
"tampaknya jalanku masih panjang untuk mendapatkan kebaikan hati jila , aku juga ingin menjadi sahabat baiknya aku tidak boleh kalah dengan rena aku juga butuh sahabat seperti jila! semangat aku pasti bisa!.. (batin Renata) yang tiba-tiba semangat mengangkat kedua tangannya yang begitu antusias membuat jila pun yang melihat itu sedikit terkejut
"ehh? kenapa dia tiba-tiba terlihat begitu bersemangat bikin kaget saja!.. (batin jila) yang tak ambil pusing dirinya melanjutkan permainan lagi dan dipojokan sana rena pun dengan genitnya Mencoba berkomunikasi dengan pria idamannya lewat laptop dengan nanda manjanya
"helo! kita sudah mengobrol begitu lama tapi aku masih belom tahu seperti apa wajahmu, bolehkah saat ini aku bisa melihatmu sebelum bertemu nanti?" bujuk rena yang sedikit genit membuat pria itu pun mengiyakan ajakannya disebrang sana
"baik, baik, aku juga tidak munafik, justru aku ingin melihat raut wajahmu dari awal ! " saut pria disebrang sana dengan senangnya dan rena pun yang mendengar ITU dengan cepat merias dirinya beberapa kali
"ehem! baiklah apa boleh aku buka vidio nya... " tanya rena yang tak sabarannya
__ADS_1
" baik!..
dan rena pun dengan amat bahagia Nya membuka vidio dan melihat sosok pria dilayar leptop Nya , membuat dirinya langsung terdiam terkejut dengan wajah kakunya
"haloha!!.. wahh! ternyata kau cantik sekali! aku jadi sedikit minder hehehe!... oia! kalian sedang ada dimana? astaga, astaga, aku mimpi apa semalam, kau terlihat begitu cantik dibandingkan ada difhoto! ngomong-ngomong siapa kedua wanita cantik dibelakang mu , apakah mereka adalah teman-temanmu? apakah kau mengundang mereka untuk bertemu denganku bersama? kebetulan sekali kedua temanku juga masih jomblo loh! hehehehe !.." saut pria berkulit hitam dengan rambut keriting disebrang sana dengan PDnya dan rena pun yang mendengar ITU langsung berubah dratis menampakan raut wajah yang sedikit tidak senang sama sekali
"mereka berdua bukanlah wanita sembarangan , orang yang dapat bertemu langsung! " saut rena jutek
"hahh... kalau begitu sungguh membosankan sekali! " ujar pria itu disebrang sana yang sedikit kecewa
__ADS_1
"sudahlah, aku masih ada urusan lain aku offline dulu yah.. bay!..
klikk!..
"ehh?! tunggu rena, kau jangan pergi! aku masih belom menyayikan lagu cinta untukmu!! rena!!... halo.. halo... halo! " triak pria berkulit hitam disebrang sana yang amat kecewa melihat layar leptop Nya yang sudah dimatikan dengan sepihak dan rena pun yang sudah mematikan leptopnya terdiam sejenak dengan pikiranya yang sedikit kecewa
"sungguh menyebalkan! kenapa tanpa sadar aku malah membandingkan pria itu dengan bosku? bosku apa baiknya dia?si maria ja*lang yang berpura-pura suci itu, masih begitu dimanjakan seperti harta karun Nya! cih! ..biarkan saja dia terus memanjakannya ! aku tidak perduli dan jangan sampai dia menggangguku saja aku akan lebih bertindak lebih dulu! .. (batin rena) dengan rasa kesal dan kecewanya beranjak bangun dari duduknya dan berjalan menuju meja sahabatnya yang sedang asik bermain , yang tak butuh lama rena pun berdiri dibelakang Renata sembari memperhatikan permainan yang begitu hebat membuat dirinya pun sedikit tertangtang dibandingkan jila yang hanya pemula
"tidak disangka ternyata dia jago main mahyong juga,tidak sesusai dengan penampilannya yang begitu lugu, tapi Cara bermainnya begitu garang! . . (batin rena) yang tak mau kalah dirinya pun dengan cepat menghampiri jila
__ADS_1
"jalan yang ini! " sontak rena yang mengambil permainan sahabatnya dan Renata pun dengan rasa tak sukanya melirik rena yang sudah berdiri dihadapanya