sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kedatangan saingan baru


__ADS_3

"doctor bilang, nyonya muda dan anaknya baik-baik saja supir yang ceroboh itu hanya menabrak kaki nyonya muda, dan tidak melukai janin dalam kandungannya.. " ucap raja dengan wajah gugupnya bercampur ketakutan yang sudah di tatap oleh tuanya seperti akan memakannya bulat-bulat dengan tatapan yang begitu menusuk jantungnya yang sudah bergetar seluruh tubuhnya


"luruskan lidahmu sebelum bicara? apakah aku menakutkan? .. " ucap dolken melihat seketarisnya itu yang sudah menatapnya tajam dengan matanya yang sudah menyalakan api seperti iblis


"ti, tidak tuan!dan juga yang menabrak nyonya muda itu adalah orang yang ingin berkerja sama dengan anak perusahaan.. " ucap raja yang sudah melihat tuan nya dengan wajah seriusnya


"ohh? perusahaan mana?.. " tanya dolken pada seketarisnya itu


"perusahaan zilong biological mereka adalah produsen yang secara khusus menyediakan bahan baku krim wajah yang baru saja memenangkan tender awal tahun ini, mengalahkan pemasok bahan baku tahun lalu untuk mendampatkan hak pemasok tahun ini, perusahaan zilong adalah anak perusahaan yang diakuisisi oleh group perusahaan keluarga rangga, aset perusahaan sekitar satu miliar , general manager mereka sekarang berada di kota s, menurut kabar, kali ini dia datang yang pertama adalah untuk membicarakan kerja sama lebih lanjut dengan group keluarga batara , yang kedua untuk bertemu dengan CEO group keluarga rangga, rangga Samuel Johnson.. " ucap raja panjang lebar memperjelaskan kepada tuannya yang masih berdiri mendengar seketarisnya itu bicara dengan penuh seriusnya

__ADS_1


"rangga Samuel Johnson?


"CEO rangga, sudah mendengar tentang masalah terlukanya nyonya muda, dan sudah meminta asistennya untuk menelepon... " ucap raja yang bicara terpotong oleh dolken yang penasarannya


" apa dia ingin bertemu dengan jila putri?.. " tanya dolken pada raja dengan wajah seriusnya yang membuat jila pun yang mendengar itu langsung melihat raja juga dengan wajah penasaran nya


"tidak tahu kenapa, aku seperti nya punya pirasat buruk , jika membiarkan rangga Samuel Johnson bertemu dengan jila putri , maka aku akan kehilangan jila putri..kehilangan? kenapa aku memiliki pemikiran seperti ini ?(batin dolken) yang sudah menatap jila yang begitu lama seakan -akan pirasat itu akan menjadi kenyataan dalam hidupnya dengan cepat dolken pun berbalikan tubuhnya dan membelakangi jila yang sedang memperhatiakan dirinya


" kenapa dia? (batin jila) dengan wajah penasaran yang ingin bicara juga padanya dengan keberaniannya jila pun membuka mulutnya sembari melihat punggung dolken

__ADS_1


"dolken, bila tidak...


"tidak perlu! CEO rangga begitu sibuk, jadi tidak perlu khawatir tentang hal-hal sepele seperti ini, tubuh nyonya sedang tidak sehat, jadi sebaiknya baik-baiklah memulihkan diri di rumah sakit. . " ucap dolken yang bicara sembari berjalan menuju keluar ruangan dan tak melihat ke belakang lagi yang membuat jila dan raja pun hanya bisa terdiam mendengar tuan nya bicara , yang membuat jila pun semakin penasaran dengan nama yang raja dan dolken sebutkan tadi


"ada apa dengannya kenapa tiba-tiba menjadi murung . . tunggu.. perusahaan zilong biological? rangga Samuel Johnson? seperti nya aku pernah mendengar nya.. (batin jila) sembari memegang kepalanya yang sedang berusaha mengingat-ingat nama itu di memory kepalanya beberapa kali tapi sia-sia


" dasar bodoh kenapa tidak bisa ingat! aku juga tidak mengenalnya , jadi untuk apa menyatakan rasa prihatinnya ? .. " ucap jila yang sudah berteriak sembari mengacak-ngacak rambutnya itu seperti orang gila yang membuat raja pun yang masih ada di Sana sangat terkejut melihat tingkah istri dari tuanya itu


"ada apa dengan nyonya muda? apa dia begitu tertekan sampai segitunya?.. (batin raja) dengan wajah bengongnya yang masih berdiri di depan pintu

__ADS_1


__ADS_2