sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
hadiah tangan


__ADS_3

"tunggu!pria itu bilang kalau dia adalah anak dari kepala desa , berhubung kepala desa ada disini apa mungkin dia juga ada disini ?! Gawatt!!..(batin Rena ) dengan hati was-was nya dirinya pun dengan cepat menutup wajahnya dengan kedua tangannya dengan cemasnya dan berjalan cepat menghampiri sahabatnya, dan didepan sana Dolken dan Rangga pun masih berjalan dengan gaya khasnya dan tak lupa menyapa beberapa penduduk dengan ramahnya membuat para kaum hawa pun histeris melihat ketampan yang mempesona dari kedua pria yang dilihatnya


"wah! lihatlah kedua pria itu tampan sekali bukan ahah!(⁠☆⁠▽⁠☆⁠)..."bisik beberapa kaum hawa yang kagum melihatnya dengan matanya yang terbinar-binar sama halnya dengan sekelompok pria yang sudah melihat dan menganggumi 3 wanita yang begitu cantik dengan mempesona


"wahh!ketiga wanita itu juga malah lebih cantik dari pada wanita dikampung ini wahhh!!..(⁠≧⁠▽⁠≦⁠) !.." bisik beberapa pria dengan hebohnya yang sudah saling dorong satu sama lainnya


"hei! cepatlah kau kesana dan berikan itu kepada nona mahesa !"bujuk salah satu pria kepada temannya sembari mendorong tubuhnya yang amat geregetan


"aku..aku tidak berani ..dia terlalu cantik!" tolak pria berbaju biru dengan rasa gugupnya namun Dolken yang sadar itu menoleh melihat sekelompok pria yang ingin mendekati istrinya dirinya pun dengan inisiatifnya menghampirinya dengan tatapan sinisnya


"hei !adik kecil apa ada masalah ?"tanya Dolken dingin membuat pria berbaju biru itu pun sedikit terkejut menoleh melihat pria yang sudah berdiri dihadapannya

__ADS_1


"ahh!tidak ada ,tidak ada !...


"Hiiii!..pria itu kenapa serem sekali tatapannya begitu seperti iblis ..(batin pria berbaju biru ) dengan gugup dan ketakutan berdiri kaku tak berdaya ,dan jila pun yang baru sadar menoleh melihat sikap suaminya pada sekelompok pria yang sudah amat ketakutan


"ehh?!kenapa dia ?apa terjadi sesuatu?.."gumam jila terdiam dengan wajah penasaran dirinya pun dengan inisiatifnya menghampiri mereka


"halo,apa kalian mencariku?"tanya jila tersenyum ramah membuat 3 pria yang melihat wanita dihadapannya tersimpuh malu dengan wajah merah dikedua pipinya


"kalian ,kenapa malah bengong begitu apa ada yang salah ?" tanya jila sekali lagi dengan wajah herannya,namun salah satu pria yang berbaju hitam dengan rasa keberanian nya menyodorkan hadiah buatannya


"i....ini.. ambilah!.."pinta pria berbaju hitam dengan gugupnya sembari memejamkan matanya yang tak berani menatap wanita dihadapannya

__ADS_1


"maksudmu ini?kau ingin memberikan hadiah itu kepadaku ?" tanya jila balik dengan suara lembutnya ,dan pria itu dengan rasa keberanian ya membuka kedua matanya dan menatap wanita dihadapannya yang begitu cantik membuat dirinya pun tersimpuh malu dengan jantungnya yang berdetak lebih kencang didalam sana


Deg..deg..deg...


"ahhh!...aku malu sekali !! " triak pria itu dengan rasa canggung dan gugupnya yang tak bisa dikendalikan dirinya pun dengan cepat berjalan pergi begitu saja dan meninggalkan jila yang masih berdiri dengan wajah bengongnya


"ehh?!..


"kenapa dia ingin memberikan padaku sebuah kerajinan tangan ? Apa artinya?apa yang terjadi kenapa dia lari begitu saja ?..(batin jila) yang sudah memegang hadiah berbentuk rumah adat dari kayu jati yang begitu cantik ,dan Dolken pun yang memperhatikan itu amatlah kesal melihat istrinya menerima hadiah dari pria lain


"mungkinkah itu hadiah yang jila sukai ,tidak heran disaat aku memberikan ayam penyet dia menatap cemberut !..(batin Dolken ) terdiam menahan rasa sedikit kesal dan cemburu ,namun Baskoro pun yang sudah tahu hal itu berjalan menghampiri jila

__ADS_1


"tenang saja mereka tidak bermaksud jahat ,desa bunga punya budi pada keluarga Mahesa, jadi keluarga Mahesa selamanya adalah tamu kehormatan bagi desa bunga yang terkenal banyak beberapa bunga setiap suku yang sangat langka itu juga selalu kami jaga dan dirawat ketat !" ujar Baskoro memberitahukan dan mewakili maksud pria tadi ,dan jila pun yang mendengar itu hanya bisa tersenyum paksa menoleh melihat 2 pria yang tidak jauh dari pandangannya


__ADS_2