sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
kedatangan Dani rasse


__ADS_3

membuat semua orang pun menoleh dalam bersamaan melihat sosok pria yang tidak terlalu tampan ataupun Kaya yang hanyang memodalkan manis dan janji dibibirnya yang pait


"mungkinkah dia pria yang Kita tunggu? " bisik rena dengan suara pelannya mengkerutkan dahinya yang sudah saling pandang satu sama lainnya dengan diamnya


Adi dan mawar pun yang melihat sosok pria yang sedang berjalan menghampiri dirinya dan Yang lainnya dengan sontak dirinya pun semakin marah dan emosi yang dirasakan oleh mawar Yang Amat geregetan dan ingin menghajarnya lebih dulu, dan melangkah cepat tanpa perdulikan disampingnya yang terdorong olehnya Yang menghalangi jalannya, membuat dolken pun dengan singgap menangkap kedua bahu istrinya yang terseret kearah lain yang tanpa disengaja


"ahh!..

__ADS_1


" hati-hati!.. apa Kau baik-baik saja?" tanya dolken dengan wajah sedikit cemasnya melihat sikap mawar yang sedikit gegabah kepada istrinya dan mahesa pun dengan wajah paniknya dengan cepat menghampiri anak dan mantunya


"maafkan ayah, mereka berdua adalah orang tua kandung jia , mereka sedikit emosional , Kau sebaiknya bersabarlah selagi Kita masih disini dan meluruskan masalah ini! " Pinta mahesa dengan wajah bersalahnya memohon kepada anak kesayangannya yang saat ini sedang posisi serba salahnya , dan jila pun Yang mendengar ketulusan ayahnya hanya bisa tersenyum kecil sembari menganggukan kepalanya


"wanitaku seharusnya tidak perlu menanggung Rasa bersalahnya kepada siapapun! .. (batin dolken) yang terdiam menahan Rasa kesalnya melihat mawar yang sedang memukul pria yang sudah pasrah dengan amukan ibu dari kekasihnya yang dia pacari


plakkkk!!.. Bakkk!!!...

__ADS_1


"aku akan memukulmu dasar berengsek!!orang sepertimu seharusnya mati ditanganku!!! " triak mawar sekali lagi yang masih belom puas menghajar pria yang telah menghancurkan hidup putrinya yang tidak ada orang yang berani menghentikan aksinya itu , namun tak berselang lama alea pun keluar dengan kesalnya berjalan menghampiri mawar yang sedang membabi Buta dengan emosinya


"sudah cukup! jangan Pukul lagi , jia bilang dia ingin bertemu dengannya ! " bentak alea dengan kesalnya memberitahukan kepada pria yang sudah abis babak belur dengan rambutnya yang sudah acak-acakan tidak karuan, membuat mawar pun yang mendengar itu langsung menoleh melihat alea dan melepaskan tangannya dari pria yang amat dibencinya itu , dan mereka semua pun berkumpul dan berdiri didepan pintu melihat pria yang sudah berjalan masuk dengan wajah sedikit cemasnya


"tampaknya hari ini Kita Benar-benar tidak seharusnya datang! apa kau tak memperhatikan kedua orang tua jia , seperti apa mereka dari tadi? mereka berdua menganggapmu seperti musuh sekaligus saingan dari putrinya yang sudah diangkat di keluarga mahesa! " saran rena dengan juteknya memperingatkan sahabatnya yang sudah berdiri disampingnya sembari melipat kedua tangannya didadanya


"justru, jika aku tidak datang, malah akan dijadikan omongan orang lain, mereka berharap Kalau aku tidak datang lalu mengkambinghitamkan diriku, dan melemparkan kesalahan padaku semuanya , mungkin juga akan dibilang Kalau aku bukan keluarga mahesa, tapi lebih bisa dibilang pamer dari pada keluarga mahesa! " saut jila dengan pemikirannya dan pirasatnya yang serba Salah yang membuat rena pun semakin emosi mendengarnya

__ADS_1


"sungguh menyebalkan sekali, mau maju Salah, mau mundur apa lagi dipersalahkan! " protes rena dengan emosinya yang berapi-api tapi, tak bisa berbuat apa-apa hanya bisa terdiam menahan amarahnya, tak berselang Lama pria itu pun yang bernama dani romeo berjalan keluar dengan wajah sedihnya menghampiri kedua orang tua jia yang langsung bersujud dan bersimpuh dibawah kaki mereka dengan hati bersalahnya , mawar dan Adi pun hanya bisa terdiam menatap dengan muaknya


__ADS_2