sekali seumur hidup

sekali seumur hidup
didalam bioskop


__ADS_3

tak berselang lama..


lampu ruang theater pun menyala yang membuat jila pun sedikit merasa sedih melihat film barusan


"pengalaman hidup pemeran wanita utama diflm ini , neng , ternyata sedikit mirip denganku ihkss.. dan kenapa siAa tidak pergi mengerjarnya dan malah memilih wanita lain yang belom jelas asal usulnya! ihks... menyebalkan sekali dia, dan aku pun yang menjadi penontonnya sangat amat geregetan! .. (batin jila) dengan diamnya mengusap air matanya yang sedikit cengeng


"tikus tanah ini tidak perduli dia mau tertawa, menangis, marah tenang..semuanya sangat imut!.. (batin dolken) dengan diamnya memperhatikan istri kecilnya yang sudah duduk disampingnya sembari menyodorkan sapu tangan kearahnya, dan jila pun yang melihat iTu langsung mengambil dari tangannya dan menoleh melihat dolken dengan tatapan sedikit heranya

__ADS_1


"apakah kau tidak merasa apa yang aku rasakan melihat fiLm barusan? peran wanita yang bernama neng benar-benar mengalami banyak pasang surut sebelom dia bersama dengan orang yang dia cintai.. huhuhu... tapi sayang sekali endingnya tak membuatku puas! " tanya jila dengan suara khasnya mengelap air matanya dengan rasa sedikit kecewanya


"tenang saja lagian fiLm ini belom tamat sepenuhnya nanti juga ada prat 2 , lagian kau pantas tersentuh dari pada dia! " saut dolken dengan santainya Tersenyum hangat menatap istri kecilnya, yang membuat jila pun sedikit terkejut mendengarnya


"apa maksud perkataanya barusan? aku ingin sekali bertanya padanya . . tapi, aku takut ini hanya ilusi ku lagi.. karena neng diflm ini berani memberikan segalanya untuk cinta! kenapa aku tidak bisa seperti dia!?.. (batin jila ) yang sedikit rasa gugupnya mengempalkan tangannya menatap suaminya yang masih duduk sembari melihat beberapa pengunjung yang sudah sepi meninggalkan tempat theater dengan sedikit keberaniannya


"aku tanya sekali lagi apa kau benar-benar sedang menyatakan perasaanmu kepadaku? " ujar jila sekali lagi dengan sedikit rasa penasaran menatap dolken dengan rasa berharapnya

__ADS_1


"apa dia sedang meledekku lagi? atau hanya aku saja yang gede rasa berharap padanya? . . (batin jila) yang langsung terdiam tertunduk lesu dengan sedikit rasa kecewanya melihat dolken yang hanya terdiam menatap dirinya , namun dengan tiba-tiba dolken pun Tersenyum kecil menatap jila yang sudah menampakan wajah murungnya


" benar, apakah kau bersedia menerima pernyataan cintaku ? " saut dolken dengan suara lembutnya, yang membuat jila pun yang mendengar itu langsung mengadahkan wajah nya dengan tatapan terkejut setengah mati menatap dolken dengan rasa haru dan bahagia yang berkejolak didalam dirinya yang tanpa disengaja mengeluarkan butiran air matanya sembari menganggukan kepalanya beberapa kali dengan senangnya


"dasar ! jika kau ingin menyatakan perasaan, setidaknya pilihlah kesempatan yang tempat , gara-gara dia aku jadi menangis iihks...ihks..(batin jila) yang masih bersedih sangking senangnya mendengar ungkapan perasaan dolken kepadanya sekian lama menunggunya akhirnya terwujud dengan sendirinya , namun dengan cepat dolken pun mengusap air mata pipi istrinya dengan lembutnya yang membuat jila pun dengan reflek terdiam sembari memejamkan matanya disaat dolken mendekati wajahnya dengan tatapan lekatnya yang semu merah merona dipipi mereka masing-masing


" meeeuacchhh💞...

__ADS_1


"aku juga mencintaimu dolken!.. (batin jila) dengan rasa bahagia yang mengebu-ngebu memeluk erat suaminya yang begitu lekat dengan bibir mereka yang sudah menempel seperti lem yang begitu dominan diruang theater yang sudah sepi pengunjung


__ADS_2