sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
cari perhatian


__ADS_3

beberapa jam kemudian..


jila pun yang sudah sampai di rumah sakit sedang berjalan menuju ruang inap sembari mengelap air matanya yang sudah terisak-isak yang sudah melihat beberapa bodyguard nya yang sedang menunggunya di pintu depan kamarnya dan jila pun dengan cepat menghapus air matanya di saat salah satu bodyguard itu berjalan menghampiri dirinya yang begitu cepat


"nyonya muda ! apa anda baik-baik saja?


"ah! aku baik, dan Terima kasih atas kerja keras kalian.. " ucap jila yang sudah berubah wajah menjadi sangat ceria seperti sebelumnya


"gawat hampir saja terlihat.. (batin jila) yang sudah menampakan senyuman cerianya kepada beberapa bodyguard yang sudah ada di hadapannya


"nyonya muda, silahkan masuk .. " ucap salah satu bodyguard itu sembari membuka gagang pintunya yang membuat jila pun melangkah berjalan masuk


krekkk... (suara pintu)

__ADS_1


dan alangkah kagetnya tidak percaya dengan mata melototnya yang sudah berjalan masuk ke ruangan itu dengan mata yang sudah terbinar-binar melihat seisi ruangan itu yang seperti hotel bintang tujuh yang banyak bling-bling dimana -mana


"wahh! !! ini kamar rawatku kan? (batin jila) dengan tak percayanya langsung memundurkan tubuhnya dengan cepat dan kaget sembari berhenti sejenak dan mengadahkan wajahnya ke arah atas pintu yang melihat no kamarnya " benar ini adalah kamar rawatku sendiri?.. (batin jila) dengan wajah bengong yang masih berdiri di depan pintu tak percaya yang tiba-tiba melihat beberapa bodyguard yang sudah pergi berjalan cepat ke arah seseorang datang di balik pintu lift yang sudah terbuka


"ceo!


" ah! laki-laki itu ? .. (batin jila) yang sudah melihat dolken berjalan menghampirnya dengan wajah mereka yang saling tatap dengan dinginya


"kau, mau apa datang lagi kesini.. " ucap jila dengan cetusnya yang sudah melihat laki-laki itu dengan tatapan tak sukanya , yang membuat dolken pun menatapnya dengan tajam dan mereka pun tak banyak bicara hanya saling lempar tatap dengan dinginya


" apa! dia mengabaikanku ! .. (batin jila) dengan kagetnya melihat laki-laki itu yang sudah berjalan begitu saja, dengan wajah kesalnya jila pun menyusul dari belakang nya dengan suara kerasnya


"tidak benar! kamu kenapa masuk ke kamar rawatku ! ? .. " ucap jila dengan cepat masuk ke dalam kamar dengan wajah kesalnya yang membuat jila pun dengan tiba -tiba..

__ADS_1


"wahhhhh! ! kamu kenapa malah buka bajumu !?.. " ucap jila yang sudah berhenti dan berbalik badannya sembari menututup wajahnya dengan kedua tangannya


"tentu saja karena aku ingin tidur disini ,apa kau tau?setelah kau pergi, presiden memintaku kembali dan secara resmi menandatangi kontrak antara gruop keluarga batara dan perusahaan Korea , perusahaan cabang Korea juga memperluas rekrutmen dan kapasitasnya, serta mendapatkan persetujuan dari presiden Korea, anak perusahaan gruop keluarga batara juga di anugaerahi kehormatan seorang duta besar Korea.. " ucap dolken yang panjang lebar sembari membuka semua baju dinasnya dengan baju piyama nya yang sudah di siapakan sebelumnya oleh beberapa pelayannya dengan posisi mereka yang saling membelakangi , yang membuat jila pun yang mendengar itu ada rasa senang dan kecewanya pada dolken


"syukurlah! ahh, tidak benar ,lagian apa hubungannya dengan diriku?menyebalkan sekali dia..(batin jila) yang masih berdiri dengan posisinya


"ohh iya, nyonya bilang, dia berterimakasih atas penjelasanmu hari ini,presiden dan istrinya masih di kota ini . . " ucap dolken yang sudah selesai dengan segera berbalik badan dengan senyuman tergaris di bibirnya melihat wanita itu yang masih berdiri menutupi wajahnya dengan kedua tangannya yang membuat dolken pun diam-diam berjalan seperti maling yang tidak terdengar langkah kakinya sedikitpun yang membuat jila pun terasa hening dan tak ada suara sedikitpun ataupun langkah kaki seseorang ,yang membuat jila pun mengintip dengan jarinya yang sudah di lebarkan hanya untuk satu mata saja


"ah! sudah tidak ada suara? apa dia sudah pergi? . . (batin jila) yang sudah mengintip di sela-sela jarinya dengan seksama tapi dengan tiba-tiba


"ehh!! karena itu aktingnya harus satu set lengkap apakah kau mengerti?.. " ucap dolken yang sudah membuka dan memegang lebar kedua tangan jila yang sudah menutupi wajahnya yang membuat jila pun sangat terkejut dengan tatapan mereka yang sudah saling ketemu yang begitu dekat


"kau juga bukannya sudah melihatnya , untuk apa di tutupi dengan tanganmu?.. " tanya dolken pada jila dengan tatapan menggodanya yang membuat jila pun salah tingkah dengan tiba-tiba

__ADS_1


"hei, bukanya para gadis semuanya akan bisa malunya ! di saat seorang pria telanjang yang begitu terang-terangan!


__ADS_2