
beberapa jam kemudian..
"nyonya muda.. nyonya muda.." tanya raja dengan wajah cemasnya yang dari tadi memanggil-mangil nama istri dari tuanya itu yang tak bergemi
" ahh..!?!?
" kenapa bengong? apa ada masalah?.. " tanya raja pada istri tuanya itu sembari menggoyang-goyangkan bahunya dengan wajah cemas dan bingungnya
"ahh.. ini! tadi!? bukanya aku dan di..(batin jila ) dengan wajah bengongnya melihat suaminya itu yang masih duduk di mejanya sembari melihat sekeliling ruangan dengan wajah linglungnya yang tak lupa menatap raja yang masih berbicara padanya beberapa kali dengan wajah sedikit Paniknya
"nyonya... kenapa diam saja?.. " tanya raja sekali lagi dengan wajah serius bercampur penasarannya
" ahh!....sudah cukup! aku tidak apa-apa, hanya sedikit pusing saja! "saut jila yang sudah menundukkan wajahnya sembari memijtat keningnya yang sedikit berat
" dikira tadi itu nyata ternyata hayalanku saja.. ( batin jila)dengan wajah malunya sembari memegang dadanya yang masih bergetar hebat
"kalau nyonya pusing bis.....
" ahh... sudah aku abiskan susunya apa boleh ak...uuhh! huuakkk..."ujar jila dengan rasa mualnya langsung bergegas masuk ke dalam toilet khusus begitu saja..
"nyonya itu disana ada toilet... tunggu!.." triak raja dengan wajah paniknya melihat istri tuanya itu yang sudah masuk begitu saja
__ADS_1
barkkk.... (suara pintu tertutup keras)
"matilah aku, pasti tuan muda akan marah, itu kan toilet khusus untuk tuan muda tidak boleh di gunakan! oleh orang lain direktur saja melarang nya masuk.. ( batin raja)yang sudah panik bercampur was-was menatap tuanya yang masih terdiam dingin
" perintahkan , untuk mengirimkan makanan setiap jamnya!.. " pinta dolken dengan wajah datarnya
"apa!!
"tuan muda tidak marah? ternyata mengizinkan nyonya muda menggunakan toilet pribadinya! dimana karakter suka kebersihnya itu .. (batin raja) dengan wajah terherannya
"karena dia tidak suka susu yang biasa digunakan oleh keluarga kerajaan inggris, kalau begitu aku ganti, menjadi yang biasa digunakan oleh keluarga kerajaan jepang , sepertinya dia akan suka! kenapa malah bengong apa kau mendengarkanku?.. " pinta dolken yang sudah melirik dan melotot pada sekretarisnya itu
" ahh.. maaf tuan, baiklah aku akan datangkan langsung berserta kokinya yang sudah propisonal!.."saut raja dengan wajah ketakutannya
huekk... huekk..huekk..
"ternyata sangat menyiksa di saat hamil muda.. huekk... huekk.. ehh?? emass?? apa benar ini kaca terbuat dari emas?? wah.. ternyata benar,aku salah masuk toilet! benar-benar sangat mewah , sudahlah sebaiknya aku cepat keluar dari pada nanti kena omelannya lagi! "dumel jila yang bicara sendiri sembari bergegas berjalan keluar dengan wajahnya yang sedikit pucat menuju mejanya yang sudah melihat gelas yang sudah terisi penuh lagi
"apa.. susu lagi! " ujar jila dengan wajah bengongnya
"sungguh tidak tahan lagi dengannya .. (batin jila) dengan wajah kesalnya dengan terpaksa mengambil gelas itu yang sudah sangat geregetan ditangannya dan meminumnya secara cepat yang tak sadar matanya pun melirik dan memperhatikan dolken yang sedang sibuk dengan telephonenya yang sudah berdiri di dekat kaca dengan bahasa jepangnya.
__ADS_1
"私は彼の到着を待っています。(Saya menunggu kedatangannya.) またね (sampai jumpa)
" wah.. ternyata dia bisa bahasa jepang juga.. ( batin jila) dengan tanpa sadar memperhatikan dolken sembari meminum susunya sampai habis dan tidak terasa mual lagi
gluk~gluk~gluk~~
"ahh~~
dan dolken pun yang sudah selesai pembicaraannya langsung menoleh ke belakang sembari memperhatikan isi gelas itu yang sudah kosong
"hmm.. ternyata dia tidak muntah lagi syukurlah.. ( batin dolken) yang sudah tersenyum lega melihat dan memperhatikan istrinya itu yang sudah duduk dengan posisinya dan dolken pun melangkah berjalan menghampirinya, jila pun yang sedang fokus tanpa sadar mengadahkan wajahnya dengan kagetnya
" mau apa dia?.. (batin jila)dengan wajah penasarannya
"ulasanmu sangat bagus, sepertinya kau juga bukan vas bunga, lagian kau juga tidak ada modal untuk menjadi vas bunga!" cibir dolken dengan tatapan datarnya
" dasar laki-laki gila, udah kau terbangkan begitu tinggi dengan mudahnya kau jatuhkan lagi..(batin jila)yang sudah menampakan wajah kesalnya pada laki-laki itu yang sudah ada di depannya
"aku tau diri ,aku biasa saja tak punya apa-apa atau pun uang untuk berdandan cantik atau pun beli baju dan tas Mahal,tidak seperti teman-temanku yang lainya dengan royalnya dari atas rambut sampai bawah kakinya pun hanya cukup 6 bulan gajihku disini !yang hanya karyawan Biasa-biasa saja, tapi meski itu fakta tapi tidak usah menertawakanku !uuhh....sudahlah, bukan masalah bagiku , kau tau sendiri aku tidak punya latar belakang sekolah terkenal, dan tidak ada pengalaman di luar negeri! jika tidak mengerjakan lebih banyak hal, maka tidak bisa berpijak di perusahaan sebesar ini kan ?.." cetus jila dengan juteknya
"aku awalnya, memang bukan melihat rupa dalam melayani orang, lagi pula dia adalah seorang CEO +suami kontrakku, dan aku hanya karyawan , bila atasan bilang apa , aku harus menanggungnya , tidak boleh marah hal semacam ini.. (batin jila) dengan sabarnya yang membuat dolken pun yang mendengar itu terseyum penuh arti dan sontak saja mendekati istrinya itu begitu dekat
__ADS_1
"jadi, kau masih bisa melakukan hal lain lebih dari itu ? . ." bisik dolken dengan suara lembutnya yang penuh arti, yang membuat jila pun yang mendengar itu langsung merasakan jantungan dengan tiba -tiba
deg.. deg.. deg...