sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
terlalu panik


__ADS_3

"baru saja Mau di bicarakan orang nya sudah datang ... " ucap rena yang sudah menatapnya dengan wajah suramnya dan dolken pun tak menghiraukan rena bicara dia hanya focus melihat jila yang sudah terbaring di atas kasur pasien


"CEO dolken..


" dolken..


dolken pun yang sangat terburu-buru dan tergesa-gesa dengan napas yang masih engos-engosan dengan cepat berlari menghampiri jila dan memegang kedua tangannya dan menatapnya yang penuh kewhahatiran kepadanya yang saat ini sedang berusaha bicara padanya dan menghiraukan yang lainya yang ada di ruangan itu

__ADS_1


"huhh.. huhh.. huhh...


" aku.. aku baik-baik saja .. " ucap jila dengan rasa gugupnya dan tak enak hati yang sudah di tatap oleh nyonya president yang sudah ada di belakang dolken dan jila pun dengan cepat memberikan isarat kode matanya pada dolken beberapa kali , yang membuat dolken pun yang melihat itu mengkerutkan Ali's nya dan mensalahkan artikan magsud tatapan jila padanya


"dia, kenapa matanya melihat kebawah? mungkinkah perutnya sakit?? (batin dolken) dengan cepat membungkukkan kepalanya ke arah perut jila yang sudah menempelkan telinganya dan mendengarkan dengan seksama mahluk janin yang ada di dalam perut istirnya itu yang membuat jila pun kaget dengan wajah kebingungan dengan tingkah dolken yang tiba-tiba


"perutnya tidak ada gerakan sama sekali?.. (batin dolken ) dengan wajah penasaran dan Panik nya yang begitu lama berada di atas perut jila yang membuat jila pun menatap nyonya president dan rena dengan seyuman canggungannya

__ADS_1


"rupanya CEO dolken yang selalu pintar dan bijaksana, ada saatnya menjadi bodoh seperti itu ! gak lihat di belakang nya ada siapa!.. (batin rena) yang sudah melihat mereka yang semakin seperti di flm-flm romantic yang berjudul( my love wife )dan jila pun tak bisa berkata-kata lagi hanya bisa pasrah yang sudah di lihat oleh nyonya president itu dengan tatapan terkejutnya melihat tingkah seorang CEO yang seperti kekanak-kanakan yang berlebihan kepada jila yang membuat nyonya president itu pun langsung terseyum kecil yang dari tadi memperhatiakn dolken dari belakangnya


"kamu kenapa ? ekpresi wajahmu dan matamu melirik begitu apa masih ada yang tidak enak?.. "tanya dolken pada jila yang membuat nya semakin kebingungan melihat ekpresi wajahnya yang tak biasa itu


"bukaaan.. " ucap jila dengan cepat menggelengkan kepalanya beberapa kali yang sudah sangat geregetan padanya yang terlalu peka akan kode yang dia berikan padanya dari tadi


"jika dolken batara, tidak benar-benar mengkhwatirkan jila putri, dia tidak akan melakukan hal kekanak-kanakan seperti itu ' kan (batin rena) yang sudah berbalik badan lagi dan melihat mereka berdua

__ADS_1


"lalu mau mananya yang tidak enak? apakah kamu mau melakukan tes lagi? . . "tanya dolken pada jila dengan wajah cemasnya


"tidak, sekarang sudah tidak apa-apa, dolken , nyonya president juga ada disini . . " ucap jila dengan suara pelanya menatap dolken dan dolken yang mendengar itu pun langsung menoleh ke arah belakang


__ADS_2