
"nyonya muda, tuan muda terus meminta anda untuk melanyaninya, kami sudah berusaha keras! kami sekarang menyerahkan disini pada anda nyonya.. " ujar salah satu pelayan itu bersama yang lainya yang sudah menundukan wajahnya sedikit dengan wajah memohonnya menatap majikanya itu dengan segera mereka pun berjalan pergi meninggalkan majikanya yang masih berdiri terdiam dengan wajah bengongnya
"hah??! apa!?? Eehh!? tunggu! kalian jangan pergi dulu! " triak jila yang sudah menahan dengan tangannya tapi sayang mereka terlalu cepat
brakkk... (suara pintu)
yang membuat dolken pun yang mendengar itu sedikit lega dan senang di saat mereka hanya berdua saja di dalam kamarnya
"tikus kecil! sebaiknya kau cepat kemari dan lanyani aku dengan baik-baik .. (batin dolken) yang masih memejamkan matanya dengan aktingnya , yang membuat jila pun langsung membalikan tubuhnya dan menatap suaminya itu yang sudah terbaring diatas ranjangnya sembari menghempaskan nafas beratnya
" huh~~~mabuk seperti cacing lumpur sudahlah, biarkan saja dia tidur seperti itu ! . . (batin jila) yang sudah menatap acuh pada suaminya itu yang sudah membalikan tubuhnya yang ingin beranjak melangkah keluar yang membuat dolken pun tersadar mendengar langkah istrinya itu jauh
"dasar kau tikus tanah! beraninya kau ingin pergi dan tidak memperdulikanku ! . . (batin dolken) dengan cepat langsung menjatuhkan tubuhnya ke lantai
" brukkk!!
yang membuat jila pun langsung menoleh dengan wajah terkejutnya melihat suaminya itu yang sudah tergeletak di bawah sana
"ahh! ! apa yang dia lakukan? tunggu! apa dia sengaja?.. "gumam jila dengan suara pelannya sembari memperhatikan suaminya itu yang belom bergerak di bawah sana yang membuat jila pun mau tak mau berjalan menghampirinya dengan wajah tak berdayanya , membantunya bangun dan di baringkan lagi diatas ranjangnya dengan hati-hati..
__ADS_1
"uhmm... uhu~~berat juga ternyata, untung saja dia bisa bangun sendiri hanya perlu memapahnya saja, kalau tidak entah apa yang akan terjadi ?.. lagi pula sekarang dia lagi mabok , otomatis dia setengah tak sadarkan diri dan disini juga tidak ada orang lain . . sebaiknya aku menggantikan bajunya ,bukan ? tapi... " gerutu jila yang (⁄⁄•⁄ω⁄•⁄⁄) malu-malu dan sedikit ragu membuka kancing kemeja suaminya itu satu -persatu dengan pelan-pelan dengan rasa gugupnya sembari menelan ludahnya begitu saja dengan mata melototnya melihat postur tubuh suaminya itu yang seperti roti sobek yang kekar dan padat yang sudah terbuka lebar
"wah~~tubuhnya terlalu bagus sampai aku tidak bisa.... sudahlah jangan di pandangi terus nanti aku bisa gila karenanya.. (batin jila) yang sudah menarik kemejanya dari tubuh suaminya itu yang sudah telanjang dada, dan kemudian jila pun langsung melihat arah celananya yang belom dia buka dengan wajah kikuk nya
"selanjutnya adalah.. tidak mau.. ini terlalu menegangkan! tapi sekarang aku adalah ibu hamil! .. " gerutu jila dengan rasa gugupnya yang sudah menampakan wajah merahnya yang seperti kepiting rebus yang sudah menutup matanya pake tangannya
"tunggu! benar ? kenapa tidak pejamkan saja mataku, jadi tidak perlu takut.. (batin jila ) dengan rasa malunya langsung memejamkan matanya sembari membuka celana suaminya itu dengan hati-hati agar tak tersentuh dengan juniornya yang masih tertidur lelap , yang sudah meraba-raba membuka gesper sileting dan kancingnya, yang membuat dolken pun merasa sedikit gelisah yang sudah dag~~ dig~~ dug~~ di dalam sana
"syutt...
"hmm.. hmm.. apa ini ko keras amat? (batin jila) dengan rasa penasarannya langsung membuka matanya sedikit dengan wajah terkejutnya melihat sosok benda yang sudah mulai bergerak dan besar
" tidak, sungguh memalukan kalau dia bangun dan sadar saat ini.. "gerutu jila yang sudah membalikan tubuhnya yang ingin beranjak pergi namun dengan cepat dolken pun langsung membuka matanya dan menangkap tangan dan memegangnya begitu erat
"mau kemana kau? apakah kau puas sudah melihat semuanya? aku seperti bayi yang telanjang oleh ibunya yang ingin dimandikan? " tanya dolken yang sudah menatapnya penuh kemenangan pada istrinya itu yang sudah semu merah diwajahnya
"kau! sungguh kekanak-kanakan! kau... bukannya lagi mabok ? tapi kenapa begitu cepat bangun?.. " saut jila yang masih membalikan wajahnya dengan rasa malunya
"ckk.. apakah menurutmu beberapa gelas anggur bisa menjatuhkanku?! "ujar dolken yang sudah tersenyum bangganya menatap istrinya itu yang masih menyembunyikan wajah malunya, dengan sengaja dolken pun langsung menarik tangan istrinya itu ke arah pangkuannya yang membuat jila pun terkejut
__ADS_1
" ahh!!!
"kau tidak akan bisa lari dari genggamanku "ujar dolken yang sudah menatap istrinya itu yang begitu dekat sembari membelai pipi dan bibirnya begitu lembut yang ingin menciumnya yang membuat jila pun langsung memejamkan matanya yang masih semu merah yang sudah dag~~ dig~~ dug~~ dengan liciknya dolken pun langsung menyampingkan bibirnya kearah telinga istrinya itu
"kau minta pengurus rumah masuk dan datang kesini untuk melanyaniku mandi.. "bisik dolken dengan suara lembutnya, yang membuat jila pun langsung tersadar dan kaget yang sudah membuka matanya lebar-lebar menatap suaminya itu yang sudah tersenyum kikuk seperti orang bodoh
"aku tidak suka orang lain . . " ujar dolken menatap istrinya itu dengan sengajanya yang membuat jila pun terdiam dengan wajah bengongnya
"ehhh?
"kenapa? kau sepertinya sangat kecewa .. "bisik dolken yang lagi-lagi meranyu istrinya itu yang sudah serba salah di buat olehnya, yang membuat jila pun dengan sadar langsung mendorong suaminya itu dari dekapannya
"mana.. mana ada! kau jangan sembarangan ngomong ! " saut jila dengan wajah paniknya
"dasar kau dolken batara bajingan ! senang sekali kau menggoda orang! apakah dirimu itu terlalu hebat!.. (batin jila) dengan rasa kesalnya langsung beranjak bangun tapi dengan cepat dolken pun langsung menangkap dan memegang tangan istrinya itu lagi kearah pangkuannya , yang membuat jila pun terkejut dan sadar menduduki pas junior yang sudah berdiri tegak, dengan cepat dolken pun langsung mencium bibir istrinya itu yang begitu dalam dan agresif yang berada di pelukannya yang begitu erat, dengan tubuhnya yang sudah telanjang bulat
" emmmuuchhh💕~emmmmm💕
yang membuat jila pun langsung melotot dengan wajah kagetnya yang sudah kehabisan nafasnya yang tak teratur
__ADS_1
"ahh~~rasanya ingin mati!