sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
Yuan yang sedikit shock


__ADS_3

"nyonya, apakah kau akan benar-benar ingin menjodohkan nona kedua dengan tuan Rangga? meskipun tuan Rangga sangat baik ,dan memiliki kekuatan yang besar diprovinsi Y,tapi...nona kedua sepertinya tidak memiliki perasaan padanya sama sekali?" tanya asisten nenek Yuan yang bernama Nani yang setia mengurus Yuan dengan baik


"ya ,Mari kita lakukan dengan sesuai kemampuan mereka masing-masing, bagaimanapun ,ini adalah kesepakatan antara keluarga Mahesa dan keluarga Jhonson, tapi sekarang kita tidak bisa langsung ikut campur tangan !" saut Yuan dengan santainya yang masih duduk dan bersemedi didepan leluhurnya namun tak berselang suara mobil pun datang didepan pintu yang tak asing bagi Yuan


"kelihatannya hari ini tamu kehormatan begitu banyak , sebaiknya kau bergegas menyambutnya.." pinta Yuan pada asistennya


" ah , baik nek " saut Nani dengan singgap dirinya pun berjalan cepat menyambut tamu istimewanya didepan pintu utama


Tak..tak..tak..


Tak berselang lama, Dolken pun berjalan masuk dengan santainya menghampiri Yuan yang masih bersemedi didepan leluhurnya

__ADS_1


"halo , nenek Yuan,maaf ,sudah lama sekali aku baru datang mengunjungimu .." sapa dolken yang masih berdiri membuka kaca mata hitamnya


"ada apa presiden Dolken mencariku?" tanya Yuan balik yang masih fokus membaca mantra didepan leluhurnya


" jila ,akan tahu asal usulnya suatu hari nanti ,nenek adalah orang yang paling perduli terhadap keluarga Jhonson, apakah nenek tidak ingin mempertimbangkan untuk kerja sama denganku ?"saut Dolken menatap serius membuat Yuan pun langsung terdiam dan menoleh melihat dolken


"apa , kerja sama ?


Takk!!....


Membuat Nani pun yang mendengar itu amatlah terkejut dan panik melihat majikannya

__ADS_1


"nyonya..


"aku datang kesini hari ini hanya untuk memberi tahu nenek Yuan tentang ini ,Oia aku gak akan lama aku masih ada urusan diluar sana asistenku akan meninggalkan kontak nomorku ,aku selalu menyambut berita kerja sama Dengan mu setiap saat nenek , sampai jumpa!" pamit Dolken dengan santainya membalikan tubuhnya dan berjalan pergi tanpa menoleh kebelakang lagi dengan angkuhnya ,Nina pun yang amat sangat khawatir dengan majikannya dirinya pun dengan insiatifnya membantu beranjak bangun dari duduknya


"nyonya...apa kau baik-baik saja ?


"tidak disangka ternyata dari awal dia sudah tahu indentitas jila putri dan dia tahu aku ada disini , memang,dia adalah orang kaya yang paling berbahaya di keluarga Batara !" gumam nenek Yuan dengan wajah sedikit terkejut tidak percaya dengan apa yang diucapkan Dolken padanya


"lalu , nyonya..jika dibandingkan dengan tuan Rangga ,mana yang lebih hebat ?" tanya Nina dengan wajah keponya sembari memberikan tokat besi berlapis emas kepada majikannya yang menjaga tubuhnya agar tetap tegak berdiri,dan Yuan pun yang mendengar itu amatlah sedikit tertangtang oleh asistennya, dengan tongkatnya yang langsung mengetuk cukup keras kearah lantai


trakkk!...

__ADS_1


"didunia ini yang bisa menekanku dengan kekuatan,dia yang kedua !" saut Yuan tegas menoleh melihat arah lain dengan tatapan seriusnya


__ADS_2