sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
dolken yang begitu gugup


__ADS_3

"ya tuhan itu sangat adil, orang tampan dan kaya benar-benar tidak memiliki EQ yang tinggi.. apa dia ingin mengajakku berkencan? dengan sikap nya begini?.. (batin jila) yang langsung mengadahkan wajahnya menatap suaminya dengan seriusnya


"tunggu! apa kau.. sedang berusaha kencan denganku? dolken , jawab aku apakah kau sedang berusaha ingin berkencan denganku? " tanya jila dengan suara kerasnya menatap dolken dengan wajah berharapnya yang membuat dolken pun terdiam terkejut dengan wajah gugupnya yang gemetar hebat disekujur tubunya yang baru iya rasakan dengan istrinya saat ini

__ADS_1


"benar, aku sedang berusaha menemanimu jalan-jalan dan berkencan , kau seharusnya sudah tidak marah lagi 'kan? " ujar dolken dengan suara berat dibibirnya membalikan wajahnya yang semu merah karena malunya dengan kejujurannya , yang membuat jila pun yang mendengar itu langsung terdiam dengan mata bulatnya dan tertunduk tersenyum kecil dengan senangnya sembari menyelipkan rambut kebelakang telingannya


"rupanya.. seorang pewaris dari keluarga batara group , seorang CEO yang begitu dingin dan sadis yang bisa membunuh orang sambil bicara dengan tawa sinisnya,dan dia juga seorang penghasilkan ratusan juta dolar dalam hitungan menit hanya dengan menjentikan jarinya , ternyata aku baru sadar dia baru pertama kalinya berkencan dengan seorang wanita.. apa lagi wanita itu adalah aku! . . (batin jila) dengan wajah sedikit terkejut dengan wajah bengongnya menatap kedua barang yang sudah ada dikedua tangannya dan tak berselang lama jila pun tersenyum lebar menoleh melihat punggung suaminya dengan antusiasnya

__ADS_1


"baiklah, aku tak akan sungkan lagi, aku ingin makan eskrim tujuh rasa, lalu aku ingin sekali makan gulali warna pink , dan satu lagi aku ingin sekali makan permen rasa susu bercampur buah-buahan, uuhhh.. rasanya aku akan memakan manis-manis seharian ini! hahaha... ayo, cepat aku sudah gak sabar lagi memakan mereka semuanya kedalam mulutku! " ujar jila dengan antusiasnya yang amat senang dan bahagianya , terpancar sinar diraut wajahnya yang tersenyum lebar sembari menarik tangan dolken dengan begitu eratnya, sama halnya dengan dolken dirinya pun amat senang luar biasa melihat istrinya tersenyum sumringah melangkah berjalan mengikuti dibelakangnya menuju tempat jajanan yang jila inginkan


"baiklah, setidaknya pelan sedikit jangan terburu-buru begitu! " pinta dolken dengan suara pelannya yang membuat jila pun berhenti melangkah dan menoleh melihat dolken dengan senyum manisnya

__ADS_1


"hehehe.. maaf, aku tak bisa kendalikan diriku! " saut jila yang sedikit malunya , melangkah berjalan yang sedikit pelan dan bergandengan tangan dengan penuh lembutnya , yang membuat perasaan mereka pun saling bergejolak dengan diamnya


__ADS_2