sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
menolong rena


__ADS_3

"sungguh sial malam ini , mobil yang baru beli udah ketabrak mobil orang, dan gara-gara musibah itu dokumennya hampir terlambat dikirim.. untungnya dia tidak marah, dan dia bilang tadi!"masih tempat waktu, malam ini kamu boleh jalan-jalan pakai sesukamu !!i.. " ucap jila sembari memperatekan suara laki-laki itu dengan angkuhnya dengan wajah kesalnya


" ihkkksss...tapi sikapnya itu, yang menggunakan uangnya sangat menjijikan dan memberikan kartu anti limit padaku begitu saja ! hmphh! baiklah mumpung aku di luar dan di beri kebebasan malam ini saja, sebaiknya aku cepat pergi ke rumah kontrakan yang dulu yang belom sempat mengembalikan uang sewa !.." ucap jila yang menggerutu sendiri sembari berjalan masuk ke dalam mobilnya yang sudah terparkir di depan gedung


" jalan, pak! kita pergi ke jalan xxxx...


" baiklah nyonya!


dan mereka pun yang sudah berjalan menuju tujuan dengan kecepatan sedang , dengan tiba-tiba jila pun melihat seseorang di luar Sana


"apa yang orang -orang itu lakukan? orang itu! seperti CEO rena? ahh... iya benar itu dia! pak, tolong berhenti sebentar ! .. " ucap jila yang sudah panik turun dari mobilnya dan berjalan menghampiri rena yang akan di tikam oleh seseorang dari belakang nya yang memakai batu bata ,


"gawat... awass... CEO rena cepat lari.. " ucap jila yang cepat menarik tangan rena dan berjalan cepat menuju mobilnya


"kamu.. ? hei.. kamu pelan sedikit, aku tak bisa lari dengan heels tinggi!." ucap rena dengan suara kerasnya


"jangan bicara lagi cepat masuk!


brakkk... (suara pintu)


"pak! cepat jalan !


" baiklah, tapi nyonya tidak apa-apa kan tadi aku sangat khuwatir?.. "tanya supir itu dengan wajah cemasnya


" aku tidak apa, sebaiknya cepat kita pergi ke rumah kontrakan ku dulu!


"baiklah, nyonya!..


"hei.. kalau punya kemampuan jangan lari! !.. " ucap salah satu ibu-ibu itu yang sudah berteriak dan mencaci maki mereka


" dasar siluman rubah!! berhenti!!


" awas!! kalau nanti ketemu lagi aku tak akan segan lagi! . .


beberapa orang pun yang tak bisa mengejar lagi, hanya bisa pasrah melihat mereka yang sudah pergi jauh dari pandangannya dengan cepat

__ADS_1


"huuhh... akhirnya bisa lepas dari mereka . ." ucap jila dengan rasa leganya sembari melihat arah belakang kaca mobilnya


" kamu kenapa menolong ku?.. "tanya rena pada jila dengan wajah penasarannya


"ehh? ahh?.. bagaimana bisa , kita kan bisa di bilang mempunyai kerjasama di perusahan yang sama . . iya kan? jadi kita udah saling mengenal..


" seharusnya kau bilang makasih gitu udah di tolongi .. (batin jila) yang sedikit kesalnya


" kau bicara begitu mudahnya !


"ekhh... hehehe.. apa CEO rena baik-baik saja?.. " tanya jila pada rena dengan wajah santainya


" aku baik, dan tidak akan secepat itu mati di tangan mereka, hal semacam ini bagiku tidak mengherankan , tapi tetap saja hari ini sungguh sial sekali dan mobilku masih di Sana?!


"ternyata dia sedikit sombong juga, coba saja kalau tadi aku tak cepat tarik tangannya mungkin sekarang udah ada di rumah sakit.. (batin jila)


tak berselang lama tempat tujuan pun sampai.. dan mereka pun turun dan berjalan menuju rumah kontrakan milik jila dulu, yang sudah ada pemilik ibu kontrakan yang sebelumnya sudah janjian dengannya dan memberikan kunci kontrakan nya agar mereka bisa masuk dan beristirahat sebentar pas kejadian barusan menimpa rena


" ayo, masuklah


"dulu!


"dulu? lalu sekarang?


" sekarang aku..


"sudah, tidak usah bicara aku sudah mengerti


"kamu mengerti apa? ohh.. iya yang sekelompok orang tadi itu siapa ? dan kenapa ingin memukulmu?.. " tanya jila dengan wajah penasarannya


"wanita yang ingin memukulku dengan batu, suaminya adalah salah satu klienku , setelah suaminya bertemu dengan ku , dia mengaku jatuh cinta padaku , dan dia ingin pulang ke rumah dan menceraikan istrinya , kemudian menikah dengan ku , yah... kemudian istri dari pria itu mencariku


"ffppttt... yang benar saja? begitu dragis sekali?


"jangan salah paham , aku tidak merayu suaminya , justru pria itu yang tidak tau malu mengejarku , aku tidak bersalah lagian siapa suruh aku lahir cantik seperti ini ? aku ingin berhenti pun aku tidak bisa , aku tidak pernah berinsiatif untuk merayu seorang pria dalam hidup ku, apakah kamu percaya? .. " ucap rena dengan PDnya memamerkan waiah cantik nya dengan tubuh indanya di depan jila

__ADS_1


"hahaha...


"itulah perbedaanya , rena tidak perlu melakukana apa-apa, sekelompok pria akan mengejarnya begitu keras dengan wajah cantik nya di tambah badannya yang begitu indah dan berisi, sejak kecil sampai besar, selain zidan berengsek itu, tidak ada yang pernah mengejarku, tubuh ku begitu rata dan tidak indah, aneh sekali bila ada pria yang menyukaiku , aku hanya tidak tahu, apakah dolken yang pertama kali bertemu dengan nya akan...ehh.. kenapa tiba -tiba aku memikirkan dia terseyum pada ku , jila sadarlah, kamu dan dia hanyalah suami istri kontrak, kamu tidak boleh punya pikiran lain pada nya . . (batin jila) tanpa sadar memegang kepala nya dengan kedua tangannya dengan ekpresi berlebihan


"reaksimu begitu besar , kamu kenapa?.. " tanya rena pada jila dengan sikap anehnya itu yang tiba-tiba


"aku percaya ! CEO rena, aku sangat percaya padamu !


"orang ini, kenapa tiba-tiba begitu semangat? aneh sekali dia..(batin rena)yang sedikit curiga


"ohh.. iya kamu dan tuan dolken sebenarnya ada hubungan apa? aku tidak pernah melihatnya begitu perduli pada seorang wanita ?


" ahh.. ti.. da ada apa-apa. . " ucap jila yang sontak menundukan wajahnya menyembunyikan Kenyataan nya dari rena


"sudahlah, kalau kamu tak mau bilang, aku juga tidak akan memaksamu , ohh.. iya terima kasih untuk malam ini, karena udah membantuku, aku pasti akan membalasnya "ucap rena yang sudah beranjak bangun dan berjalan menuju pintu yang sudah di susul oleh jila dari belakang nya , rena pun dengan tiba-tiba menghentikan langkahnya dan berbalik badan melihat jila


"jika kamu dan tuan dolken hanya bersama sementara karena beberapa kepentingan, maka aku sarankan kamu untuk mempersiapkan jalan keluar lebih dulu, jangan biarkan orang lain menjualmu, dan kamu masih bodoh -bodoh nya menghitung uang . . " ucap rena dengan cepat membuka gagang pintu dan berjalan keluar


brakkk... (suara pintu tertutup)


jila pun yang mendengar ucapan rena barusan hanya bisa terdiam berdiri terpaku yang tak bisa berkata-kata ..


"sepertinya rumah kontrakan ini , sementara waktu akan aku perpanjang lagi.. (batin jila)


beberapa jam kemudian jila pun yang sudah sampai mansion dengan wajah lesunya berjalan menuju pintu utama yang sudah ada dolken yang sedang duduk menunggunya dengan wajah dinginya


"kamu pergi kemana saja tadi ? .. " tanya dolken sembari menatap jila yang penuh pertanyaan


"ahh... aku... aku hanya sembarangan jalan saja " ucap jila yang sudah gugup dengan wajah bersalah nya


"baru pulang udah seperti diinterogasi tersangka saja bikin takut saja saat menatap matanya.. (batin jila)


"besok malam jangan lupa ada perjamuan , dan jangan buat aku malu! sebaiknya kau cepat belajar dan jangan keluyuran seperti tadi!


" apa ! ?

__ADS_1


__ADS_2