sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
rena yang panik


__ADS_3

"jila, gawat! aku ingin berdikusi denganmu sekarang juga ! " Pinta rena dengan wajah melas tak biasanya


"memangnya ada masalah apa? tampaknya ini seperti serius sekali? " tanya jila dengan keponya menatap rena dengan seriusnya


"begini bosku akan segera datang! dan bila nanti datang menemuimu bilang saja aku akan ikut bersamamu yah! plisss!.. " Pinta rena dengan wajah memohon dan jila pun yang mendengar ITU sedikit bingung


"tunggu! emangnya kau akan pergi kemana? tak biasanya kau begini ! " tanya jila heran


"sebenaranya aku barusan mengenal seseorang pria tampan dari game kemarin , aku berbincang-bincang dengannya suaranya sangat seksi sekali dan berencana untuk bertemu dengannya! " saut rena dengan hati berbunga-bunga memberitahukan asmaranya

__ADS_1


"Σ(゚Д゚;)apa! ada hal seperti ini didunia Maya?! apakah kau germain game F* dan kau hanya mengenal pria dari suaranya saja? "protes jila yang sedikit terkejut tidak percaya dan rena pun yang mendengar ITU sedikit tidak terima


"aku tidak tahu saraf yang mana yang Salah pada bosku itu, ternyata dia mengetahuinya dan bilang ingin datang sendiri menemuinya ! padahal aku yang ingin kecan dengan pria ITU tapi malah bosku yang terlalu sibuk mengurus hidupku, menyebalkan sekali bukan! OMG!.. jila!.. kita ini adalah sahabat sejati kan? kau harus cepat membantu bagaimana pun caranya!! bila tidak aku juga tidak akan bisa menikah seumur hidupku bila bosku terus menggangu privasiku! huhuhu... " saut rena yang sedikit kesal dan sedih tak karuan didepan sahabatnya yang merengek seperti anak kecil


"sudah-sudah jangan begitu kau seperti anak kecil saja,tenanglah sedikit aku pasti akan membantumu ! oia! ..Kalau begitu dimana kau akan berencana bertemu dengannya? " bujuk jila yang mulai menenangkan sahabatnya


" w( ̄△ ̄;)w! hei!..hei!.. Gaya hanyalanmu tolong rubah dikit ! aku takut kau akan kecewa, apakah itu benar , bukan karena naksir pria tampan ? kebetulan sekali, rena, apakah kau mau aku temani pergi kesana? " tanya jila sepontan


"apa kau sudah Gila? apakah dolken akan membiarkanmu pergi begitu saja ? " protes rena dengan wajah paniknya

__ADS_1


"tenanglah , jika aku bilang akan pergi semuanya,bagaimana? dengan begini juga kau tidak usah takut akan ketahuan, kau ini sedang pergi pekerja bukan pergi untuk kencan dengan pria itu kan? itu adalah alesan yang tepat buat bosmu! "saran jila tersenyum menatap rena dengan seriusnya dan rena pun yang mendengar ITU amatlah senang tidak karuan


"hei! hei! jila! ini ide bagus juga, ternyata IQ_mu sudah meningkat , tunggu! tapi, bagaimana kau bisa memujuk mereka? "tanya rena ragu


"kau kan banyak beribu alesan, bilang saja Kalau kau ingin pergi bermain kesana sekaligus menemaniku! sekalian saja ajak orang untuk pergi berlibur bersama, makan makanan ala pedesaan , lalu bermain, bernyanyi dan menari bersama dengan penduduk desa disana , sekalian juga kita belajar budaya suku minoritas disana dan cepat membereskan proyek perusahaan disana! gimana ide ku brilian bukan✧(。•̀ᴗ-)✧? "saran jila sekali lagi dengan antusiasnya dan rena pun yang tanpa Basa basi lagi langsung memeluk sahabatnya dari dekapanya yang begitu erat


"jila... kau selalu mengerti aku.. terima kasih nyah..


"sama-sama... tidak perlu sungkan!..ha_ha_ha_ha...."saut jila yang tertekan kedua pipinya dikedua gunung kembar milik rena yang begitu montok

__ADS_1


__ADS_2