sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kedatangan dolken yang tiba-tiba


__ADS_3

"wah~~tak sia-sia aku datang bertamu hari ini, samudra ilmu seharusnya ada disini 'kan ? .. (batin jila) dengan mata terbinar-binarnya melihat sekitarnya dengan wajah kagumnya namun dengan tiba-tiba salah satu pelanyan pun datang berjalan cepat menghampiri tuannya


tak... tak... tak...


" tu... tuan! "triak pelanyan itu dengan wajah paniknya berjalan cepat menghampiri tuannya, yang membuat mahesa pun langsung menoleh melihat pelanyannya yang sudah berdiri dihadapanya dengan nafasnya engos-engosan


" huufttt.....huufttt...


'ada apa kenapa kau teburu-buru begitu? "tanya mahesa dengan wajah penasaranya menatap anak buahnya dengan cemasnya


"CEO dolken... dari keluarga batara datang berkunjung... dan sekarang mereka ada didepan pintu gerbang! " saut pelanyan itu dengan nafas yang engos-engosan meneritahukan kedatangan tamu istimewanya yang tanpa diundang , yang membuat jila, rena dan rangga yang mendengar itu sangat terkejut


"apa?! " sontak mereka berbarengan dengan wajah terkejutnya yang sudah saling tatap satu sama lainnya


"coe dolken datang berkunjung , tentu saja kita tidak bisa membiarkan tamu terhormat menunggu lama didepan pintu, cepat pergi untuk menyambutnya! " pinta mahesa kepada beberapa pelanyan yang ada disana dengan wajah paniknya bergegas berjalan cepat manyambut tamu istimewanya didepan pintu gerbang , dan jila pun yang melihat situwasi semakin ribet melirik sahabatnya yang sudah berdiri disampingnya dengan tatapan curiganya yang membuat rena pun yang melihat itu langsung terkejut dengan wajah paniknya sembari menggelengkan kepalanya beberapa kali kearah sahabatnya itu


"bukan aku yang memanggilnya datang, aku tidak tahu apa-apa! "protes rena dengan wajah gugupnya menatap sahabatnya itu, yang membuat jila pun menghelang napas beratnya sembari berjalan cepat mengikuti mahesa dan alea keluar rumah dengan cepat nya


tak... tak... tak...

__ADS_1


dan alangkah terkejut disaat mahesa dan lainnya melihat beberapa mobil yang sudah terparkir didepan pintu gerbangnya


"i.. ini... sebenarnya apa yang terjadi kenapa begitu banyak orang yang dia bawa !? " gumam mahesa dengan wajah paniknya melihat segerombolan orang yang sudah memasuki halamannya dengan tertib


"kenapa dia datang tiba-tiba ?dan membawa banyak orang kediaman rumah mahesa?.. (batin jila) yang sudah menampakan wajah juteknya memperhatikan tingkah suaminya itu


"tuan, silahkan ,sekarang bisa turun dari mobil ! " pinta raja yang sudah membuka pintu mobil majikanya dengan hormatnya , dan dolken pun yang mendengar arahan seketarisnya langsung melangkah turun dari mobilnya dengan gaya masculine yang bersinar terang, yang membuat mahesa dan alea pun yang melihat pria itu langsung berjalan cepat menghampiri tamu istimewanya


"maaf, Aku tidak tahu kalau ceo dolken akan datang berkunjung, maafkan aku bila kurang sambutan yang begitu mendadak! "ujar mahesa dengan suara sedikit cangungnya menatap pria itu yang lebih tinggi darinya, dan dolkepun yang mendengar itu hanya tersenyum kecil sembari melirik dan melihat istrinya yang sudah berdiri tidak jauh dari pandangannya


"ternyata aslinya dia lebih cantik dari pada difhoto ! . . (batin dolken)yang tersenyum senangnya namun dengan tiba-tiba beberapa orang yang memperhatikan jila pun ikut memuji kecantiknya yang membuat dolken pun yang mendengar itu sangat amat kesal yang tertanhankan


" iya, ternyata dia lebih cantik dari pada difhoto aku juga sangat menyukainya! " bisik mereka yang sudah saling bersahutan dengan wajah kagumnya yang membuat raja pun menoleh, melihat dan memperhatikan raut wajah tuannya yang sudah merah padam


"gawat apa tuan muda sedang marah lagi!?.. (batin raja) yang sudah meraskaan was-wasnya


"penampilannya yang begitu cantik malah dilihat begitu banyak orang . . sungguh menyebalkan sekali ! ckk!... (batin dolken) yang menahan rasa egosinya , tersenyum ramah menatap tuan rumah didepannya


"maaf, aku datang tanpa diundang, aku hanya datang ingin menjemput istriku pulang! "ujar dolken dengan suara khasnya tersenyum manisnya menatap mahesa dan alea yang sudah berdiri dihadapanya , namun dengan tiba-tiba jila pun berjalan menghampiri suaminya dengan wajah kesalnya dan tak lupa rena pun ikut berjalan di belakangnya

__ADS_1


"siapa yang ingin pulang? aku jelas-jelas baru datang , dan bahkan aku pun belom makan siang ! dan apa maksudmu datang kesini membawa orang begitu banyak? kau datang tanpa diundang saja sudah tidak sopan, dan malah membawa orang begitu banyak apa kau ingin memamerkan kekuasaanmu! " triak jila dengan wajah juteknya memarahi tingkah suaminya , yang membuat mahesa pun yang mendengar itu langsung menghampiri mereka dan melarainya


"tidak, tidak, mana ada begitu, justru aku senang tuan dolken dan semua orang yang ada disini sudah bersedia berkunjung kerumah sederhana ini sudah merupakan kehormatan bagi keluarga kami! " ujar mahesa dengan suara khasnya tersenyum ramahnya melarai pertingkaian mereka berdua ,dan dolken pun yang mendengar kekesalan istrinya hanya bisa terdiam dengan pikirannya


" apakah dia marah karena ini? . . (batin dolken) dengan insiatifnya langsung menoleh melihat seketarisnya itu


"raja, biarkan mereka semuanya pergi dari sini sekarang juga! " pinta dolken dengan suara tegasnya yang membuat raja pun yang mendengar itu langsung mengangukan kepalanya


"baik tuan! " saut raja dengan singgap langsung memerintahkan anak buahnya untuk membubarkan sekelompok orang dan berjalan rapih menuju mobilnya masing-masing , yang membuat mahesa dan alea pun yang melihat itu tersenyum lega


"uhu~~... syukurlah . . akhirnya bisa diatasi.. (batin mahesa) menghelang nafas beratnya


" emm.. apa begini sudah 'kah ? ehh!?tapi,kenapa dia masih memasang wajah cemberutnya? .. (batin dolken) dengan wajah bingungnya melirik istrinya itu ,namun hal itu tidak membuat jila amat senang atau bahagia justru bertambah kesal kepada suaminya yang sudah melipat kedua tangannya didadanya sembari membuang muka kearah lain


"ehmm..


dan rena pun yang melihat tingkah mereka berdua tersenyum ledek melihat dolken yang sudah berdiri membantu tak berdaya


" hahahaha... dolken akhirnya kau punya hari dimana kau bisa malu tak berdaya oleh istrimu sendiri bukan!hahahaha....

__ADS_1


__ADS_2