
"beberapa menit kemudian..
"dolken, maaf membuat mu lama .. aku sudah siap! .. " ucap jila yang sudah turun tangga dengan hati-hati yang membuat dolken langsung terdiam terpaku melihat jila yang begitu pangling dan lebih cantik dari biasanya dengan gaun kuning ke emasan yang sudah di pilihkan olehnya sebelumnya
"rupanya dia lebih cantik saat berdandan.. (batin dolken) yang sudah melihat jila dan memandangi tanpa bergedip sama sekali , yang membuat jila pun sedikit risih di tatap oleh nya
"ehh.. kenapa dia memandangi ku seperti itu? apa ada yang salah dengan makeup nya karena ketebelan ?.. ( batin jila) dengan sontak melihat kaca lemari yang sudah ada di sampingnya
"tidak ada! wajah ku baik-baik saja dan bahkan lebih cantik! kenapa jadi canggung sekali, ceptlah berhenti melihat ku seperti itu.. (batin jila)yang sudah merasakan kegugupannya
dan mereka berdua pun hanya berdiri terdiam dan saling pandang tanpa ada bicara sedikit pun di antara mereka,yang membuat bibi nia pun melangkah maju menghampiri mereka berdua ..
"uhuk... uhuk..
"bibi nia!
"tuan muda sudah waktunya berangkat!.. " ucap nia yang sudah memesan kode pada tuannya itu yang dari tadi memandangi istrinya tanpa inget waktu
"ckk..
dolken pun yang sudah sadar dengan sontak mengulurkan tangan nya kepada jila, yang membuat jila pun bingung
" ayolah, apa kau akan diam disini dan tak mau ikut dengan ku?.. " pinta dolken pada jila
"ahh... apa itu juga harus, kita bisa berjalan seperti biasanya tak usah bergandengan seperti itu?.. " tolak jila pada dolken yang sudah menatapnya
dolken pun yang sedikit kesal mendengar omongan jila yang tak mau ngerti dengan sontak dolken pun menatap jila dengan tatapan tajamnya, yang membuat jila pun sedikit kaget dan takut, mau tidak mau jila pun merangkul lengan dolken dengan wajah jemberutnya yang sudah berjalan menuju MOBILNYA..
" serem sekali dia.. kalau udah datang mata iblisnya ,tapi pertama kalinya ...aku punya perasaan aneh sama dia..(batin jila)dengan wajah herannya yang diam-diam memperhatikan wajah dolken
__ADS_1
" ingatlah kalau sudah sampai di Sana kau harus ada di sampingku seperti tadi?.. "ucap dolken memperingatkan pada jila dengan wajah datarnya
"baiklah, aku tau!.. " jawab jila dengan wajah juteknya
" ckk..ternyata aku salah! (batin jila)
beberapa jam kemudia..
mereka pun yang sudah sampai di depan gedung berjalan masuk ke pintu utama yang sudah di sambut oleh beberapa pelayan yang sudah membukakan pintu masuk, yang membuat mata jilapun terbinar-binar melihat dekorasi yang sangat mewah dan ilegan..
" wah... apa ini seperti cerita dongeng! banyak sekali orang disini, dan mereka semuanya adalah pengusaha terkenal.. luar biasa aku gak pernah dalam hidupku bisa berkumpul dengan orang-orang berbisnis dan tersohor, aku harus tenang gak boleh gugup.. (batin jila) yang sudah mempersiapkan dirinya dengan santai berjalan mengikuti langkah dolken di sampingnya
"tenang saja , tidak ada orang yang akan memperhatikan mu !.. " ucap dolken pada jila dengan santainya
" dikira aku bayanganmu apa!.. (batin jila) yang sontak melirik dolken dengan tatapan kesalnya
"ehmm.. bukanya kau bilang tidak ada orang yang akan melihat ku?.. " tanya jila pada dolken yang sudah melirik dengan mata tak sukanya
"ckk... diam lah, ohh.. iya ini pendamping wanita ku namanya jila putri.. " ucap dolken yang sudah memperkenalkan jila pada teman fatnernya
" Hallo.. tuan, aku jila putri.. " ucap jila yang sudah terseyum manis sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan yang sudah di sambut oleh tangan laki-laki itu yang sudah terpesona dengan kencantikan jila
"cantik sekali dia.. ( batin laki-laki itu)
" ehemm...
"ah... halo , aku adalah Adam suseno.. " jawab adam dengan wajah ramahnya
"ternyata tatapan tuan dolken sangat menakutkan sekali.. (batin Adam)
__ADS_1
"kenapa hanya kamu sendiri!? dimana yang lainya? aku dengar pria yang di sambut hari ini adalah seorang berbisnis yang jenius?.. " tanya dolken pada adam
"benar! mereka semuanya ada di luar untuk menyambut tamu kehormatan itu, menurut kabar yang aku percaya , dia adalah seorang berbisnis yang jenius yang sebanding dengan tuan dolken, jika dia menetap di kota ini, maka tuan dolken akan mempunyai seorang lawan yang kuat! aku dengar kalau dia memiliki modal yang sangat kuat, dan ada dua keluarga besar yang berdiri di belakangnya!.. " jawab adam yang sudah memperjelaskan pada dolken dengan detailnya
" ohh.. ? kalau begitu, aku akan semakin tertarik, sudah lama aku tidak bertemu dengan lawan yang memenuhi syarat ! aku sekarang semakin menantikan si jenius itu yang kabarnya dapat menyamaiku . . . "ucap dolken dengan santai nya mengambil minuman anggur itu yang sudah di sodorkan oleh salah satu pelanyan dan meminumnya dengan pesonanya yang membuat para gadis pun yang melihatnya sangat tergoda , dengan cepat beberapa gadis pun melirik jila yang dari tadi menempel pada laki-laki itu dengan aura mereka yang sangat menakutkan
"sepertinya ada aura yang menyeramkan di ruangan ini.. (batin jila) yang sadar sudah di perhatikan oleh beberapa gadis dengan wajah kecemburuannya
" hei..para gadis cantik ,kalian semua sudah salah paham, aku sama sekali tidak pernah berpikir ingin merebut idola kalian ! kalau kalian suka ! maka cepatlah bertindak sesuka kalian dan jangan melihat aku seperti itu.. (batin jila)yang sudah merasakan tak nyaman saat ini
"ehmm.. aku masih harus pergi menyapa tuan rumah, karena kau tidak terbiasa dengan acara seperti ini, maka kau makanlah pelan-pelan disini.. " ucap dolken pada jila dengan wajah datarnya , yang membuat jila pun kaget mendengar itu
" apakah dia melihat kegelisahanku ? ini juga gara-gara dia membawa ku kesini, tapi pergi untuk makan juga hal yang baik untuk menghindar sebentar dengannya .. (batin jila) dengan tiba-tiba semangat dan senang
"iya.. iya.. baiklah .. " jawab jila dengan cepat melepaskan gandengnya dari laki-laki itu
"dan juga kau harus ingat . .. ehh.!. mana orang nya??.. "ucap dolken dengan wajah binggungnya yang sudah tidak ada jila disampingnya
jila pun yang tak sabaran dengan cepat pergi dari Sisi dolken yang membuat dolken pun kaget dan berteriak padanya
"ingat, jangan terlalu banyak makan seafood dan jangan minum alkohol.. " ucap dolken yang berteriak memperingatkan jila yang sudah kabur begitu cepat yang membuat Adam pun kaget dengan wajah bengongnya
" yeahhhh....iya... aku tau...ahayyyy...aku bebasss.." ucap jila yang sudah pergi begitu cepat dengan wajah cerianya..
"uuhhh...
dan dolken pun dengan santainya meminum lagi anggurnya dengan perlahan dan tak perdulikan sahabat partner nya yang sudah melihatnya dengan wajah bengongnya tidak percaya
"apakah ini tuan dolken yang aku kenal?.. (batin Adam) terpaku terdiam
__ADS_1