sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
pujuk pangeran pada dolken


__ADS_3

" apa kau tahu saat itu, Maria tiba-tiba meninggalkanmu sebenarnya karena.. Maria dia.. wajahnya tiba-tiba parah dan terluka ! dia tidak ingin menghadapimu dengan dirinya yang cacat, dia lebih takut menghadapi pertanyaanmu , sebab itu, dia hanya bisa pergi sendirian dan bersembunyi dipojokan hanya untuk memulihkan lukanya , awalnya dia ingin memberimu kejutan , tapi , tidak disangka ketika baru kembali dari luar negeri, kau sudah menikahi Wanita lain.. " ujar pangeran yang memberitahukan dengan detailnya kepada sahabatnya dengan raut sedihnya yang membayangkan sahabat perempuannya saat itu, dan dolken pun yang mendengar itu hanya bisa terdiam dengan tatapan datarnya


" apakah dia yang memintamu mengatakan semua ini? " tanya dolken dengan suara tegasnya melihat sahabatnya itu


"bukan, aku sendiri yang ingin mengatakannya padamu dolken! " saut pangeran dengan rasa kesalnya langsung berhenti berjalan dengan reflek dirinya pun dengan cepat memegang lengan sahabatnya dengan eratnya


"dolken, dengarkan aku berikanlah Maria sebuah kesempatan ! dan juga dirimu kepadanya ! kau begitu baik kepada jila karena dia sedang mengandung anakmu saja, bagaimana kau bisa jatuh cinta padanya hanya beberapa bulan ? bukankah itu hanya karena kau sedang bertanggung jawab iya'kan? tapi, kau dan Maria sudah saling mencintai sejak kecil ! "ujar pangeran dengan wajah berharapnya memberitahukan kebenaranya didepan matanya yang menyakinkan sahabatnya, yang membuat dolken pun terdiam sejenak dengan pikirannya

__ADS_1


" pangeran, perasaanku pada Maria sudah menghilang 6 tahun yang lalu, sekarang, dihatiku hanya ada satu orang yang paling special.. yaitu jila putri istriku sendiri ! " saut dolken dengan keputusannya , yang membuat pangeran pun sedikit terkejut tidak terima dengan keputusan sahabatnya dengan wajah bengongnya


"tidak mungkin, bagaimana kau bisa..tunggu! kau menyukai jila istrimu, tapi, apakah jila juga menyukaimu? " tanya pangeran sekali lagi dengan rasa sedikit penasaran kepada sahabatnya , dan dolken yang mendengar ucapan sahabatnya langsung terdiam sejenak dengan tatapan bingungnya yang dirasakan saat ini


"benar, apa yang dipikirkan jila tentangku? sejak awal aku tidak pernah memikirkannya.. (batin dolken) yang terdiam dengan rasa sedikit ragunya terhadap istrinya yang mengingat memory bersamanya dari awal menikah hingga sekarang ini


"baik aku tahu, kau jangan khawatirkan itu! " saut dolken dengan rasa sedikit bingbangnya menoleh melihat sahabatnya dengan diamnya

__ADS_1


"baguslah kalau begitu, kau istrihatlah lebih awal, aku tidak akan mengganggumu lagi! aku akan kembali besok! rena bilang dia sangat khawatir sekali kepada jila, sebab itu dia akan tingal disini beberapa hari lagi! tolong jaga rena juga untukku! " pinta pangeran yang tersenyum puasnya sembari menempuk lengan sahabatnya beberapa kali


"apakah kau benar-benar tidak berencana mengatakan hal yang jelas kepada rena? " tanya dolken sekali lagi yang sedikit heran dan penasaran dengan perasaan sahabatnya itu kepada seketarisnya , yang membuat pangeran yang mendengar itu langsung menggelangkan kepalanya beberapa kali dengan wajah pasrahnya


"waktunya belom tiba untuk mengatakannya ! "saut pangeran yang sedikit rasa kecewa pada dirinya , dan dolken pun yang mendengar keputusan sahabatnya sedikit rasa iba yang langsung menepuk bahu pengeran beberapa kali.


"baiklah, aku hargai pilhanmu , dan kau jangan khawatir , disini, tidak ada orang yang bisa memprovokasinya ! " sindir dolken dengan ledeknnya, yang membuat pangeran pun langsung protes dengan kesalnya

__ADS_1


"asalkan dia tidak memprovokasi orang lain saja, aku tidak perduli ! .. saut pangeran dengan suara tegasnya melihat sahabatnya yang sudah membalikan tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan dirinya lebih


__ADS_2