sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
salah dipahami


__ADS_3

"tidak, tidak, tidak, justru bagus nona jila sudah mengingatkan! karena yuri katy putri kami sudah lama pergi, kita juga harus memikirkan yang lainnya 'kan sayang! " ujar mahesa yang sudah tersenyum sembari merangkul bahu istrinya dengan lembutnya, yang membuat alea pun tersadar sembari menghapus air matanya dengan kedua tangannya


"benar, maaf atas kekonyolan ku barusan aku tak bisa dikendalikan emosiku disaat bertemu dengan nona jila! ayo, ayo, sebaiknya kita masuk cepat aku sudah mempersiapkan kue untuk kalian yang paling special ! " saut alea dengan wajah ramahnya mempersilkan tamunya menuju ruang tamu yang membuat jila dan rena pun amat Senang mendengarnya


"benarkah! terimakasih nyonya alea! " sontak jila dan rena bersahutan berbarengan berjalan mengikuti arah tuan rumah didepannya yang cukup luas itu


tak.. tak... tak...


dan di tempat lain yang saat ini dolken sedang duduk ditaman bunga seorang diri tanpa ada Maria disisinya terkecuali seketarisnya yang sedang berdiri seperti patung memperhatikan tuannya yang sedang memainkan ponselnya dengan wajah sedikit cemasnya


"kenapa jila belom mengirim pesan untukku sampai sekarang?tidak tahu apakah dia sudah sampai rumah mahesa apa belom? " gumam dolken dengan wajah sedikit penasarannya mencari-cari status terbaru rena disosmed nya , tak butuh lama dan benar saja rena pun langsung mengupdate statusnya bersama sahabatnya itu yang begitu cantik sedang duduk memamerkan kue cantik dari tangannya


"hmm?! pe, peri!.. dia cantik sekali hari ini! . . (batin dolken) dengan wajah amat senangnya langsung mencuri photo rena disatusnya yang begitu cepat dan dijadikan photo propil disosmednya dalam sekejap yang membuat rena pun yang melihat statusnya sangat terkejut bukan main

__ADS_1


" ehh?dolken ini... begitu cepatnya mencuri fhoto distatusku , dan juga sudah menjadikannya sebagai photo propilnya , sekarang semua isi pencarian panas adalah dia bukan aku! padahal aku ingin sekali menjadi pencarian panas! menyebalkan sekali dia, kenapa? padahal jelas-jelas aku yang lebih dulu mempostingnya.... (batin rena) yang sudah menampakan senyum kecutnya melihat isi komentar dari warganet yang berkomentar pujiannya distatus dolken yang begitu banyak , yang membuat jila pun melirik dan memperhatikan sahabatnya itu yang sudah duduk disampingnya


"rena, kau kenapa? wajahmu seperti itu? " tanya jila dengan rasa penasarannya melihat sahabatnya itu


"tidak apa-apa hanya saja hatiku sedikit kecut.. "saut rena dengan suara khasnya menoleh melihat sahabatnya itu


"rena, kau lihatlah! kue-kue ini sangat cantik bukan , aku juga ingin Memotret dan memostingnya! " ujar jila dengan antusiasnya langsung Memotret kue-kue dengan berbagai gaya


ckrek... ckrek... ckrek..


"oh iya, aku hampir lupa, nyonya alea, tuan mahesa, kue ini benar -benar terlalu enak yang pernah ku makan ! sungguh aku sangat berterima kasih ! maaf aku juga tidak terampil , dan tidak bisa membuat banyak benda yang bagus , jadi aku kemarin tidak ada kerjaan sama sekali dimalam hari, jadi aku membuat simpul ikatan dengan tanganku sendiri, barang yang tidak berharga , aku harap nyonya alea tidak menolaknya! " ujar jila dengan wajah tersenyum ramahnya menyodorkan sebuah kotak merah kepada mereka berdua, yang membuat mahesa pun dengan rasa penasarannya langsung menerimanya dan melihat isi kotak itu dengan wajah sangat terkejut dengan mata melototnya


"ini bukankah, batin giok ? " tanya mahesa dengan wajah tidak percaya nya menoleh melihat jila dengan tatapan seriusnya

__ADS_1


"aku lupa mengatakannya, iya, itu batu giok tapi buka miliku , aku hanya menyuruh CEO rangga untuk mencarikannya , aku hanya mengikat batu giok ini menjadi simpul dan menjadikannya sebagai balasan saja , aku harap kalian berdua tidak menolaknya , bila tidak, kedepannya aku akan tidak enak hati memakan kue yang kalian berikan lagi! "saut jila dengan suara khasnya memberitahukan kepada mereka berdua dengan ramahnya yang membuat mahesa dan alea pun yang mendengar itu langsung saling tatap satu sama lainnya dengan wajah bengongnya yang sudah disalah artikan maksud berkataan jila kepada mereka berdua


" istriku! .. apa ? dia dan rangga!?.. "tanya mahesa bisik-bisik kearah telingan istrinya itu,yang membuat alea pun langsung menanggukan kepalanya


"suamiku! aku rasa benar! hehehe.. " saut alea tersenyum senangnya dengan pikiran mereka berdua yang kompak, yang membuat rena pun yang memperhatikan kedua orang tuan hanya bisa menghelang nafas beratnya


"uhu~~tampaknya kedua orang tuan keluarga mahesa terlalu banyak berpikir tentang meraka.. (batin rena) yang sudah melirik mereka berdua


"wih! enak sekali kue ini!. " ujar jila dengan senangnya menguyah makanannya dan tak perdulikan pikiran mereka pada dirinya yang sudah salah pahami, dan rangga pun yang mendengar itu hanya bisa tersimpuh malu dengan wajah merah merah dipipinya


"meskipun disalah pahami dengan maksud dan perkataan jila kepada bibi dan paman, tapi kenapa hatiku dag , dig, dug begini hehehe... (batin rangga) yang sudah memegang dadanya yang begitu kuat


dan ditempat lain ..

__ADS_1


dolken pun sangat amat puas melihat komentar disosmednya memposting photo jila dengan diam-diamnya


"raja, bukankah kau bilang kalau memosting ulang weibo , maka sang pengirim akan mendapat pengingat pesan?tapi ,kenapa jila masih belom menanggapi? " tanya dolken dengan wajah penasarannya menoleh melihat seketarisnya, yang membuat raja pun yang mendengar itu sangat terkejut dengan wajah bingungnya


__ADS_2