana sangat sakit hati apa yang di ucapkan majikannya itu


"aku tahu apa arti dari keberadaanku! rupanya aku adalah kambing hitam.. 😭😭sungguh sakit sekali!... (batin wawan) yang sudah menampakan wajah sedihnya sembari memegang dadanya yang tertusuk sindiran majikannya

__ADS_1


dan Renata pun sangat panik dan cemas di saat jila dan bibi kinara yang begitu dekat dan akrab saat ini


"gawat, gawat, bibiku sepertinya sangat tertarik dengan jila putri! kakak mengingatkanku ribuan kali kalau anggota keluarga mahesa tidak boleh tahu tentang jila putri sekarang, tapi.... OMG aku bahkan tidak berani memikirkannya! ... aaahhh... apa yang harus aku lakukan . . (batin Renata) yang tiba-tiba prustasi di buatnya


__ADS_2