sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kedatangan musuh lama


__ADS_3

"selain itu, meskipun aku tidak tahu bagaimana tuan rangga tahu tentang kontrakku dengan dolken batara, tapi itu tidak penting, bahkan jika tuan rangga mengungkapkan rahasia ini, aku juga akan berkerja sama dengan dolken untuk menyeselaikan kebohongan ini didepan media , ini adalah persyaratan yang aku janjikan padanya, waktu hanya 5 bulan lagi ,meski dibilang panjang juga panjang, dibilang pendek ya juga pendek, penderitaan selama bertahun-tahun juga akan terlewati , apakah aku masih takut dengan 5 bulan ini? .. " ujar jila dengan keputusannya


"baik, karena ini adalah keputusanmu , maka aku akan menghargai pilihanmu, tentu saja, jika kau membuntuhkan, kau boleh mencariku kapan saja! selama itu adalah sesuatu yang tidak kau suka , aku tidak akan melakukanya ! aku tidak pernah berjanji pada siapapun, yuri katy juga tidak pernah membuntuhkan janjiku, sebab itu, janjiku pertamaku adalah untukmu, janji ini berlaku seumur hidup ! " saut rangga dengan suara tegasnya meskipun dalam hatinya sedikit kecewa , yang membuat jila pun yang mendengar itu sangat senang dan lega sembari memegang dadanya


"baik aku akan ingat! aku juga ingin berterima kasih padamu!


"ehem ~ehem~tapi, aku punya permintaan , aku tidak tahu apakah kau bisa mengatakanya? apakah boleh aku berteman denganmu? .. " tanya rangga yang sudah menampakan wajah malu-malunya yang sudah semu merah dipipinya yang membuat jila pun langsung tertawa renyah


"ppfffffttttttt~~berteman denganku , adalah aku yang beruntung , tuan rangga hahaha. ..


"bisakah kau panggil aku rangga saja.. " Pinta rangga dengan wajah malunya yang sudah menujuk dirinya dengan telunjuknya yang membuat jila pun terdiam sejenak


"rangga..


beberapa jam kemudian..


hari yang sangat melelahkan akhirnya jila pun pulang ke mansion nya dengan wajah capenya , dan tentunya sudah di sambut oleh beberapa pelanyan termasuk bibi nia yang sudah berjalan menghampiri majikannya

__ADS_1


tak... tak... tak...


"nyonya muda, anda sudah pulang " tanya nia dengan wajah ramahnya


"iya, owh ..aku hampir lupa , lihatlah bibi , hadiahku! bagus kan? " saut jila yang sudah memamerkan hadiahnya didalam kotaknya, yang membuat nia pun sedikit terkejut dengan wajah bengongnya


"nyonya muda, apa anda suka ini? " tanya nia dengan wajah bengongnya sembari menatap boneka kecil itu di hadapanya


"boneka seperti ini di toko swalayan juga banyak yang jual dan bahkan lebih murah ?.. (batin nia) dengan diamnya


"gimana imut sekali, kan? " tanya jila dengan wajah senangnya


"tapi, nyonya itu adalah hiasan bernilai jutaan... " tolak nia dengan halusnya , yang membuat wawan pun sangat terharu mendengar perkataan majikanya yang sangat menghargai hadiahnya itu


"ihkss.... syukurlah nyonya muda sangat suka kado pemberianku itu ihks... (batin wawan) yang sudah meneteskan air matanya yang begitu terharunya , yang membuat nia pun terdiam sejenak dengan pikirannya itu


"apakah benda ini benar-benar sangat bagus? (batin nia) sembari mengamati dan memperhatikan boneka kecil itu yang sudah ada ditangannya untuk menaruhnya di rak yang majikannya tunjukan

__ADS_1


tak berselang lama tiba-tiba


ponsel jila pun berbunyi di saku celana wawan . .


kring... kring... kring...


yang membuat wawan pun langsung mengambilnya dan melihat nomor di layar ponselnya , dengan segera wawan pun memberikan dan menyodorkan ponselnya kepada majikannya


" nyonya muda ini ponsel Anda berbunyi..


yang membuat jila pun langsung menerimanya dengan wajah penasarannya


"nomor tak di kenal? siapa ya? baiklah sebaiknya aku angkat saja?(batin jila) dengan penasarannya langsung mengangkatnya


haloo... "


"jila putri? apakah kau kenal dengan dina sahabatmu diwaktu kecil dulu? jika dia ingin hidup , datanglah kemari dengan membawa uang tunai sebesar 100 juta dolar ! " pinta wanita itu di sebrang sana dengan suara ancaman murahannya yang membuat jila pun amat senang mendengarnya

__ADS_1


"tidak kenal sama sekali! sebaiknya jangan kasih dia hidup lagi! .. " cetus jila dengan masa bodohnya, yang membuat wanita di sebrang sana pun sangat kesal dan marah yang terdiam yang menahan rasa geregetanya


__ADS_2