sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
bersia-siap


__ADS_3

pagi pun tiba menujukan pukul 9:12 menit yang saat ini rena dan jila pun sedang bersiap diri yang sudah memakai gaunnya masing-masing yang terlihat begitu cantik dan anggun


"wahh! jila, penampilanmu hari ini kau begitu cantik aku pun sampai tak percaya aura mu begitu bersinar memakai gaun putih silver yang aku pilihkan untumu!.. " puji rena dengan wajah bengongnya melihat menampilan sahabatnya


"hahaha... kau terlalu berlebihan, justru dibandingkan denganmu... aku hanyalah sehelai daun hijau disisi bunga benarkan? " saut jila tersenyum risih melihat menampilan sahabatnya yang lebih seksi memakai gaun pink muda yang sedikit trasparan


"bagaimana mungkin ? lagi pula aku sangat suka penampilanmu hari ini! meski aku tahu tubuhmu tak se'seksi diriku, tapi, aku suka dirimu meski kurus tapi banyak pria kaya yang mengejarmu tidak sepertiku! "ujar rena dengan suara khasnya memperhatikan penampilan sahabatnya dari ujung kaki hingga ujung kepala sembari memegang daku nya

__ADS_1


" sudah, sudah!apa kau Akan terus melihatku seperti itu! " saut jila dengan suara khasnya menoleh melihat rena sembari membenarkan gaunya yang ingin melangkah berjalan keluar kamarnya , dan rena pun dengan wajah sadar ya langsung berjalan mengikuti jila dibelakangnya


"hei, tunggu aku! "triak rena dengan cepat berjalan menghampiri sahabatnya dari sampingnya yang sudah bergandengan tangan menuju keluar dengan wajah senyum senangnya


tak... tak.., tak...


dan rangga pun yang sudah siap menggunakan jas putih silver berdiri didepan mobilnya menunggu wanita yang dia dicintai dengan diamnya , namun tak berselang lama rangga pun menoleh dan melihat penampilan jila hari ini yang begitu cantik menggunakan gaun putih silver yang serasi dengannya , yang membuat rangga pun tersimpuh malu menatap jila yang sedang berjalan menghampiri dirinya

__ADS_1


"pagi, CEO rangga, ohh iya, aku tidak memberitahumu sebelomnya, apakah boleh aku membawa rena pergi bersamaku? " tanya jila dengan suara khasnya tersenyum manis menatap rangga


"tentu, pastinya keluarga mahesa akan Senang bila CEO dapat hadir juga!" saut rangga dengan senyum ramahnya melihat rena yang sudah berdiri dihadapanya


"sungguh pintar bicara! pantas saja kau dan dolken bisa disebut 2 dewa idola didalam negeri! dolken batara mengandalkan hormonnya yang kuat dan wajah yang membuat semua iri, sedangkan kau CEO rangga hanya mengandalkan kedetailannya yang lembut dan penuh perhatian! "puji rena dengan suara khasnya tersenyum ramah menatap rangga yang sudah tersimpuh malu didepan jila


" hahah... terimakasih atas pujian CEO rena, sebaiknya kita bergegas masuk! silahkan!.. nona-nona! "saut rangga dengan ramahnya membuka pintu mobilnya untuk kedua wanita dihadapanya yang sudah berjalan masuk salih bergantian dengan hati-hati , dan di pojokan Sana dolken dan raja pun sudah berdiri melihat dan memperhatikan mereka dengan wajah penasarannya

__ADS_1


"mau kemana dia pergi kenapa berpakaian begitu cantik?bahkan asistennya pun tidak dibawa disampingnya?" tanya dolken dengan suara khasnya menatap mobil portuner hitam yang sudah berjalan pergi dari pandangannya


"nyonya muda bilang kepada wawan kalau hari ini dia ingin pergi bertamu kerumah keluarga mahesa! " saut raja yang sedikit rasa ragunya memberitahukan kepada majikannya , yang membuat dolken pun yang mendengar itu sangat terkejut bukan main yang langsung menoleh melihat seketarisnya dengan tatapan tajamnya


__ADS_2