sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
caper


__ADS_3

"mungkin bibi alea menganggap kau sebagai yuri dan berpikir kalau tubuhmu tidak bisa menanggung beban kehamilan, sebab itu dia menambahkan beberapa obat untuk memperkuat tubuh, setelah kau memakan nya , dan kau akan cepat pulih setelah melahirkan ! " ujar rangga dengan suara khasnya memberitahukan kepada jila yang sudah duduk dengan diamnya


"seumur hidupku , selain ibuku , dia adalah orang yang kedua yang sangat perhatian padaku, jelas -jelas dolken yang terlalu gegabah masalah tadi, tapi nyonya alea tetap baik padaku, aku juga tidak bisa tetap acuh tak acuh , aku makan begitu banyak kue dengan gratis , jadi sudah seharusnya aku mengucapkan terimakasih bukan? .. (batin jila) yang sudah tertunduk dengan wajah rasa tak enak hatinya


"CEO rangga, kalau begitu tolong sampaikan kepada keluarga mahesa, aku akan berkunjung untuk berterimakasih besok yah? "saut jila dengan suara khasnya menoleh menatap rangga sembari menyuap kuenya kedalam mulutnya , yang membuat rangga pun yang mendengar itu sangat terkejut dengan rasa senangnya tersenyum ramahnya menatap jila


"ahh, tentu saja! tapi, walaupun enak! kau juga tidak perlu makan begitu terburu-buru , pelan-pelan saja ! aku juga tidak akan merebut kue darimu! "ujar rangga dengan wajah kagetnya melihat jila yang begitu rakus dihadapanya


"emm, iya, aku sangat suka! yamm... yammm... yamm.. aku tak bisa menahannya yamm... "saut jila dengan rasa efek laparnya dirinya terus memakan kue nya yang begitu lahap

__ADS_1


"baiklah, kalau begitu aku pergi dulu, aku akan datang menjemputmu besok! "ujar rangga dengan suara khasnya langsung beranjak bangun dari duduknya dan jila pun yang mendengar itu hanya bisa menganggukan kepalanya beberapa kali dengan mulut yang sudah penuh dengan kuenya


"nya! ban-ban.. "saut jila dengan suara gak jelasnya , sembari melihat rangga berjalan pergi dari hadapannya, namun dalam bersamaan dolken dan Maria pun datang berjalan menghampiri dirinya yang sudah menampakan wajah bengongnya


"hmm? dolken datang kemari? .. (batin jila) yang langsung menelan kuenya sembari mengelap mulutnya dengan tangannya melihat suaminya dan Maria berjalan kearahnya , yang membuat dolken pun merasa sangat kesal dan heran melihat rangga yang sudah tersenyum kecil melihat dirinya


"jila, kau rupanya ada disini! aku dan dolken sudah mencarimu kemana -mana ehh, apa ini?" tanya Maria dengan basa basinya memperhatikan kue dari tangannya tersenyum kecut dan menoleh melihat dolken disampingnya


"dolken, lihatlah cantik sekali bukan? "ujar Maria dengan senyum manisnya memperlihatkan kue dari tangannya yang mencari perhatian dolken didepan istrinya , dan dolken pun yang mendengar itu langsung melirik kue dari tangan Maria dengan tatapan dinginya

__ADS_1


"apakah rangga yang memberikannya? "tanya dolken yang sudah menampakan wajah galaknya menatap istrinya , dan jila pun yang melihat itu sangat amat kesal yang langsung melipat kedua tangannya didadanya


" hmm ,kenapa kau galak sekali! bibi alea yang meminta CEO rangga untuk memberikannya padaku, ini adalah keu khusus milik keluarga mahesa! "saut jila jutek menatap suaminya itu


"enak sekali! yamm... dolken, kau cobalah rasanya enak sekali.. " bujuk Maria dengan rasa pd nya memberikan kue bekas gigitan bibirnya kearahnya, yang membuat dolken pun menoleh melihat kue dihadapanya


"hmm? biar aku sendiri saja! "tolak dolken dengan suara khasnya


"tidak usah, kau jangan mengotori tanganmu, biar aku saja ! "pinta Maria dengan suara manjanya menyodorkan kue kearah mulut dolken dengan sengajanya didepan istrinya, yang membuat jila pun yang melihat itu sangat emosi

__ADS_1


__ADS_2